Pengaruh Instabilitas Ekspor terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia: Analisis Time Series 1990-2023
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.4064Keywords:
Ekspor, Instabilitas, Volatilitas, Pembangunan Ekonomi, Pertumbuhan PDBAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh instabilitas ekspor terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang selama periode 1990–2023. Fluktuasi nilai ekspor dapat menimbulkan ketidakpastian pada penerimaan devisa, pendapatan nasional, investasi, kapasitas produksi, dan perencanaan pembangunan, terutama pada negara berkembang yang struktur ekspornya masih bergantung pada komoditas primer. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data deret waktu tahunan yang mencakup nilai ekspor, tingkat instabilitas atau volatilitas ekspor, dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto riil sebagai indikator pembangunan ekonomi. Instabilitas ekspor diukur menggunakan koefisien variasi dan model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk menangkap perubahan volatilitas dari waktu ke waktu. Hubungan antarvariabel dianalisis melalui regresi deret waktu, pengujian stasioneritas, pengujian asumsi model, dan uji kausalitas Granger. Hasil analisis menunjukkan bahwa instabilitas ekspor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Volatilitas yang tinggi cenderung menurunkan konsistensi pertumbuhan melalui ketidakpastian pendapatan ekspor, melemahnya investasi, terganggunya aktivitas produksi, dan berkurangnya kemampuan pemerintah menyusun kebijakan pembangunan. Uji kausalitas menunjukkan bahwa perubahan instabilitas ekspor mendahului perubahan pertumbuhan ekonomi, sedangkan arah sebaliknya tidak memperoleh dukungan empiris yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ketergantungan pada komoditas dan guncangan eksternal menjadi sumber kerentanan struktural. Oleh karena itu, diversifikasi produk dan pasar ekspor, penguatan industri bernilai tambah, serta peningkatan ketahanan sektor eksternal diperlukan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Downloads
References
1. Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia: Ekspor-Impor 2018–2022. BPS RI.
2. Badan Pusat Statistik. (2023). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulanan Tahun 2018–2023. BPS RI.
3. Bank Indonesia. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. Bank Indonesia.
4. Bank Indonesia. (2021). Indikator Ekonomi dan Moneter Indonesia. Bank Indonesia.
5. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2022). Kinerja Perdagangan dan Stabilitas Ekspor Nasional. Kementerian Perdagangan RI.
6. Tambunan, T. H. (2019). Globalisasi dan Perdagangan Internasional. Jakarta: Ghalia Indonesia.
7. Setiawan, A., & Yuliana, I. (2021). Dampak volatilitas ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 145–160.
8. Prasetyo, A. R. (2020). Diversifikasi ekspor dan stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Indonesia, 9(1), 55–66.
9. UNCTAD. (2022). International Trade and Development Report. United Nations.
10. Bollerslev, T. (1986). Generalized autoregressive conditional heteroskedasticity. Journal of Econometrics, 31(3), 307–327. https://doi.org/10.1016/0304-4076(86)90063-1
11. Engle, R. F. (1982). Autoregressive conditional heteroscedasticity with estimates of the variance of United Kingdom inflation. Econometrica, 50(4), 987–1007. https://doi.org/10.2307/1912773
12. Granger, C. W. J. (1969). Investigating causal relations by econometric models and cross-spectral methods. Econometrica, 37(3), 424–438. https://doi.org/10.2307/1912791
13. United Nations Conference on Trade and Development. (2023). Trade and Development Report 2023: Growth, Debt, and Climate: Realigning the Global Financial Architecture. United Nations.
14. World Bank. (2024). World Development Indicators. World Bank.
15. World Trade Organization. (2023). World Trade Statistical Review 2023. WTO
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina Aulia Sari, Dinda Aulia, Munadya Salsa Billa Lubis, Zahra Fadila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















