Kenyamanan Lingkungan Sekolah sebagai Faktor Pembentukan Ritme Belajar yang Lebih Seimbang
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3862Keywords:
Kenyamanan Kelas, Keterlibatan Siswa, Lingkungan Sekolah, Ritme Belajar, Suasana BelajarAbstract
Penelitian ini menelaah peran kenyamanan lingkungan sekolah dalam membentuk ritme belajar siswa yang lebih seimbang dan berkelanjutan. Lingkungan sekolah dipahami sebagai kombinasi faktor fisik dan sosial yang memengaruhi kemampuan siswa untuk berkonsentrasi, menjaga kestabilan emosi, serta mempertahankan konsistensi selama mengikuti proses pembelajaran. Unsur fisik yang diperhatikan antara lain pencahayaan ruang kelas, kebersihan, ventilasi, pengaturan suhu, dan tingkat kebisingan. Selain itu, unsur sosial di sekolah seperti interaksi antara guru dan siswa maupun hubungan antarsiswa turut memengaruhi rasa nyaman dan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung terhadap kondisi lingkungan sekolah dan wawancara semi-terstruktur dengan siswa dan guru. Studi pustaka juga dilakukan untuk memberikan dasar teoretis dan memperkuat temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang nyaman dapat meningkatkan fokus belajar, menurunkan ketegangan emosional, dan mendorong keterlibatan siswa selama kegiatan pembelajaran, sehingga ritme belajar menjadi lebih teratur dan stabil. Sebaliknya, kebisingan serta kondisi fisik kelas yang kurang mendukung ditemukan menghambat konsentrasi dan memutus kesinambungan pemahaman materi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kenyamanan lingkungan sekolah memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembentukan ritme belajar siswa yang konsisten. Oleh karena itu, peningkatan kualitas fasilitas fisik serta penciptaan suasana sosial yang suportif merupakan langkah strategis yang perlu diperhatikan sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal dan perkembangan siswa dapat didukung secara menyeluruh.
Downloads
References
Azmi, R., & Yunita, L. (2020). Pengaruh kebisingan lingkungan sekolah terhadap konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 8(2), 112–120.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.
Greene, J. A., & Azevedo, R. (2020). Self-regulated learning and contextual factors. Journal of Learning Sciences, 29(2), 151–170.
Harun, M., & Putra, Y. (2021). Faktor fisik sekolah dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Modern, 5(4), 255–268.
Hidayat, A. (2019). Iklim sosial sekolah dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(3), 145–156.
Kurniawan, D. (2020). Lingkungan sekolah dan fokus belajar siswa. Jurnal Edukasia, 7(2), 120–128.
Latifah, S. (2022). Kualitas ruang kelas dan kenyamanan belajar di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 33–42.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nurhadi, M. (2019). Tata ruang kelas dan pengaruhnya terhadap keterlibatan belajar siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 78–86.
Putri, A., & Kurniawati, S. (2021). Hubungan dukungan guru dengan keterlibatan belajar siswa. Jurnal Interaksi Pendidikan, 5(1), 21–30.
Rahman, M. A. (2020). Peran lingkungan fisik terhadap kualitas pembelajaran siswa. Jurnal Sains Pendidikan, 14(2), 89–97.
Salamah, H., & Firdaus, R. (2021). Lingkungan belajar dan pencapaian akademik siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(3), 190–198.
Santos, M., & Lopez, J. (2020). Classroom environment and student engagement. International Journal of Educational Research, 102, 1–10.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 61, 1–13.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulastri, E., Pramono, R., & Wulan, I. (2021). Pengaruh penataan ruang terhadap kualitas interaksi belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 102–111.
Wibowo, S. (2020). Lingkungan belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Jurnal Kajian Pendidikan, 12(1), 55–65.
Widodo, R., & Sari, N. (2021). Kualitas pencahayaan ruang kelas dan dampaknya terhadap kenyamanan belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(1), 40–48.
Zimmerman, B. J. (2019). Self-regulated learning: Theories and models. Educational Psychologist, 54(3), 165–180.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anna Tri Lestari, Della Anjani, Mefta Anis Az-zahra, Wamalia Wamalia, Lutfan Faturrohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















