Representasi Toleransi Antarumat Beragama dalam Film “Berebut Jenazah”
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3346Keywords:
Toleransi Beragama, Semiotika Charles Sanders Peirce, Representasi, Film Berebut JenazahAbstract
Penelitian ini mengkaji representasi toleransi beragama dalam film Indonesia Berebut Jenazah dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini mengisahkan konflik seputar pemakaman Naomi, seorang perempuan muda yang berasal dari keluarga dengan latar belakang Muslim dan Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana film tersebut merepresentasikan nilai-nilai toleransi antarumat beragama serta menafsirkan makna yang terkandung di balik tanda-tanda visual dan audio yang digunakan. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan mendalam terhadap film dan penelaahan literatur yang relevan. Analisis semiotika difokuskan pada tiga elemen utama, yakni representamen, objek, dan interpretan, guna memahami makna simbolik yang muncul dalam narasi film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berebut Jenazah menampilkan nilai toleransi beragama melalui dialog yang terbuka, sikap saling menghormati, serta penyelesaian konflik secara musyawarah dan kolaboratif antara tokoh-tokoh dari latar agama berbeda. Unsur visual seperti simbol keagamaan, ruang ibadah bersama, serta ekspresi gestur yang penuh empati menjadi penanda penting yang menyampaikan pesan persaudaraan dan perdamaian universal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Berebut Jenazah tidak hanya berfungsi sebagai karya seni dan hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengajarkan pentingnya penghargaan terhadap keberagaman, memperkuat semangat kebhinekaan, serta menumbuhkan kesadaran untuk hidup berdampingan secara harmonis dalam masyarakat multikultural Indonesia masa kini.
Downloads
References
Adelman, L., Verkuyten, M., & Yogeeswaran, K. (2022). Distinguishing active and passive outgroup tolerance: Understanding its prevalence and the role of moral concern. Political Psychology, 43(4), 731–750. https://doi.org/10.1111/pops.12790
Akhya, Z., & Mubarok, A. L. (2025). Dalam program Login YouTube Deddy Corbuzier (Analisis semiotika Charles Sanders Pierce). Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, 112.
Arifin, S. (2019). Toleransi sejati: Teori dan praktik pendidikan agama Islam. Mataram: CV Sanabil.
Ariqqa, A. T. S., & Harahap, S. (2023). Representasi nilai toleransi antar umat beragama dalam film My Name Is Khan karya Karan (Analisis semiotika Charles Sanders Pierce). Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA), 4(1), 1660–1668.
Arman, D. (2020). Agama, ritual dan konflik: Suatu upaya memahami konflik internal umat beragama di Indonesia. Kemendikbud, Riset, dan Teknologi Deretoral Jendral Kebudayaan. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpkw4/agama-ritual-dan-konflik-suatu-upaya-memahami-konflik-internal-umat-beragama-di-indonesia/
Chalid, I. (2023). Transmigrasi: Dari diferensiasi ke kohesi sosial (Cet. ke-1). Yogyakarta: CV Budi Utama.
Dewanto, D. A. (2023). Representasi toleransi beragama dalam film Ajari Aku Islam [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang].
Hendrawan, T. (2025). Film Berebut Jenazah yang dibintangi Adhisty Zara tuai kritik menjelang tayang, ternyata genre ini. Hops.id. https://www.hops.id/hot/29414549210/film-berebut-jenazah-yang-dibintangi-adhisty-zara-tuai-kritik-menjelang-tayang-ternyata-genre-ini
Indrawan, J., & Putri, A. T. (2022). Analisis konflik Ambon menggunakan penahapan konflik Simon Fisher. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 4(1), 12. https://doi.org/10.24198/jkrk.v4i1.36608
Khumaeroh, D., & Sakinah, M. N. (2025). Peirce's triadic model of sign on Tempo Digital Newspaper Cover 21st October 2024 edition. Acuity, 10(2), 288–295. https://doi.org/10.35974/acuity.v10i2.3780
Laksana, F. (2025). Contoh konflik antar agama di masyarakat Indonesia beserta penjelasannya singkat. Mamikos. https://mamikos.com/info/contoh-konflik-di-masyarakat-beserta-cara-penyelesaiannya-pljr/#google_vignette
Masdiana. (2021). Analisis semiotika pesan toleransi dalam film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1, 85.
Muhammadiyah, M. (2025). Dynamics of interreligious relations in Indonesian film works: A semiotic and narrative analysis. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2, 1–10.
Muzamil, M. Y. (2023). Representasi toleransi di balik film pendek Google Ngulik Ramadhan “Satu dalam Kita” (Analisis semiotika Charles Sanders Peirce). Jurnal Ilmu Komunikasi, 105.
Nawawi, M. K., & Yuwita, N. (2023). Pesan toleransi dalam film Tengah karya Pondok Pesantren Walisongo (Tinjauan teori semiotika Charles Sanders Pierce). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 1(3), 60–70.
Peirce, S., Senoprabowo, A., Muqoddas, A., & Universitas Dian Nuswantoro. (2025). A comparative study of the concept of religious tolerance in Indonesian commercial advertisements using Charles Sanders Peirce’s semiotic analysis. Vol. 24(1), 21–52.
Ramli, H., & Hadari. (2024). Konsep doa mustajab dalam Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, 9(2), 66–71. https://doi.org/10.37567/al-muttaqin.v9i2.2624
Restika, D. (2025). Nilai-nilai toleransi beragama dalam film. Ilmu Agama.
Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. https://doi.org/10.37252/jqs.v2i2.342
Sosial, & Sejarah. (2023). 4 contoh konflik antar agama yang pernah terjadi di Indonesia. Kumparan. https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/4-contoh-konflik-antar-agama-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-20yvblqa43w/full
Sumarni. (2025). Ternyata bukan horor, judul film Berebut Jenazah tuai kritik. Suara.com. https://www.suara.com/entertainment/2025/02/13/093027/ternyata-bukan-horor-judul-film-berebut-jenazah-tuai-kritik#goog_rewarded
Taufik Rizqi Pristiawan, & Yusmawat. (2024). Representasi toleransi antar umat beragama dan pluralisme dalam film Kos-Kosan. Jurnal Unpak, 30, 63.
Xue, B., Wang, Z., Liu, Y., & Song, Y. (2024). Faith in frames: Unveiling therapeutic narratives in religion-related cinema through computational analysis. Frontiers in Public Health, 12(May). https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1385379
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rika Asmarita, Muslimin Muslimin, Anang Walian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















