Efektivitas Video Edukasi Kandidiasis dengan Pengetahuan Santri Pesantren Manba’ul Ulum Kabupaten Banjar

Authors

  • Endah Natasya Br Girsang Universitas Sari Mulia
  • Onieqie Ayu Dhea Manto Universitas Sari Mulia
  • Latifah Latifah Universitas Sari Mulia
  • Malisa Ariani Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3909

Keywords:

Kandidiasis, Remaja, Sikap, Tingkat Pengatahuan, Video Edukasi

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans dan sering dialami oleh remaja putri, terutama saat menstruasi, akibat kurangnya pemahaman mengenai kebersihan area reproduksi. Diperkirakan sekitar 75% wanita pernah mengalami infeksi ini setidaknya sekali dalam hidupnya. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi yang tepat dan mudah dipahami untuk mencegah terjadinya infeksi, khususnya pada kelompok usia remaja yang rentan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas video edukasi tentang kandidiasis dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Putri Manba’ul Ulum, Kabupaten Banjar. Metode penelitian menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap sebelum serta setelah pemberian video edukasi. Hasil penelitian menunjukkan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan sikap responden sebelum dan setelah intervensi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya pemahaman mengenai kebersihan organ reproduksi berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kandidiasis pada remaja putri. Video edukasi terbukti efektif sebagai media penyampaian informasi karena mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk sikap pencegahan yang lebih baik. Dengan demikian, penggunaan media audiovisual seperti video edukasi dapat direkomendasikan sebagai strategi intervensi kesehatan reproduksi di lingkungan pesantren dan institusi pendidikan sejenis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. Devi, “Perancangan komik digital tentang insecurity pada kehidupan sosial kepribadian introvert bagi remaja usia 15–21 tahun,” Jurnal DKV Adiwarna, 2020. [Online]. Available: http://publication.petra.ac.id/index.php/dkv/article/view/7381/6695

N. Harminarti, "Aspek klinis dan diagnosis kandidiasis vulvovaginal," Therapy, vol. 1, no. 7, 2021.

N. W. D. Bintari et al., "Screening Candida albicans penyebab kandidiasis oral dan edukasi oral hygiene pada lansia di panti sosial Tresna Werdha Wana Seraya Bali," J. Pengabdi. Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 28–40, 2020.

Kementerian Kesehatan RI, Pusat Data dan Informasi, Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja. [Online]. Available: http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin%20reproduksi%20remaja-ed.pdf

W. Rahmawati and D. N. Retnaningrum, "Antifungi test of red spinning extract (Amaranthus tricolor L.) on the growth of Candida albicans," Embrio: J. Kebidanan, vol. 14, no. 1, pp. 69–75, 2022.

D. N. Ramadhani, T. Indrayani, dan B. T. Carolin, “The Influence of Video Media Health Education on Menstrual Hygiene Health Knowledge in Adolescent Girls,” HTech Journal, vol. 2, no. 2, Apr. 2024, doi: 10.53713/htechj.v2i2.160.

Y. Sun, X. Kostoulias, dan Y. Qu, “Candida biofilm formation and recurrent vulvovaginal candidiasis,” Microbiology Australia, vol. 44, no. 2, pp. 92–95, 2023, doi: 10.1071/MA23026.

I. P. Adhiyanti, F. Mediastuti, W. Hindriyawati, and R. H. Setyorini, "Efektivitas video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah perkawinan usia anak," J. Kesehat. Pengelolaan Lingkungan, vol. 6, no. 1, pp. 35–40, 2025.

Y. Pan, Y. Sun, L. Chen, Y. Cheng, P. Jin, W. Zhang, L. Zheng, J. Liu, T. Zhou, Z. Xu, C. Li, X. Kostoulias, C. J. Watson, D. McGiffin, A. Y. Peleg, dan Y. Qu, “Candida causes recurrent vulvovaginal candidiasis by forming morphologically disparate biofilms on the human vaginal epithelium,” Biofilm, vol. 6, p. 100162, Dec. 2023, doi: 10.1016/j.bioflm.2023.100162.

V. E. Maulana, M. Marsono, and S. F. Rezky, "Mengidentifikasi penyakit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans menggunakan metode Certainty Factor," J. Sist. Inf. Triguna Dharma (JURSI TGD)*, vol. 2, no. 5, pp. 822–833, 2023

K. R. Anggraini, R. Lubis, and P. Azzahroh, "Pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi," Menara Medika, vol. 5, no. 1, pp. 109–120, 2022.

U. H. Asri, T. D. Harlita, and S. Azahra, "Identifikasi jamur Candida albicans pada urine mahasiswi Diploma III Teknologi Laboratorium Medis pengguna pantyliner," J. Kesehat. Tambusai, vol. 4, no. 3, pp. 3324–3332, 2023.

M. I. S. Nindya and F. Dafit, "Utilization of information and communication technology on the learning process in elementary school," Int. J. Elementary Educ., vol. 6, no. 1, pp. 173–181, 2022.

E. Sawitri, W. Rohmawati, E. Wahyuningsih, and F. Fernanda, "Gambaran pengetahuan tentang seks bebas pada remaja," Involusi: J. Ilmu Kebidanan, vol. 12, no. 1, pp. 29–35, 2022.

I. Hussen, H. Girma, B. Kumbi, et al., “Vaginal candidiasis prevalence, associated factors, and antifungal susceptibility patterns among pregnant women attending antenatal care at Bule Hora University Teaching Hospital, Southern Ethiopia,” BMC Pregnancy and Childbirth, 2024, Article no. s12884-024-06844-x, doi: 10.1186/s12884-024-06844-x.

E. B. C. Sinlaeloe, C. R. Nayoan, dan A. B. Sir, “Reproductive Health Education through Video and Leaflet Increased Knowledge and Attitudes of Junior High School 1 Lobalain Students,” Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, vol. 7, no. 3, pp. 297–303, Dec. 2024, doi: 10.14710/jphtcr.v7i3.20455.

Downloads

Published

03-12-2025

How to Cite

[1]
E. N. B. Girsang, O. A. D. Manto, L. Latifah, and M. Ariani, “Efektivitas Video Edukasi Kandidiasis dengan Pengetahuan Santri Pesantren Manba’ul Ulum Kabupaten Banjar”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2960–2968, Dec. 2025.