Analisis Sosial Ekonomi terhadap Pengangguran Usia Muda (Desa Sonuo, Bolangitan Barat)

Authors

  • Sintia Usman Universitas Negeri Gorontalo
  • Ratih Ikawaty R. Hatu Universitas Negeri Gorontalo
  • Harun Blongkod Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3756

Keywords:

Sosial Ekonomi, Pengangguran Usia Muda, Desa Sonuo, Bolangitan Barat

Abstract

Pengangguran usia muda merupakan persoalan penting dalam dinamika sosial ekonomi Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya namun belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan, keterampilan, dan upah terhadap tingkat pengangguran muda di Desa Sonuo, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 161 responden yang ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen—pendidikan, keterampilan, dan upah—berpengaruh signifikan terhadap pengangguran muda, baik secara parsial maupun simultan. Uji t menunjukkan pendidikan (t = 2,957; p = 0,004), keterampilan (t = 2,183; p = 0,030), dan upah (t = 9,538; p = 0,000) berpengaruh nyata terhadap variabel dependen. Secara simultan, ketiga variabel menghasilkan nilai F sebesar 88,440 dengan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,628 menunjukkan bahwa 62,8% variasi pengangguran muda dapat dijelaskan oleh ketiga faktor tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa ketidaksesuaian pendidikan, rendahnya keterampilan kerja, serta struktur upah yang tidak kompetitif menjadi faktor utama yang mempertahankan tingginya pengangguran muda di Desa Sonuo. Hasil penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pemerintah daerah dalam merancang program peningkatan kompetensi pemuda dan pengembangan lapangan kerja berbasis potensi lokal guna menekan angka pengangguran secara lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arisusanti, N. L. G. (2023). Pengaruh upah minimum, kesempatan kerja, dan pendidikan terhadap pengangguran terdidik di Indonesia. Economic Education and Policy Journal, 6(1), 45–57. https://ejournal1.unud.ac.id/index.php/eep/article/view/2817

Chakravarty, S., Lundberg, M., Nikolov, P., & Zenker, J. (2019). Vocational training programs and youth labor market outcomes: Evidence from Nepal. Journal of Development Economics, 136, 71–110. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2018.08.010

Effendy, R. S. (2021). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 8(2), 45–58. https://ejournal.stiepena.ac.id/index.php/fe/article/view/195

Global Youth Employment Report 2020. (2020). World Bank.

Hasibuan, A., & Handayan, E. (2021). Qualification mismatch dan implikasinya terhadap pasar tenaga kerja Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 29(3), 145–158.

Hidayah, H., Nazer, M., & Maryati, S. (2024). Inclusive Economic Development Through Unemployment Analysis of Educated Young People Between Islands in Indonesia. Economic Education Analysis Journal, 13(2), 200–211. https://doi.org/10.15294/eeaj.v13i2.6543

Ilham, M., Anggraini, R., Saputra, D., Nabila, S., & Nurfitriana, D. (2024). Pengaruh pendidikan dan keterampilan terhadap pengangguran di Indonesia. Jurnal Akuntansi, Bisnis Dan Ekonomi Indonesia, 4(2), 112–123.

Ishak, R. A., Zakaria, J., & Arifin, M. (2020). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kota Makassar. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(2), 41–53.

Mangirang, G. S., Masinambow, V. A. J., & Masloman, I. (2023). Tahun Pengangguran Pendidikan (Tahun) Upah Minimum (Rupiah). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(10), 13–24.

Mayoni, M., Rahayu, Y. P., & Maspaitella, M. R. (2020). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Keterampilan, Upah dan Umur Terhadap Lama Mencari Kerja Pada Tenaga Kerja Terdidik di Kabupaten Manokwari. JFRES: Journal of Fiscal and Regional Economy Studies, 3(1). https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1720

McIntosh, C., & Zeitlin, A. (2022). Skills and liquidity barriers to youth employment: Medium-term evidence from a cash benchmarking experiment in Rwanda. ArXiv Preprint ArXiv:2209.08574. https://doi.org/10.48550/arXiv.2209.08574

Nurcahyo, M., & Riskayanto, A. (2018). Metode Statistik untuk Penelitian Sosial.

Priyono, A. (2019). Pendidikan dan pengangguran muda: Analisis kualitas pendidikan terhadap serapan tenaga kerja. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 27(2), 119–130.

Profil Ketenagakerjaan Desa Sonuo. (2024). Badan Pusat Statistik Bolaang Mongondow Utara.

Putra, G. A., & Aisyah, S. (2021). Determinan pengangguran usia muda. Journal of Economics Research and Policy Studies, 1(3), 173–182. https://doi.org/10.53088/jerps.v1i3.347

Putranto, H., Natalia, S., & Pitriyani, D. (2024). Closing the gap between education and labor market requirement. Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(1), 33–47.

Ramos-Herrera, M. C. (2023). Minimum wage effects on unemployment: Evidence from OECD countries. Economic Research-Ekonomska Istraživanja, 36(1), 1–16. https://doi.org/10.1080/1331677X.2023.2217880

Riya, A. N. D., Ismail, A. W., & Heldayanti, L. (2024). Pengaruh kualitas pendidikan terhadap tingkat pengangguran di Pulau Jawa. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Sosial.

Rizaldi, A., & Utomo, A. P. (2021). Pemodelan jumlah pengangguran usia muda di Provinsi Jawa Timur tahun 2019 dengan regresi binomial negatif. Seminar Nasional Official Statistics, 2021, 293–302.

Romadhon, A., & Zikra, A. (2022). Pengaruh pelatihan bersertifikat, karakteristik lulusan, dan disabilitas terhadap pengangguran usia muda di Indonesia: Analisis data Sakernas Agustus 2021. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 1359–1372. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1556

Sari, S. G., Dwiputri, I. N., & Parhah, S. (2024). Variables affecting young unemployment in Indonesia. KnE Social Sciences, 510–527.

Sasmito, H., Hartono, Y., & Hidayat, R. (2022). Teknik Penentuan Sampel dalam Penelitian Kuantitatif.

Sitompul, F. (2022). Pengaruh upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja muda di sektor formal di Indonesia. Jurnal Administrasi Dan Manajemen, 9(2), 101–112. https://ejournal-medan.uph.edu/jam/article/view/522/337

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wulandari, D., & Woyanti, N. (2023). Pengaruh pendidikan, upah minimum, dan kesempatan kerja sektor formal terhadap pengangguran terdidik di Provinsi Jawa Barat (2017–2021). BIS-ECER (Business Economic Entrepreneurship), 6(2), 90–104.

Yuliani, N. M. (2023). Pengaruh kualitas pendidikan terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Barat tahun 2017–2021. Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, 5(2), 123–134.

Downloads

Published

24-11-2025

How to Cite

[1]
S. Usman, R. I. R. Hatu, and H. Blongkod, “Analisis Sosial Ekonomi terhadap Pengangguran Usia Muda (Desa Sonuo, Bolangitan Barat)”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 1894–1906, Nov. 2025.