Representasi Peran Guru dalam Film “Taare Zaamen Par” 2007 (Analisis Semiotika John Fiske)

Authors

  • Fabio Zellus Leiwakabessy Universitas Kristen Satya Wacana
  • Pratiwi Cristin Harnita Universitas Kristen Satya Wacana
  • Seto Herwandito Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3646

Keywords:

Representasi, Peran Guru, Semiotika, John Fiske, Film

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau keterkaitan antara Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dengan implementasi akuntansi keberlanjutan serta dampaknya bagi perusahaan dan masyarakat. Melalui pendekatan literature review terhadap sepuluh artikel relevan periode 2015–2025, kajian ini mensintesis temuan mengenai peran PROPER sebagai instrumen evaluasi kinerja lingkungan sekaligus sinyal keberlanjutan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PROPER mendorong perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan lingkungan, mengalokasikan biaya terkait pengelolaan limbah dan konservasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya untuk menekan dampak ekologis. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa pencapaian peringkat PROPER yang tinggi berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, reputasi, legitimasi sosial, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Meski demikian, beberapa studi mengungkap bahwa dampak PROPER tidak selalu konsisten; peringkat tinggi terkadang tidak mencerminkan perbaikan operasional yang substantif, terutama jika perusahaan lebih berorientasi pada pemenuhan administratif. Selain itu, pengungkapan lingkungan tertentu justru dapat menurunkan nilai perusahaan ketika informasi yang disampaikan menonjolkan risiko dan dampak negatif yang belum terselesaikan. Dari sisi masyarakat, PROPER berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan melalui pengurangan polusi dan peningkatan pengawasan publik. Namun, manfaat tersebut tidak selalu optimal apabila perusahaan hanya mengejar kepatuhan formal tanpa komitmen keberlanjutan jangka panjang. Secara keseluruhan, kajian ini memberikan dasar konseptual bagi penelitian lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas PROPER dalam mendorong praktik keberlanjutan korporasi yang lebih komprehensif dan berdampak nyata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, K. N., & Wijayanti, S. (2022). Representasi Karakter Ibu Sebagai Orang Tua Tunggal Dalam Film Wonderful Life. Widyakala: Journal of Pembangunan Jaya University, 9(2), 72. https://doi.org/10.36262/widyakala.v9i2.519

AM, R. (2018). Sifat Individualistis Menurut Al-Qur’an. Jurnal Ulunnuha, 7(1), 95–104. https://doi.org/10.15548/ju.v7i1.241

Arnadi. (2016). Analisis Faktor Pembentuk Sikap Apatisme Mahasiswa Pada Partai Politik. Digilib. http://digilib.unila.ac.id/22342/3/SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Aryanto, S., Krisnawati, E., & Herwandito, S. (2023). Representasi Perempuan Tangguh Dalam Film “the Princess” (Analisis Semiotika John Fiske). JPDSH Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 2(9), 1158–1172. https://bajangjournal.com/index.php/JPDSH

Buchari Agustini. (2018). Peran Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Iqra, 12, 1693–5705.

Fiske, J. (1993). Introduction to Communication Studies (Second Edition). Canadian Journal of Communication, 18(1). https://doi.org/10.22230/cjc.1993v18n1a730

Hadi, S. (2012). Konsep Humanisme Yunani Kuno Dan Perkembangannya. In Jurnal Filsafat (Vol. 22, Issue 2, pp. 107–119).

Hafizt, A. (2021, september 24). Jenis-Jenis Angle Kamera dalam Pembuatan Film. Retrieved from filmmaker.id: https://www.filmmaker.id/3242/

Hariwibowo, M. A., & Putra, B. P. (2016). 299582-Analisis-Sudut-Pandang-Kamera-Dan-Jenis-53D71215. 2(2), 216–232.

Ibnu, Y . (2022, september 12). Penjelasan Macam – Macam Framing Kamera Foto & Video. Retrieved from portaldekave.com: https://www.portaldekave.com/artikel/penjelasan-macam-macam-framing-kamera-foto-video

Immanuel, Janriver. 2019. Representasi primordialisme Dalam Film Dokumenter Mama Amamapare. Vol 6 No 1. Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau.

Laila, N., Ulfah, M., & Yani, A. (2018). Peran Guru dalam Menstimulasi Kemampuan Menggambar pada Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Kuningan Jawa Barat. Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE), 1(1), 52. https://doi.org/10.31331/sece.v1i1.587

Lestari, J. (2020). PLURALISME AGAMA DI INDONESIA: Tantangan dan Peluang Bagi Keutuhan Bangsa. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 1(1), 29–38. https://doi.org/10.15548/al-adyan.v1i1.1714

Lucy, T. (2001). To Lucy and Matthew.

Maemunawati dan Muhammad Alif 2020. Peran Guru, Orang Tua, Metode dan Media Pembelajaran: Strategi KBM di Masa Pandemi Covid-19. Kota Serang, Banten: Penerbit 3M Media Karya Serang.

Novemby, S. (2021). Analisis Semiotika Representasi Peran Guru Dalam Film Big Brother. Yayasan Lembaga Pendidikan (YLPI) Riau, 86. https://repository.uir.ac.id/6544/1/SUBHY NOVEMBY.pdf

Rianti, E., & Mustika, D. (2023). Peran Guru dalam Pembinaan Karakter Disiplin Peserta Didik. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 360–373. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.325

Sabrina, A., Nursyam, Y., & Pradhono, C. (2021). Analisis Type of Shot Dan Camera Angle Dalam Pembentuk Suspense Film Perempuan Tanah Jahanam Sutradara Joko Anwar. Offscreen, 1(1), 46–61. https://doi.org/10.26887/os.v1i1.2187

Setiawan, H., Aziz, A., & Kurniadi, D. (2020). Ideologi Patriarki dalam Film. Jurnal Semiotika, 06(02), 251–262. http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/andharupa

Setioningtyas, N. A. (2022). Representasi Depresi Dalam Film Berjudul “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.” Ejournal.Unesa.Ac.Id, 05, 95–113. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/Commercium/article/view/44635%0Ahttps://ejournal.unesa.ac.id/index.php/Commercium/article/view/44635/37888

Suhandra, I. R. (2019). Studi Komparatif Makna Konotasi Warna Dalam Budaya Masyarakat Barat Dan Masyarakat Suku Sasak Lombok Indonesia. Cordova Journal Language and Culture Studies, 9(1), 17–38. https://doi.org/10.20414/cordova.v9i1.1774

Sukmawati, A. (2018). Peran Guru dalam Pengembangan Moral Bagi Anak Usia Dini. Biota, 8(1), 87–96. https://doi.org/10.20414/jb.v8i1.61

Tuhepaly, N. A. D., & Mazaid, S. A. (2022). Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Representasi Pelecehan Seksual Pada Film Penyalin Cahaya. Jurnal Pustaka Komunikasi, 5(2), 233–247. https://doi.org/10.32509/pustakom.v5i2.1963

Wibowo, F. 2009. Teknik Produksi Program Televisi. Pinus: Yogyakarta.

Wikandaru, R., & Cahyo, B. (2016). Landasan Ontologis Sosialisme. Jurnal Filsafat, 26(1), 112. https://doi.org/10.22146/jf.12627

Downloads

Published

19-11-2025

How to Cite

[1]
F. Z. Leiwakabessy, P. C. Harnita, and S. Herwandito, “Representasi Peran Guru dalam Film ‘Taare Zaamen Par’ 2007 (Analisis Semiotika John Fiske)”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 1328–1338, Nov. 2025.