Peran Pancasila dalam UU ITE untuk Menangkal Hoaks dan Polarisasi Digital Gen Z

Authors

  • Bernadus Dewanto bernad Universitas Ngudi Waluyo
  • Hani Irhamdessetya Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3389

Keywords:

Pancasila, Polarisasi Digital, Generasi Z, Berita Hoax, Informasi

Abstract

Pada pembahasan ini bertujuan memberikan himbauan supaya menanggulangi penyebaran berita hoax dan polarisasi digital sesuai peran Pancasila pada UU ITE khususnya untuk kalangan generasi Z, bisa juga untuk masyarakat umum bahkan anak anak juga. Jenis metode penelitian menggunakan metode studi kepustakaan. Metode ini dipilih karena memungkinkan penulis menganalisis berbagai sumber literatur seperti buku, artikel, jurnal, dan peraturan perundang-undangan terkait. Pengumpulan data secara kualitatif. Pada pembahasan ini terdapat beberapa aspek yang menyebabkan penyebaran berita hoax dan polarisasi digital khususnya di politik, salah satu penyebabnya ialah minimnya literasi Masyarakat dalam membaca berita dan langsung diterima saja dan itu juga terkadang disebarkan oleh generasi Z maka terjadi polarisasi digital. Maka dari itu upaya penerapan Pancasila untuk menanggulangi penyebaran berita hoax dan polarisasi digital salah satunya Meningkatkan literasi digital melalui pendidikan yang didasarkan pada nilai Pancasila di sekolah dan tempat pendidikan lainnya. Terdapat sanksi juga jika melanggarnya yang tertulis pada UU ITE diantaranya Pasal 28 Ayat (1) UU ITE mengatur penyebaran informasi bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik. Pasal 28 Ayat (2) UU ITE mengatur penyebaran informasi yang bersifat menghasut atau memengaruhi orang lain sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Pasal 28 Ayat (3) UU ITE mengatur penyebaran informasi bohong yang diketahui memuat pemberitahuan bohong dan menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditya, R., Haslan, M. M., & Yuliatin. (2025). GENERASI Z DAN PANCASILA: MENGHADAPI TANTANGAN MORAL DI DUNIA MAYA Sawaludin. Pendidikan Sosial Keberagaman, 6(1), 33–42. https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v12i1.486

Assyifa, F., Valencia, Z. A., Wiranggana, M., Sarmitha, J., Samudera, K., Andriarti, A., & Lestari, A. F. (2024). GENIUS: Upaya Memberantas Hoaks di Kalangan Generasi Z. ARUNIKA: Bunga Rampai Ilmu Komunikasi, 03(01), 33–45. https://doi.org/10.36782/arunika.v3i01.395

Astien Yohana Jelita Bolu, Maria Yuliana Panie, Yulsy Marselina Nitte, Felisia Alfrida Wardana Jemadu, Jecklien Ivanka Rihi, Shema Thesalonica Tanu, Pia Marcella Rohi Ke, T. A. R. P. (2025). DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESADARAN BERKONSTITUSI DI KALANGAN GEN-Z DI SMA KRISTEN GENERASI UNGGUL KUPANG THE. Jurnal PEDAMAS, 3(1), 1084–1088. https://pekatpkm.my.id/index.php/JP/issue/view/15

Dedi Prasetyo Wibowo, S. (2024). AKIBAT HUKUM BAGI PELAKU PENYEBARAN INFORMASI PALSU (HOAX) BERDASARKAN UU ITE. Jurnal Kajian Hukum Dan Keadilan, 3(1), 45–59. https://doi.org/https://doi.org/10.08221/lexlaguens.v3i1.96

Faizatun Naila, Rohiman, Siti Alya Zahra, M. P. (2025). Pancasila Sebagai Solusi Tantangan Keberagaman Di Era Digital. 1(1), 149–154. http://onlinejournal.penacceleration.com/index.php/jhn Pancasila

Haidarrani, A., Hairani, J., Mubarokah, W., & Sulistianingsih, D. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Forward Berita Hoax: Telaah dalam Perspektif Undang-Undang ITE. Hukum Dan Politik Dalam Berbagai Perspektif, 3(1), 76–120.

Herlina, I., Suryatman, A. G., Aditya, T., & Kosasih, A. (2024). Pentingnya Literasi Digital Bagi Pemilih Pemula Dalam Menyikapi Berita Hoax di Media Sosial Pada Pilpres 2024 ( Studi Di Kampus UMT ). 4.

Iqbal Asnawi, M., Fitriani, R., Syafrina Tala, W., Aikel Primsa Tarigan, J., Maulana Daffa, T., & Habibi, W. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Keterlibatan Politik Generasi Z dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024. 4(1), 99–106. https://doi.org/https://doi.org/10.56128/jkih.v4i3.399

Komara, D. A., & Widjaya, S. N. (2024). Memahami Perilaku Informasi Gen-Z dan Strategi Melawan Disinformasi: Sebuah Tinjauan Literatur Penggunaan Media Sosial. Jurnal Pustaka Ilmiah, 10(2), 155. https://doi.org/10.20961/jpi.v10i2.85775

Laudya, D. S., Siahaan, P. G., Purba, N. R., Giawa, R. F. A., Manurung, R. C., Putri, F. yulia, Nasution, I. M., & Saragih, Y. B. (2025). Dampak Polarisasi Media Sosial Terhadap Hak Kelompok Minoritas Dalam Menyampaikan Pendapat. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 1544–1550. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.705

Nabila Fitri Gunawan, Nabila Inita Zahra, S. H. (2025). INTEGRASI HUKUM DAN ETIKA DIGITAL: KONTROL SOSIAL TERHADAP PERILAKU NETIZEN DI MEDIA SOSIAL Nabila. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(1), 383–393. https://wikep.net/index.php/SALOME/article/view/185

Rizqi. (2025). POLITIK POST-TRUTH DI TIKTOK: DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU POLITIK MAHASISWA GENERASI Z. 2(1), 3174–3178. https://jicnusantara.com/index.php/jicn

Septian, E., & Wulandari, S. (2024). GERAKAN POLITIK CERDAS: MEMBANGUN LITERASI POLITIK DENGAN PARTISIPASI GENERASI Z DALAM PEMILU 2024 Esa. 50(1), 147–161. https://doi.org/10.55981/jmi.2024.8703

Downloads

Published

14-11-2025

How to Cite

[1]
B. D. bernad and H. Irhamdessetya, “Peran Pancasila dalam UU ITE untuk Menangkal Hoaks dan Polarisasi Digital Gen Z”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 902–908, Nov. 2025.