Penerapan Nilai Kerakyatan Pancasila dalam Menangkal Polarisasi Opini di Media Sosial

Authors

  • William Victorio Universitas Tarumanagara
  • Raja Oloan Tumanggor Universitas Tarumanagara
  • Bintang Maharani Universitas Tarumanagara
  • Nadya Isfahany Pasya Universitas Tarumanagara
  • Grace Angel Universitas Tarumanagara
  • Yoga Pangestu Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3432

Keywords:

Polarisasi Opini, Media Sosial, Echo Chamber, Filter Bubble, Pancasila, Polarisasi opini, media sosial, echo chamber, filter bubble, Pancasila, kohesi sosial, demokrasi digital, Demokrasi Digital

Abstract

Polarisasi opini di media sosial indonesia semakin menguat akibat algoritma digital yang menciptakan echo chamber dan filter bubble, membatasi keberagaman berbagai perspektif serta memperkuat bias kognitif. Fenomena ini mengancam kohesi sosial dan mengikis nilai-nilai deliberatif yang sudah menjadi ciri khas demokrasi indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji relevansi sila keempat pancasila, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sebagai kerangka normatif dalam meredam polarisasi digital. Analisis dilakukan terhadap literatur terkini yang akan membahas pengaruh algoritma, fragmentasi identitas, dan perilaku kewargaan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip musyawarah dan kebijaksanaan dalam Pancasila dapat mendorong dialog inklusif, mereduksi konflik Title Author identitas, serta memperkuat ketahanan nasional. Selain itu, literasi digital berbasis nilai Pancasila diidentifikasi sebagai strategi penting dalam menghadapi polarisasi, dengan menekankan sinergi antara kebijakan publik, tata kelola platform, pendidikan, dan partisipasi masyarakat. Melalui internalisasi nilai etis dan tanggung jawab sosial dalam praktik digital, Indonesia berpeluang membangun demokrasi yang deliberatif dan inklusif di tengah disrupsi teknologi. Secara keseluruhan, penerapan nilai kerakyatan Pancasila secara kontekstual dalam ruang digital bukan hanya menjadi solusi normatif terhadap polarisasi opini, tetapi juga fondasi strategis dalam membangun demokrasi indonesia yang lebih inklusif, berkeadaban, dan tangguh menghadapi tantangan era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, H., & Akmaluddin, A. (2023). Penerapan nilai-nilai musyawarah mufakat dalam era digital: Analisis konflik sosial media berdasarkan perspektif Pancasila. Civilia, 2(3), 45–56. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/civilia/article/view/2359/2155

Bail, A., et al. (2018). Exposure to opposing views on social media can increase political polarization. Proceedings of the National Academy of Sciences, 115(37), 9216–9221. https://doi.org/10.1073/pnas.1804840115

Chaerudin, R. (2025, September 11). Polarisasi media sosial dan literasi kritis di Indonesia. Tandaseru. https://www.tandaseru.com/2025/09/11/polarisasi-media-sosial-dan-literasi-kritis-di-indon esia/

Cinelli, M., et al. (2021). The echo chamber effect on social media. Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(9), e2023301118. https://doi.org/10.1073/pnas.2023301118

GoodStats. (2025, May 13).Indonesia Digital Report 2025: Social media use. GoodStats. https://goodstats.id/publication/indonesia-digital-report-2025-social-media-use-9yFMD

Gorwa, R. (2019). What is platform governance? Information, Communication & Society, 22(6), 854–871. https://doi.org/10.1080/1369118X.2019.1573914

Guess, M., et al. (2020). A digital media literacy intervention increases discernment between mainstream and false news in the United States and India. Proceedings of the National Academy of Sciences, 117(27), 15536–15545. https://doi.org/10.1073/pnas.1920498117

Jain, M. S., Marbun, L. I. F., Sembiring, K. N. A., Nurieka, I. A., & Amren, H. (2024). Pengaruh media sosial terhadap demokrasi Pancasila. Journal of Science and Social Research, 7(1), 112–120. https://jurnal.goretanpena.com/index.php/JSSR/article/view/2154/1298

Metzler, J., & Garcia, M. (2024). Social drivers and algorithmic mechanisms on digital media. Perspectives on Psychological Science, 19(5), 735–748. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37466493/

Nisa, N. H. (2023). Refleksi kritis terhadap relevansi Pancasila di era disrupsi digital. Advances of Social Science and Government Journal, 4(2), 55–68. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/AoSSaGCJ/article/view/3064

Title Author Purboyo, M. G., Junaidi, J., Amriwan, A., & Jurusan Sosiologi. (2024). Eskalasi partisanship politik dalam pembentukan polarisasi pada masyarakat digital (Studi pada platform media sosial TikTok). https://jurnalsosiologi.fisip.unila.ac.id/index.php/jurnal/article/view/1220

Rahayu, F., & Nugraha, A. (2024). Filter bubble dan echo chamber: Pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi mahasiswa Universitas Lampung. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(1), 45–60.

Ramlan, A., et al. (2025). Penjiwaan nilai hari lahir Pancasila 2025: Memperkokoh ideologi Pancasila dalam pembangunan demokrasi pasca Pemilu dan Pilkada 2024. KPU Kabupaten Sekadau. https://kab-sekadau.kpu.go.id/blog/read/penjiwaan-nilai-hari-lahir-pancasila-2025

Sihura, G. L., Tricia, E., Novianti, H., Angraeni, T., Fransisca, & Dariyo, A. (2024). Pemahaman gen Z terhadap demokrasi Pancasila di era digital. Artikel Ilmiah Humaniora, Universitas Tarumanagara Jakarta. Törnberg, P. (2022). How digital media drive affective polarization through partisan sorting. Proceedings of the National Academy of Sciences, 119(42), e2207159119. https://doi.org/10.1073/pnas.2207159119

Wulandari, V. (2021). Pengaruh algoritma filter bubble dan echo chamber terhadap perilaku penggunaan internet. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 17(2), 101–115. https://jurnal.ugm.ac.id/v3/BIP/article/view/423

Downloads

Published

10-11-2025

How to Cite

[1]
W. Victorio, R. O. Tumanggor, B. Maharani, N. I. Pasya, G. Angel, and Y. Pangestu, “Penerapan Nilai Kerakyatan Pancasila dalam Menangkal Polarisasi Opini di Media Sosial ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 581–586, Nov. 2025.