Menjembatani Kesenjangan: Tinjauan Literatur Strategi Inklusi Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Maluku

Authors

  • I Nyoman adi Putra Jaya Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Rizki Fauzi H. Akili Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Alief Lutfi Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Rafael Perdana Cristian B Bancin Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Arina Romarina Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Ardieansya Ardieansya Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3708

Keywords:

Daerah Tertinggal Kepulauan, Inklusi Digital, Maluku, Pertumbuhan Inklusif, Tinjauan Pustaka Sistematis, UMKM

Abstract

Provinsi Maluku, sebagai representasi daerah tertinggal berciri kepulauan, menghadapi tantangan unik dalam inklusi digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Transformasi digital menjanjikan solusi atas isolasi geografis, namun realitasnya seringkali memperlebar kesenjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis lanskap literatur ilmiah dan mengidentifikasi kesenjangan penelitian utama mengenai strategi inklusi digital, pemberdayaan UMKM, dan pertumbuhan inklusif di Maluku. Menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR), kami menganalisis 16 studi (artikel jurnal, prosiding, dan tesis) yang relevan dari tahun 2015-2025 melalui proses seleksi dan analisis tematik yang ketat. Hasil sintesis menemukan lanskap penelitian yang langka, terfragmentasi, dan sangat "Ambon-sentris" (75% studi berfokus di ibukota). Literatur yang ada didominasi oleh "obsesi infrastruktur" (fokus pada hambatan sinyal) dan gagal mengeksplorasi hambatan SDM, literasi, dan adaptasi sosio-budaya secara mendalam. Paling krusial, studi ini mengidentifikasi kekosongan riset absolut (absolute void): tidak ada satu pun studi yang secara empiris mengukur dampak digitalisasi terhadap indikator "pertumbuhan inklusif" (misal: penyerapan tenaga kerja, ketimpangan). Seluruh studi berhenti pada metrik 'adopsi' atau 'omzet'. Penelitian ini menyimpulkan bahwa landasan bukti (evidence-base) untuk kebijakan inklusi digital di Maluku sangat bias dan tidak lengkap, sehingga mendesak perlunya pergeseran agenda riset—dari infrastruktur ke manusia, dari Ambon ke pulau-pulau, dan dari omzet ke inklusivitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

K. K. dan U. K. M. RI, “Laporan Perkembangan UMKM Indonesia Kuartal II 2024,” 2024. [Online]. Available: https://kemenkopukm.go.id

R. Heeks, Information and Communication Technology for Development (ICT4D). Routledge, 2017. doi: 10.4324/9781315652603.

I. Manik Sunuantari, I. R. Zarkasi, I. Gunawan, and R. M. Farhan, “R-TIK Digital Literacy towards Indonesian MSMEs (UMKM) Digital Energy of Asia,” J. Komun., vol. 13, no. 2, 2021, doi: 10.18196/jkm.12380.

“Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024,” 2020.

D. Tranfield, D. Denyer, and P. Smart, “Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge through systematic review,” Br. J. Manag., vol. 14, no. 3, pp. 207–222, 2003, doi: 10.1111/1467-8551.00375.

B. Kitchenham, “Procedures for Performing Systematic Reviews,” Keele University, 2004.

V. Braun and V. Clarke, “Using thematic analysis in psychology,” Qual. Res. Psychol., vol. 3, no. 2, pp. 77–101, 2006, doi: 10.1191/1478088706qp063oa.

W. Bank, “Digital Dividends: Leveraging Digital Technologies for Development,” 2022. [Online]. Available: https://www.worldbank.org/en/publication/wdr2016

APJII, “Laporan Survei Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2023,” 2023. [Online]. Available: https://apjii.or.id/survei2023

Google, Temasek, and B. & Company, “e-Conomy Southeast Asia Report 2022,” 2022. [Online]. Available: https://economysea.withgoogle.com

UNESCO, “Digital Literacy Global Framework,” 2023. [Online]. Available: https://unesdoc.unesco.org

Kominfo, “Indonesia Digital Literacy Index 2022,” 2022. [Online]. Available: https://aptika.kominfo.go.id

C. N. Rujitoningtyas, E. R. Nugraha, H. D. Laksana, Y. Apriyanto, and N. G. Dewi, “Enhancing Digital Literacy for Business Development in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through Banking Initiatives at the Rural Level in Indonesia,” J. Akunt. Bisnis, 2024, doi: 10.47686/jab.v10i02.735.

M. R. Hamdani and J. Dura, “Strengthening the local economy: Measuring the digital literacy of UMKM towards the efficiency of electronic tax reporting,” J. Ilm. Bisnis dan Ekon. Asia, vol. 18, no. 3, 2023, doi: 10.32815/jibeka.v18i3.2178.

B. Utomo and Y. Y. Setiyono, “Leveraging Digital Technology in Micro SMEs to Enhance Indonesia’s Economic Prosperity,” J. Lemhannas RI, vol. 12, no. 3, pp. 391–402, 2024, doi: 10.55960/jlri.v12i3.985.

Downloads

Published

26-11-2025

How to Cite

[1]
I. N. adi P. Jaya, R. F. H. Akili, A. Lutfi, R. P. C. B. Bancin, A. Romarina, and A. Ardieansya, “Menjembatani Kesenjangan: Tinjauan Literatur Strategi Inklusi Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Maluku”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 2264–2273, Nov. 2025.

Most read articles by the same author(s)