Kontribusi Sektor Perikanan Tangkap Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dalam Kerangka Sdgs: Kabupaten Rokan Hilir
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3692Keywords:
Perikanan Tangkap, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB (Produk Domestik Bruto), SDGs, Ekonomi Kelautan, Rokan HilirAbstract
Sektor perikanan tangkap merupakan pilar ekonomi penting bagi Kabupaten Rokan Hilir, sehingga analisis mendalam terhadap potensinya diperlukan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi sektor perikanan tangkap terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta menilai relevansinya dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan teknik Ordinary Least Squares (OLS) berdasarkan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Rokan Hilir periode 2019–2024. Analisis difokuskan pada pengujian pengaruh volume dan nilai produksi ikan tangkap terhadap PDRB sebagai indikator utama kinerja ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial melalui Uji t maupun secara simultan melalui Uji F, variabel volume dan nilai produksi tidak memberikan pengaruh signifikan secara statistik terhadap PDRB. Namun demikian, nilai Adjusted R-squared yang relatif tinggi, yaitu sebesar 65,43%, yang muncul bersamaan dengan ketidaksignifikanan variabel independen, mengindikasikan adanya masalah multikolinearitas yang cukup serius dalam model penelitian. Kondisi ini menunjukkan bahwa model estimasi yang digunakan belum mampu menggambarkan hubungan nyata antara sektor perikanan tangkap dan pertumbuhan ekonomi daerah. Implikasinya, hasil estimasi saat ini belum dapat dijadikan dasar yang kuat untuk menilai kontribusi sektor perikanan dalam mendukung pencapaian SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan memperbaiki spesifikasi model dan melakukan pengujian diagnostik tambahan guna mengatasi multikolinearitas sebelum merumuskan kebijakan yang efektif serta selaras dengan upaya pelestarian ekosistem laut sesuai SDG 14.
Downloads
References
E. Bidayani et al., “Managing Mangrove Resources in Conflict of Interest Zones in Bangka Island's Eastern Coast,” ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, vol. 29, no. 2, pp. 254–260, 2024.
Fajriyani, “Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Mediasi Permasalahan Nelayan di Kecamatan Sinaboi,” Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Jun. 2025. [Online]. Available: https://dkp.riau.go.id/web/berita_dinas/detail/357/dinas/dinas-kelautan-dan-perikanan-provinsi-riau-mediasi-permasalahan-nelayan-di-kecamatansinaboi
A. M. Marzen, “Konflik Nelayan di Laut Sinaboi Rohil Menuai Sorotan, di Picu Akibat Pemagaran Laut dan Pembatasan Kawasan hingga Larangan Mengambil Kerang,” Bara News, Jun. 2025. [Online]. Available: https://www.baranewsriau.com/konflik-nelayan-di-laut-sinaboi-rohil-menuai-sorotan-di-picu-akibat-pemagaran-laut-dan-pembatasan-kawasan-hingga-larangan-mengambilkerang/
E. Bidayani, L. O. Vieira, and F. S. Valen, “Managing Mangrove Resources in Conflict of Interest Zones in Bangka Island’s Eastern Coast,” Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, vol. 29, no. 2, pp. 254–260, 2024, doi: 10.14710/ik.ijms.29.2.254-260.
Fajriyani, “Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Mediasi Permasalahan Nelayan di Kecamatan Sinaboi,” Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, 2025. [Online]. Available: https://dkp.riau.go.id/web/berita_dinas/detail/357/dinas/dinas-kelautan-dan-perikanan-provinsi-riau-mediasi-permasalahan-nelayan-di-kecamatan-sinaboi
A. Marzen, “Konflik Nelayan di Laut Sinaboi Rohil Menuai Sorotan, di Picu Akibat Pemagaran Laut dan Pembatasan Kawasan hingga Larangan Mengambil Kerang,” BARANEWS RIAU, 2025.
M. F. A. Sondita, A. Purbayanto, D. Simbolon, and R. I. Wahju, “Dinamika stok ikan sebagai pertimbangan implementasi kebijakan penangkapan ikan terukur,” ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, vol. 9, no. 2, pp. 249–260, 2025.
F. Afriandi, L. Abdillah, and M. Mardhatillah, “Penguatan Lembaga Adat Panglima Laot: Pembelajaran dari penyelesaian konflik nelayan dalam mewujudkan komunitas nelayan yang inklusif,” Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, vol. 10, no. 1, pp. 59–70, 2024.
S. Malau, N. Nurintan, F. C. Siburian, J. A. Sembiring, and M. Putra, “Analisis Location Quotient (LQ) dalam menentukan sektor basis dan non basis di Kabupaten Karo,” Jurnal Intelek Insan Cendikia, vol. 2, no. 4, pp. 6341–6349, 2025.
M. Sebayang, M. Yandi, and W. Novianti, “Analysis of the potential and exploitation rate of narrow-barred Spanish mackerel (Scomberomorus commerson) in Bangka waters,” JSIPi: Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan, vol. 9, no. 2, pp. 174–180, 2025
N. Nabilla and F. C. W. Anggriyani, “Kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia pada ekosistem terumbu karang,” Khidmat, vol. 2, no. 2, pp. 169–172, 2024..
T. S. Nusantara, M. Rafli, M. Fakhrurozi, S. Nurkholipah, and G. Santoso, “Strategi peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan dalam perspektif sosial ekonomi,” JELAWAT: Jurnal Ekonomi Laut dan Air Tawar, vol. 1, no. 1, pp. 21–31, 2025.
D. P. Permathasari, I. W. Restu, and M. A. P. Pratiwi, “Tongkol fishery management using an ecosystem approach through an assessment of the status of fish resource domains in the West Season landed on Segara Kusamba Beach, Bali,” Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, vol. 5, no. 2, pp. 91–99, 2021.
B. V. Telaumbanua, R. D. Zebua, D. Laoli, O. Zebua, and J. Dawolo, “Produksi perikanan tangkap di Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara,” Jurnal Akuatiklestari, vol. 8, no. 1, pp. 49–56, 2024.
F. Crisandy and R. Oktafia, “Analisis faktor yang mempengaruhi PDRB: Pendekatan pengeluaran,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 10, no. 19, pp. 317–329, 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Nur Aliyin, Taryono Taryono, Ghufron Alfaiz, Dafa Defaro, Ali Nur Rahmad, Nurfitri Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















