Implementasi Good Governance dan E-Government dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pelayanan Kepabeanan: Studi pada Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2006

Authors

  • Fabiola Latifah Basjah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4076

Keywords:

Good Governance, E-Government, Akuntabilitas, CEISA, Bea Cukai Kepabean

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip tata kelola yang baik serta e-government dalam memperkuat akuntabilitas layanan kepabeanan di Kantor Kepabeanan Tanjung Perak, Surabaya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta berbagai regulasi internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, penelitian ini mengevaluasi bagaimana tata kelola, sistem digital, dan mekanisme pengawasan diintegrasikan untuk memastikan transparansi, efektivitas, dan konsistensi pelayanan publik. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pegawai dari berbagai bidang, observasi langsung proses layanan, serta analisis dokumen seperti SOP, Indikator Kinerja Utama (IKU), Laporan Kinerja (LAKIN), dan data sistem CEISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip tata kelola telah diterapkan melalui kepatuhan terhadap SOP, pengawasan berlapis, serta penerapan manajemen risiko yang konsisten. Implementasi e-government berada pada tahap transaksional–terintegrasi melalui pemanfaatan CEISA, integrasi CEISA–INSW, fitur pelacakan layanan, jejak audit digital, serta pengelolaan tiket masalah melalui CEISA Care. Peningkatan akuntabilitas terlihat dari tersedianya jejak layanan digital, mekanisme tindak lanjut temuan pengawasan, serta pengukuran kinerja yang merujuk pada indikator resmi. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa sinergi antara tata kelola yang baik dan digitalisasi mampu memperkuat transparansi, mempercepat layanan, dan meningkatkan kualitas penyampaian layanan kepabeanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi pengguna layanan, optimalisasi fitur sistem digital, dan penguatan evaluasi kinerja secara berkala untuk memastikan keberlanjutan serta konsistensi akuntabilitas layanan kepabeanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angguna, Y. P., Gani, A. Y. A., & Sarwono. (2015). Upaya Pengembangan E-Government Dalam Pelayanan Publik Pada Dinas Koperasi Dan UKM Kota Malang. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 3, 80–88.

Biduri, S. (2018). Akuntansi Sektor Publik.

Diana, B. A., Sunarya, A., & Harta, R. (2024). Kajian Pelaksanaan E-Government pada Pemerintahan Desa Citalem Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 7(1). https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya181

Dwibin Kannapadang, Munawaroh, S., & Purwanto, S. A. (2025). Optimizing E-Government for Enhanced Transparency and Accountability in Local Governance. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(5), 4203–4212. https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i5.3962

Grönlund, Å., & Horan, T. A. (2005). Introducing e-Gov: History, Definitions, and Issues. Communications of the Association for Information Systems, 15. https://doi.org/10.17705/1cais.01539

Khouya, M., & Benabdelhadi, A. (2020). Good Governance And Its Impact On Economic Development: A Systematic Literature Review. 1(1), 47–67. https://doi.org/10.5281/zen

Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi.

Nabila, P., & Maulina, I. (2025). Efektivitas Audit Kinerja Sektor Publik Dalam Mewujudkan Good Governance Melalui Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Public (Vol. 5, Issue 1).

Oktavianto, M. R. (2023). Penerapan Akuntansi Sektor Publik Dan Pengawasan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dan Implikasinya Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Jawa Timur. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya994

Sadjiarto, A. (2000). Akuntabilitas dan Pengukuran Kinerja Pemerintah. http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/

Sari, R., & Muslim, M. (2023). Accountability and Transparency in Public Sector Accounting: A Systematic Review. Amkop Management Accounting Review (AMAR), 3(2), 90–106. https://doi.org/10.37531/amar.v3i2.1440

Sari, S., Yudianto, I., & Mulyani, S. (2024). Pengaruh Implementasi Good Government Governance Pada Kualitas Pelayanan Publik (Studi Pada Pemerintah Daerah Di Indonesia). JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi, 11(2), 427–441. https://doi.org/10.30656/jak.v11i2.8748

Shidqi, F., & Arfiansyah, Z. (2025). Good governance and corruption in local governments: The role of internal control and audit. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 29(1), 2025. https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.i

Wicaksono, W. K. (2015). Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik.

Widiyanti, A. (2017). Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi Pada Desa Sumberejo dan Desa Kandung di Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan).

Downloads

Published

05-12-2025

How to Cite

[1]
F. L. Basjah, “Implementasi Good Governance dan E-Government dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pelayanan Kepabeanan: Studi pada Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2006”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 3314–3321, Dec. 2025.