Penggunaan Keterampilan Proses Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.413Keywords:
Keterampilan Proses, Pembelajaran, PAIAbstract
Pembelajaran dengan keterampilan proses bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak didik memahami, menyadari dan menguasai rangkaian bentuk kegiatan yang berhubungan dengan hasil belajar yang telah dicapai. Dengan dimilikinya keterampilan ini peserta didik berpeluang untuk dapat memperoleh konsep-konsep atau informasi baru. Belajar dan mengajar merupakan konsep yang tidak bisa dipisahkan. Belajar merujuk pada apa yang harus dilakukan seseorang sebagai subyek dalam belajar. Sedangkan mengajar merujuk pada apa yang seharusnya dilakukan seseorang guru sebagai pengajar. Dua konsep belajar mengajar yang dilakukan oleh peserta didk dan guru terpadu dalam satu kegiatan. Diantara keduannya itu terjadi interaksi dengan guru. Kemampuan yang harus di miliki oleh seorang guru dalam mengajar harus memiliki kemampuan profesional meliputi: (a) guru harus menguasai bahan pelajaran dalam kurikulum dan penunjang bidang studi. (b) mengelola program belajar mengajar. (c) mengelola kelas. (d) menggunakan media. (e) menguasai landasan-landasan pendidikan. (f) mengelola interaksi belajar mengajar. (g) menilai prestasi siswa untuk kepentingan pelajaran. (h) mengenal fungsi layanan bimbingan dan penyuluhan di sekolah. (i) mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah. (j) memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil penelitian pendidikan guna keperluan pengajaran.
Downloads
References
(1) Arif Rohman, 2013. Memahami Ilmu Pendidikan, Yogyakarta: CV. Aswaja Pressindo.
(2) Creswell, J. W. (2013). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
(3) Dimyati, Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran, Jakarta:Rineka Cipta.
(4) Djamarah, Syaiful. 2012. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta
(5) Febrian. 2000. Manajemen Pelatihan Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
(6) Guslan, Yusuf Kendek Paluin, dan Ratman, 2010. Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses ( Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. 4 No I ISSN 2354-614X).
(7) Harahap, Syahrin. (2006). Metodologi Studi Tokoh Pemikiran Islam (Medan: Istiqamah Mulya Press).
(8) Harefa, Agnes Renostini. 2016. Penggunaan Keterampilan Proses Dalam Pembelajaran IPA, “Jurnal Warta Edisi : 50 Oktober 2016 | ISSN : 1829-7463 Universitas Dharmawangsa Jurnal Warta Edisi : 50 Universitas Dharmawangsa.”
(9) Hasibuan dan Mudjiono. 2000. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosda Karya
(10) Irfan, M.Fazrian Noor, and Saifuddin Saifuddin. 2019. “Strategi Pembelajaran Aktif Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Negeri Bantuil 1 Marabahan.” ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2(2): 55–65.
(11) Jamrah, 2005. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru, Surabaya: Usaha Nasional.
(12) Lalu Muhammad Azhar, 1993. Proses Belajar Mengajar Pola CBSA, Surabaya:Usaha Nasional.
(13) Mulyasa, 2002. Implementasi Kurikulum, Bandung: Remaja Rosda Karya.
(14) Nasri. 2021. “Penggunaan Keterampilan Proses Dalam Pembelajaran Fikih di SD.” Fondatia: Jurnal Pendidikan Dasar, Vol 5 Nomor 1. 5: 30–43. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/fondatia.
(15) Sudjana, Nana. 2004. Penelitian Hasil dan Proses Belajar Mengajar, Bandung: Remaja Rodaskarya.
(16) Sulistyowati, Endang. 2012. Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar. Jurnal Al-Bidayah 4(1): 63-76.
(17) Siregar, Hilda Darmaini et al. 2024. “Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar, Dan Fungsi Siswa Dengan Berbagai Karakteristiknya, Tujuan, Materi, Alat Ukur Keberhasilan , Termasuk Jenis.” Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar Dan Fungsi. Intelletika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol. 2 Nomor 5. 2(5): 132–33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















