Analisis Pengaruh Kepadatan Penduduk dan Laju Pertumbuhan Ekonomi terhadap Emisi Karbondioksida (CO2) dengan Konsumsi Energi Baru Terbarukan sebagai Variabel Intervening di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.4121Keywords:
Kepadatan Penduduk, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Konsumsi Energi Baru Terbarukan, Emisi CO2Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepadatan penduduk dan pertumbuhan ekonomi terhadap emisi karbon dioksida (CO₂) di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui konsumsi energi baru terbarukan sebagai variabel mediasi, dengan cakupan periode 2003–2023 untuk menangkap dinamika jangka panjang perubahan demografi, ekonomi, dan energi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder berupa deret waktu (time series) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bank Dunia, serta Our World in Data. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengidentifikasi pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel, yang didukung oleh uji asumsi klasik guna memastikan validitas dan reliabilitas model estimasi, serta uji Sobel untuk menguji signifikansi pengaruh tidak langsung melalui variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap emisi CO₂, yang mengindikasikan meningkatnya tekanan lingkungan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, sekaligus berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan konsumsi energi baru terbarukan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap emisi CO₂ maupun terhadap penggunaan energi baru terbarukan selama periode penelitian. Selanjutnya, konsumsi energi baru terbarukan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan dalam menurunkan emisi CO₂ serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepadatan penduduk dan emisi CO₂, namun tidak mampu memediasi hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan emisi CO₂. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pemanfaatan energi bersih dan terbarukan memiliki peran strategis dalam menekan emisi karbon tanpa menghambat pembangunan ekonomi, sehingga dapat mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Downloads
References
Adebayo, T. S., Awosusi, A. A., Rjoub, H., Agyekum, E. B., & Kirikkaleli, D. (2022). The influence of renewable energy usage on consumption-based carbon emissions in MINT economies. Heliyon, 8(9), e08941.
Adistia, N. A., Nurdiansyah, R. A., Fariko, J., Vincent, & Simatupang, J. W. (2020). Potensi energi panas bumi, angin, dan biomassa
Ghozali, I. (2017). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Labiba, D., & Pradoto, W. (2018). Sebaran emisi CO₂ dan implikasinya terhadap penataan ruang area industri di Kendal. Jurnal Pengembangan Kota, 6(2), 164–173.
Pangestu, R. C. K., & Ayuningsasi, A. A. K. (2024). Dampak konsumsi energi sektor industri, rumah tangga, dan transportasi kepada pancaran karbon di Indonesia. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 3(4), 297-311.
Panjaya, A., & Mubaraq, A. (2023). Analisis Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk Kepada Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Nasional Program Studi Ekonomi Islam, Vol. 1, 447-457. ISSN 3026-2488.
Pohan, H., & Lubis, I. (2024). Analisis dampak harga minyak mentah dunia, PDB per kapita, populasi urbanisasi, tarif listrik kepada konsumsi energi Indonesia pada tahun 1990-2019. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(6), 9357-9370.
Prima Agung, P. S., Hartono, D., & Awirya, A. A. (2024). Dampak urbanisasi kepada konsumsi energi dan pancaran CO₂: Analisis provinsi di Indonesia. Jurnal Energi dan Lingkungan, 12(1), 1-15.
Ramadhan, H., Marselina, M., Nirmala, T., Aida, N., & Ratih, A. (2023). Analisis pertumbuhan ekonomi kepada pancaran gas karbon dioksida pada negara G20. KLASSEN: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(1), 44-50.
Ribeiro, H. V., Rybski, D., & Kropp, J. P. (2019). Effects of changing population or density on urban carbon dioxide emissions. Nature Communications, 10(1), 3204.
Sadorsky, P. (2009). Renewable energy consumption and income in emerging economies. Energy Policy, 37(9), 4021-4028.
Sparks, D. L. (Ed.). (2022). Advances in Agronomy (Vol. 171, Suppl. C). Elsevier.
Sugiyono. 2018. Metode Studi Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, penerbit Alfabeta,Bandung
Sukirno, S. (2010). Makroekonomi: Teori pengantar. RajaGrafindo Persada.
Taufiqurrahman, A., & Windarta, J. (2020). Overview potensi dan perkembangan pemanfaatan energi air di Indonesia. Jurnal Energi Baru & Terbarukan (JEBT), 1(3), 124-132.
Widyawati, R. F., Hariani, E., Ginting, A. L., & Nainggolan, E. (2021). Dampak pertumbuhan ekonomi, populasi penduduk kota, keterbukaan perdagangan internasional kepada pancaran gas karbon dioksida (CO2) di negara ASEAN. Jambura Agribusiness Journal, 3(1), 37-47.
Zarco-Periñán, P. J., Zarco-Soto, I. M., & Zarco-Soto, F. J. (2021). Influence of Population Density on CO2 Emissions Eliminating the Influence of Climate. Atmosphere, 12(9), 1193.
Zuhri, M. S. (2014). Dampak Faktor-faktor Demografi Kepada Pancaran Udara di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan (JIEP), Vol. 14, No. 2, November 2014, 13-30. Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Airlangga. ISSN (P) 1412-2200, E-ISSN 2548-1851.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Zuhriadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















