Narcissistic Personality Disorder Dalam Kehidupan Pernikahan Perspektif Qira’ah Mubadalah

Authors

  • Rizka Rahmawati Muharram UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Rohmad Hidayat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4016

Keywords:

Pernikahan, Narcissistic Personality Disorder, Kekerasan Psikis, Qira’ah Mubadalah

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena Narcissistic Personality Disorder (NPD) dalam kehidupan pernikahan yang kerap memicu kekerasan psikis, seperti manipulasi emosional, kontrol berlebihan, gaslighting, hingga devaluasi pasangan. Latar belakang masalah berangkat dari tingginya angka kekerasan psikologis dalam rumah tangga di Indonesia sebagaimana dicatat oleh Komnas Perempuan, serta meningkatnya curahan korban di media sosial yang menunjukkan bahwa isu ini semakin terbuka dan tidak lagi bersifat privat. Penelitian ini berfokus pada kajian etis-religius dengan menggunakan perspektif mubadalah yang menekankan prinsip kesalingan, kesetaraan, dan keadilan dalam relasi suami-istri. Pertanyaan utama yang diajukan adalah bagaimana sifat narsistik dalam pernikahan memengaruhi kualitas relasi serta bagaimana rendahnya internalisasi nilai mubadalah berkontribusi pada ketimpangan tersebut. Tulisan ini menggunakan studi kepustakaan atas literatur qira’ah mubadalah, psikologi klinis, hukum keluarga Islam, serta analisis konten digital yang merekam pengalaman korban untuk memperkuat data konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sifat narsistik dalam pernikahan berdampak serius terhadap kesehatan mental korban, menurunkan kualitas relasi, serta memperkuat siklus kekerasan psikis yang sulit diputus. Minimnya internalisasi prinsip mubadalah menyebabkan relasi rumah tangga lebih rentan terhadap dominasi, objektifikasi, dan pengabaian hak pasangan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan nilai mubadalah sebagai fondasi etik-religius untuk membangun rumah tangga yang adil, setara, dan penuh kasih sayang, sekaligus menawarkan kerangka preventif dan kuratif dalam memahami serta menangani dinamika pernikahan dengan kecenderungan narsistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abed Majidi, Nurul Kartika Laili, D. N. J. (2024). Redefining Equality in Marriage Laws: An Analysis of Husband-Wife Relations Through Qira`ah Mubādalah. Indonesian Journal of Islamic Law, 7(2).

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Anna Drescher. (2025). Narcissistic Marriage Problems & How to Deal With Them. SimplyPsychology.

Eliza Oliver, Alexander Coates, Joanne M Bennett, M. L. W. (2023). Narcissism and Intimate Partner Violence: A Systematic Review and Meta-Analysis. PubMed Central, 25(3).

Faqihuddin Abdul Kodir. (2019). Qira’ah Mubadalah: Tafsir Progresif untuk Keadilan Gender dalam Islam. IRCiSoD.

Herman, J. L. (1992). Trauma and Recovery: The Aftermath of Violence from Domestic Abuse to Political Terror. Basic Books.

Jewels Adair. (2025). Defining Gaslighting in Gender-Based Violence: A Mixed-Methods Systematic Review. Sage Journals.

Khoirotin Nisa’, Muslih, A. H. (2020). Rereading The Concept Of Nusyuz In Islamic Marriage Law With Qira’ah Mubadalah. Analisa Journal of Social And Religion, 5(2).

Komnas Perempuan. (2025). Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan 2024.

Mulida Hayati, Aristoteles, Evi, A. R. (2024). Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Perceraian Akibat Kekerasan Psikis di Pengadilan Negeri Kelas I A Palangka Raya. Unes Law Review, 6(4).

Munandar, S. C. U. (2001). Psikologi Perkembangan Pribadi Dari Bayi Sampai Lanjut Usia. Universitas Indonesia (UI Press).

Nicholas J S Day , Michelle L Townsend, B. F. S. G. (2021). Pathological Narcissism: An Analysis Of Interpersonal Dysfunction Within Intimate Relationships. Personal Ment Health, 16(3).

Nikmatullah. (2022). Male Ulama Reinterpretation of the Gender Hadith in Indonesian Socio Cultural Contexts. Pharos Journal of Theology, 105(2).

Ria Anggraeni. (2021). Konsep Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir dan Formulasinya dalam Pola Pengasuhan Anak. FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan, 6(2).

Septi Gumiandri, I. N. (2020). Mubadalah as an Islamic Moderating Perspective between Gender and Patriarchal Regimes in Building Family Resilience. Jurnal Penelitian, 17(2).

Shafa Alistiana Irbathy. (2022). Resiliensi Istri Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Sepanjang Tujuh Tahun Pernikahan. Cakrawala Ilmiah, 1(10).

Siti Nurkholisoh. (2025). Mewujudkan Relasi Suami Istri Yang Berkeadilan Gender : Kritik Forum Kajian Kitab Kuning Terhadap ’Uqud Al-Lujjayn. Millatuna Jurnal Studi Islam, 2(1).

W. Keith Campbell, J. D. M. (2011). The Handbook of Narcissism and Narcissistic Personality Disorder: Theoretical Approaches, Empirical Findings, and Treatments. John Wiley & Sons,Inc.

Welda Arum Lestari & Hamidah. (2021). Hubungan antara Kepribadian Narsistik dengan Sikap terhadap Perselingkuhan pada Individu Dewasa Awal yang telah Menikah. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 1(1).

Willis Klein, Sherry Li, S. W. (2023). A qualitative analysis of gaslighting in romantic relationships. 30(4).

Downloads

Published

02-12-2025

How to Cite

[1]
R. R. Muharram and R. Hidayat, “Narcissistic Personality Disorder Dalam Kehidupan Pernikahan Perspektif Qira’ah Mubadalah”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2741–2748, Dec. 2025.