Pengaruh Worklife Balance dan Budaya Organisasi terhadap Work Engagement dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi pada Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Sinjunjung
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.3474Keywords:
Work-Life Balance, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Work EngagementAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance dan budaya organisasi terhadap work engagement dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada personel Satuan Reserse Kriminal Polres Sijunjung. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya beban tugas, tekanan profesional, tuntutan kesiapsiagaan, dan keterbatasan waktu personal yang dapat memengaruhi kesejahteraan serta keterikatan kerja personel. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Seluruh populasi sebanyak 36 personel dijadikan responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Partial Least Square melalui SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap work engagement dengan koefisien −0,279, nilai t 1,124, dan p 0,262. Budaya organisasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap work engagement maupun kepuasan kerja. Work-life balance berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, tetapi memiliki arah negatif dengan koefisien −0,485, nilai t 3,647, dan p kurang dari 0,001. Kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap work engagement serta tidak memediasi hubungan work-life balance dan budaya organisasi dengan work engagement. Nilai R-Square sebesar 0,242 pada kepuasan kerja dan 0,150 pada work engagement menunjukkan bahwa daya jelas model masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif melalui pengelolaan beban kerja, dukungan psikologis, komunikasi dua arah, kepemimpinan partisipatif, kejelasan pengembangan karier, dan penguatan sumber daya pekerjaan untuk meningkatkan kepuasan serta keterikatan kerja personel.
Downloads
References
D. Suryanto, Pengelolaan SDM dalam Organisasi Publik. Bandung: Rosda Karya, 2021.
R. Wahyudi, SDM dalam Organisasi Pemerintah: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Deepublish, 2020.
H. Sutanto, Work-Life Balance dan Stres Kerja di Indonesia. Jakarta: Erlangga, 2020.
A. Hakim et al., Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Gramedia, 2019.
A. Priyono, Work-Life Balance dan Produktivitas Kerja. Surabaya: Pustaka Pelajar, 2021.
L. Wijayanto, Budaya Organisasi dan Kinerja Karyawan. Bandung: Rosda Karya, 2018.
T. Hidayat, Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Deepublish, 2022.
D. Putri, Work Engagement dalam Organisasi: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers, 2021.
B. Santoso, Komunikasi dan Manajemen Humas dalam Institusi Publik. Jakarta: Salemba Humanika, 2020.
M. Sari, Hubungan Work-Life Balance dengan Kepuasan Kerja Karyawan. Jakarta: Pustaka Mitra, 2019.
R. Nugroho, Kepuasan Kerja dan Motivasi dalam Organisasi. Bandung: Alfabeta, 2020.
A. Rizky, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja. Malang: UB Press, 2021.
P. Wijaya and T. N. E. Dewayani Soeharto, “Kontribusi Work Life Balance Terhadap Work Engagement Karyawan,” Psikostudia J. Psikol., vol. 10, no. 3, p. 266, 2021, doi: 10.30872/psikostudia.v10i3.5627.
F. W. Putra and M. Andriani, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Dan Work-Life Balance Terhadap Word Engagement Karyawan,” J. Accounting, Manag. Islam. Econ., vol. 1, no. 1, pp. 207–220, 2023, doi: 10.35384/jamie.v1i1.433.
P. Wijaya and T. N. Edwina, “Pengaruh Work Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Work Engagement Karyawan,” Buku Abstr. Semin. Nas., no. April, pp. 243–250, 2021.
E. Susanto, Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Publik. Yogyakarta: Andi Offset, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andri A, Almasdi Almasdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















