Analisis Kelayakan Penambahan Mesin Mixing untuk Meningkatkan Output Produksi Briket Arang Kelapa (Studi Kasus PT. Handoko Jaya)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3847Keywords:
Investasi, Mesin Mixing, Kelayakan Finansial, NPV, IRR, Payback Period, Produktivitas, Briket Arang KelapaAbstract
Indonesia merupakan salah satu negara dengan ketersediaan bahan baku kelapa yang melimpah, sehingga memiliki potensi besar dalam industri briket arang tempurung kelapa. PT. Handoko Jaya sebagai salah satu perusahaan produsen briket menghadapi kendala utama pada proses pencampuran (mixing) yang berdampak pada ketidakseimbangan kapasitas antarstasiun kerja, penurunan efisiensi, serta keterlambatan pemenuhan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi penambahan satu unit mesin mixing dari aspek finansial serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan produktivitas perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen perusahaan. Analisis finansial dilakukan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break-Even Point (BEP), serta analisis sensitivitas terhadap perubahan tingkat diskonto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi penambahan mesin mixing pada perusahaan guna meningkatkan kapasitas produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi ini layak direalisasikan, ditunjukkan oleh nilai NPV sebesar Rp 1.104.771.481 pada tingkat diskonto 4,75%, IRR sebesar 10,51% yang melebihi suku bunga acuan, serta Payback Period yang relatif cepat yaitu sekitar 2,4 bulan. Melalui uji sensitivitas hingga tingkat diskonto 25%, nilai NPV tetap positif, sehingga investasi dinyatakan aman dan menguntungkan. Selain itu, penambahan mesin mixing diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi dari 200 kg menjadi 400 kg per siklus giling, yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas, kelancaran proses operasional, dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar.
Downloads
References
Anam, R. K., & Murnawan, H. (2024). Analisis Kelayakan Rencana Investasi Mesin Slitter untuk Meningkatkan Produksi Flexible Packaging di PT Surya Multi Indopack. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 693–708. https://doi.org/10.5281/zenodo.12806609
Anggoro, D. D., Dzikri Hanif, M., & Fathoni, Z. (2017). Pembuatan Briket Arang Dari Campuran Tempurung Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu Sengon. 76–80. https://doi.org/10.14710/teknik.v38n2.13985
Densitas Bahan, P., & Sirajuddin, Z. (n.d.). Sirajuddin, Zulham. PENGARUH DENSITAS BAHAN TERHADAP MUTU BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA THE EFFECT OF MATERIAL DENSITY ON THE QUALITY OF COCONUT CHARCOAL BRIQUETTE.
DITHA ANGGRAINI SYAWITRI (2). (n.d.).
Jannah, M., Sultan, I., & Hasanuddin Banten, M. (n.d.). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN USAHA.
Kelayakan, A., Mesin Bubut, I., Prabowo, A., & Hidayah, N. Y. (2019). JURNAL REKAYASA dan OPTIMASI SISTEM INDUSTRI.
Maritsa, N. N., & Irfin, Z. (2025). PENENTUAN KAPASITAS PRODUKSI DAN SELEKSI PROSES PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA PEMBUATAN ALPHA TERPINEOL DARI TERPENTIN. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 11(1), 191–200. https://doi.org/10.33795/distilat.v11i1.6983
NurFaturRochman,&NurFaturRochman.(2021).5.+EVALUASI+INVESTASI+PEMBANGUNAN+PERUMAHAN+MENGGUNAKAN+PENDEKATAN+ANALISIS+SESITIVITAS.
Octavia, A. D., & Hardjono, H. (2024a). ANALISIS KELAYAKAN PENDIRIAN PABRIK BRIKET SABUT KELAPA DAN SERBUK GERGAJI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DENGAN KAPASITAS 30.000 TON PER TAHUN. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(2), 393–403. https://doi.org/10.33795/distilat.v10i2.5081
Octavia, A. D., & Hardjono, H. (2024b). ANALISIS KELAYAKAN PENDIRIAN PABRIK BRIKET SABUT KELAPA DAN SERBUK GERGAJI KAYU SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DENGAN KAPASITAS 30.000 TON PER TAHUN. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(2), 393–403. https://doi.org/10.33795/distilat.v10i2.5081
Pradana, A. A., & Lokajaya, I. N. (2024). Strategi Analisis Kelayakan Pengadaan Mesin Rotary Veneer Guna Meminimalkan Biaya produksi. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 7(1), 11–17. https://doi.org/10.31004/jutin.v7i1.21468
Purnomo, D. E., & Pujiono, A. (n.d.). ANALISA BREAK EVEN POINT (BEP) PADA RICE MILLING MACHINE " BAROKAH " DI TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN. 19.
Putra, M. F. D., & Sakinah, Y. P. (2024). Analisis Sensitivitas Pada Kelayakan Finansial Usahatani Seraiwangi di Kota Solok. Jurnal Manajemen Kewirausahaan Dan Teknologi, 1(2), 98–115. https://doi.org/10.61132/jumaket.v1i2.181
Semnasti, S. D., Semnasti, M. C. P. A. I., Semnasti, R. N. S., & Semnasti, C. J. (2023). Analisis Kelayakan Ekonomi dan Sensitivitas Pengembangan Industri Jasa. WALUYO JATMIKO PROCEEDING, 521–530. https://doi.org/10.33005/wj.v16i1.76
Suria Manda, G., & Ronggo waluyo Teluk Jambe Timur Karawang Barat gusganda, J. H. (2018). Pengaruh Pendapatan dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih (studi kasus pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di BEI periode 2012-2016). In Jurnal Ekonomi dan Bisnis (Vol. 8, Issue 1). www.idx.co.id
Tomasoa, R. C., & Arief, Z. (2022). ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI MESIN BRAIDING DI PADA PT.HAPETE DI SURABAYA. In Prosiding Senakama (Vol. 1).
Venessa Nainggolan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wiyatamandala, O. B. (2017). ANALISIS KELAYAKAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEPATU DAN SANDAL DI BOGOR (Vol. 4, Issue 2).
Wahyuni, N., Asmawih, Reza Imani Syawal, Ni Made Dwiyana Rasuma Putri, & Thasya Ayunda Putri. (2025). Studi Kelayakan Bisnis Es Teler Candu Sentul. Journal of Social Service and Empowerment, 2(1), 20–28. https://doi.org/10.56743/josse.v2i1.474
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aditya Candra Putra Yuniarto, Siti Muhimatul Khoiroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















