Dampak Perbedaan Pilihan Politik Pilkada terhadap Hubungan Masyarakat dan Pemerintah Desa Mooat

Authors

  • Dwi Yanti Paputungan Universitas Negeri Gorontalo
  • Rauf A. Hatu Universitas Negeri Gorontalo
  • Dewinta Rizky Hatu Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3765

Keywords:

Pilkada, Desa Mooat, Perbedaan Pilihan Politik, Hubungan Sosial, Pemerintahan Desa

Abstract

Penelitian ini membahas dampak perbedaan pilihan politik dalam Pilkada 2024 terhadap hubungan masyarakat dan pemerintah di Desa Mooat, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Latar belakang penelitian ini didasari oleh munculnya polarisasi sosial yang menyebabkan perpecahan dan ketegangan di tengah masyarakat setelah pemilihan berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan pilihan politik memengaruhi dinamika sosial antarwarga, hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa, serta bagaimana kondisi tersebut berdampak pada pelayanan publik di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi untuk memperoleh data secara menyeluruh dan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pilihan politik memicu renggangnya hubungan sosial, munculnya prasangka antarkelompok, serta terjadinya diskriminasi yang dialami sebagian warga. Ketegangan sosial ini terlihat dari sikap saling menjaga jarak, menurunnya interaksi sosial, hingga berkurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan desa. Selain itu, dampak politik juga terlihat pada pergantian aparat desa yang diduga berkaitan dengan janji politik kepada tim sukses pasangan calon tertentu. Pergantian ini menyebabkan ketidakstabilan birokrasi dan menghambat pelayanan publik, termasuk keterlambatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta pelaksanaan program pembangunan desa lainnya. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pilihan politik dalam Pilkada memiliki dampak signifikan terhadap struktur sosial, hubungan masyarakat, dan tata kelola pemerintahan desa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemulihan sosial, peningkatan komunikasi, serta kebijakan yang inklusif dan netral untuk mengembalikan keharmonisan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, I. (2017). Pilkada Serentak Dan Geliat Dinamika Politik Dan Pemerintahan Lokal Indonesia. CosmoGov, 2(1), 95. https://doi.org/10.24198/cosmogov.v2i1.11852

Keluarga, T. H., Pakaya, R., & Kau, S. A. P. (2025). PENGARUH KONFLIK PERBEDAAN PILIHAN POLITIK TERHADAP HARMONISASI KELUARGA. 6(1), 57–73.

Kembangan, D., Village, K., Subdistrict, B., Regency, D., & Subdistrict, B. (2025). Konflik sosial dalam dinamika pilkades desa kembangan kecamatan bonang kabupaten demak. 8, 11–25.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nurcholifah, S., & Wulan, T. R., Wuryaningsih, T. (2025). Politisasi Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) pada Pemilu Tahun 2024 di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.988

Nurdewi, N. (2022). Implementasi Personal Branding Smart Asn Perwujudan Bangga Melayani Di Provinsi Maluku Utara. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(2), 297–303. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i2.235

Rifky S.A., A., & Jalius, A. A. (2023). Potensi Konflik Dampak Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 (Studi Kasus Kalimantan Barat). Jurnal GLobal Futuristik: Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner, 1(1), 54–72. https://glorespublication.org/index.php/globalistik

Sugitanata, A., & Muannif Ridwan. (2022). Menuju Keluarga yang Harmonis: Manajemen Konflik Politik dalam Keluarga di Tengah Perbedaan Pilihan Politik. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 2(1), 10–16. https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jipm/article/view/558/241

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Taufik, A., & Hamrun, H. (2018). Tata Kelola Konflik Dalam Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bantaeng. Jurnal Politikom Indonesiana. https://doi.org/10.35706/jpi.v3i1.1408

Downloads

Published

28-11-2025

How to Cite

[1]
D. Y. Paputungan, R. A. Hatu, and D. R. Hatu, “Dampak Perbedaan Pilihan Politik Pilkada terhadap Hubungan Masyarakat dan Pemerintah Desa Mooat”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2766–2776, Nov. 2025.