Penerapan Postmodern dalam Redesain Masjid Sabilal Muttaqin Batam: Estetika dan Fungsi Ruang
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3518Keywords:
Arsitektur Postmodern, Redesain, Masjid, Desain Interior, Kenyamaan RuangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang ulang (redesain) bangunan Masjid Sabilal Muttaqin di Batam dengan pendekatan arsitektur postmodern, guna menciptakan ruang ibadah yang lebih fungsional, estetis, serta kontekstual terhadap kebutuhan masyarakat modern. Masjid sebagai ruang publik religius memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, edukatif, dan kultural yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Permasalahan utama pada bangunan eksisting meliputi desain arsitektur yang monoton, sirkulasi udara yang kurang optimal akibat penggunaan jendela mati, serta akses masuk yang membingungkan antara area laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengurus masjid, serta analisis elemen desain berdasarkan aspek tata ruang, pencahayaan alami, penghawaan, dan estetika visual bangunan. Penerapan konsep postmodern dilakukan melalui prinsip eklektisisme, yaitu penggabungan unsur arsitektur klasik, modern, dan tradisional Melayu yang diekspresikan dalam bentuk komposisi warna, ornamen geometris, serta rancangan atap berlapis yang dinamis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan gaya postmodern mampu memperkuat identitas visual masjid, meningkatkan kenyamanan termal dan sirkulasi ruang, serta menciptakan pengalaman ruang ibadah yang lebih inklusif, harmonis, dan berkarakter lokal. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan arsitektur postmodern merupakan strategi desain yang relevan bagi revitalisasi bangunan keagamaan di era kontemporer tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal.
Downloads
References
Ariotejo, A., Thahir, A. R., & Tundono, S. (2020). Penerapan Konsep Arsitektur Postmodern Padafasad Bangunan Museum. In Prosiding Seminar Intelektual Muda (Vol. 2, No. 1).
Ashadi, & Anisa. (2019). Relation of Architectural Function and Form of Mosque Jami 'Al Mukarromah Kampung Bandan North Jakarta. International Journal of Built Environment and Scientific Research, 3(2), 65–74. https://doi.org/10.24853/ijbesr.3.1.21-30
Baharudin, N. A., & Ismail, A. S. (2016). Architectural style of Da’wah Mosque in Malaysia: From vernacular to modern structures. International Journal of Built Environment and Sustainability, 1(1), 15–22. https://doi.org/10.11113/ijbes.v3.n2.122
Da, D. Z. V. D. C., & Sukowiyono, G. (2024). PERANCANGAN PASAR KEMANTREN TEMA: POST-MODERN. Pengilon: Jurnal Arsitektur, 8(01), 785-802.
Fauzi, F., Munir, M., & Mustansyir, R. (2021). Symbolism in the aesthetics architectural of Plosokuning Mosque Yogyakarta. Research, Society and Development, 10(12), e33101210058. https://doi.org/10.33448/rsd-v9i11.10058
Fireza, D., Sabil, A., & Utaberta, N. (2023). Symbolism in contemporary mosque architecture discourse: An integrative literature review. SINERGI: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur, 27(1), 45–58. https://doi.org/10.22441/sinergi.2025.1.011
Firdausi, N., & Roosandriantini, J. (2023). Application of postmodern architectural principles in the office of CV. Andyrahman Architect & Al-Fattah Mosque (Lego Mosque). Jurnal Arsitektur ZONASI, 6(2), 110–121. https://vm36.upi.edu/index.php/jaz/article/view/88266
Juwono, S., Rukayah, S., & Lutfiana, N. (2022). Regionalism in design development contemporary mosque architecture in Indonesia. TAJDID: Journal of Islamic Architecture, 6(1), 12–25. https://scholar.archive.org/work/q27uu2twmrg4nfl2isxqspfb3a/access/wayback/https://riset-iaid.net/index.php/tajdid/article/download/1537/864/
Othman, R. (2011). Importance of motif and ornamentation in mosque architecture. Jurnal Rekabentuk dan Binaan, 4(2), 33–42. https://www.researchgate.net/publication/271865079_The_Importance_of_Islamic_Art_in_Mosque_Interior
Primanizar, R. (2023). The presence of critical regionalism in contemporary mosques in Indonesia. Journal of Islamic Architecture, 8(2), 100-115. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/JIA/article/view/17848
Sadulla, M. D., Prakasa, D. T., & Santoso, J. (2024). REDISAIN GEDUNG DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN GRESIK DI ERA MODERN DENGAN PENDEKATAN KONSEP METAFORA. MEDIA MATRASAIN, 21(2), 69-78.
Samosir, Y. R., & Choandi, M. (2024). PENERAPAN METODE PLACEMAKING DALAM REDESAIN PASAR BARANG BEKAS DI TAMAN PURING, JAKARTA SELATAN. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 6(2), 1855-1864.
Sastrawan, I. W. W., Darmawan, I. G. S., & Kusuma, I. G. A. G. W. (2024). PENERAPAN KONSEP COMFORT OF HUMAN CIRCULATION DAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA REDESAIN PASAR TRADISIONAL DESA SAYAN. Jurnal Anala, 12(2), 37-49.
Usman, P. N. P., Trumansyahjaya, K., & Djailani, Z. (2024). REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GORONTALO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR POST MODERN. JAMBURA Journal of Architecture, 6(2), 105-112.
Wijayanti, R. O., Anisa, A., & Satwikasari, A. F. (2020). Penerapan Arsitektur Hybrid Pada Redesain Taman Sriwedari Di Surakarta. PURWARUPA Jurnal Arsitektur, 4(1), 9-16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mutiara Rindu, Sri Wahyuni Panjaitan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















