Kajian Teknologi dan Metode Penambangan Ramah Lingkungan untuk Sumber Daya Mineral yang Tidak Terbarukan

Authors

  • kasmira kasmira Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3192

Keywords:

Hidro-Metalurgi, Teknologi, Logam Mulia, Mineral, Penambangan

Abstract

Industri pertambangan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian global dengan menyuplai bahan baku bagi berbagai sektor industri. Namun, kegiatan pertambangan, khususnya untuk sumber daya mineral yang tidak terbarukan seperti batu bara dan logam mulia, menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan, termasuk degradasi lahan, pencemaran air, dan kerusakan ekosistem. Oleh karena itu, pengembangan teknologi dan metode penambangan yang ramah lingkungan menjadi sangat penting untuk meminimalkan dampak tersebut, sambil tetap mempertahankan keberlanjutan produksi mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai teknologi dan metode penambangan yang ramah lingkungan, serta efektivitasnya dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara dengan ahli, serta observasi lapangan pada lokasi penambangan yang telah menerapkan teknologi ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa teknologi seperti penambangan bawah tanah dan penggunaan sistem hidro-metalurgi terbukti dapat mengurangi kerusakan lingkungan. Penambangan bawah tanah dapat mengurangi degradasi lahan dan kerusakan vegetasi, sementara hidro-metalurgi menawarkan solusi yang lebih efisien dengan menghasilkan limbah yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional. Meskipun demikian, penerapan teknologi ini menghadapi sejumlah tantangan, seperti biaya investasi yang tinggi, regulasi yang belum memadai, serta kurangnya pengetahuan dan keahlian di lapangan. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah memberikan insentif kepada perusahaan pertambangan yang mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

L. Rendón-Castrillón, M. Ramírez-Carmona, C. Ocampo-López, and L. Gómez-Arroyave, “Bioleaching techniques for sustainable recovery of metals from solid matrices,” Sustainability, vol. 15, no. 13, p. 10222, 2023, doi: 10.3390/su151310222.

V. V. Ranade and L. J. Broadbelt, “ Welcome to Volume 3 of ACS Engineering Au ,” ACS Eng. Au, vol. 3, no. 1, pp. 1–2, 2023, doi: 10.1021/acsengineeringau.3c00001.

A. E. K. Saidi, R. El Khawaja, and D. C. Boffito, “A review of traditional and intensified hydrometallurgy techniques to remove chromium and vanadium from solid industrial waste,” ACS Eng. Au, 2023, doi: 10.1021/acsengineeringau.3c00046.

L. Rendón-Castrillón, M. Ramírez-Carmona, C. Ocampo-López, and L. Gómez-Arroyave, “Bioleaching Techniques for Sustainable Recovery of Metals from Solid Matrices,” Sustain., vol. 15, no. 13, 2023, doi: 10.3390/su151310222.

A. Upadhyay, T. Laing, V. Kumar, and M. Dora, “Exploring barriers and drivers to the implementation of circular economy in the mining industry,” Resour. Policy, vol. 74, p. 102037, 2021, doi: 10.1016/j.resourpol.2021.102037.

P. Kinnunen, M. Karhu, E. Yli-Rantala, P. Kivikyto-Reponen, and J. Mäkinen, “A review of circular economy strategies for mine tailings,” Clean. Eng. Technol., vol. 8, p. 100499, 2022, doi: 10.1016/j.clet.2022.100499.

C. Cacciuttolo, P. Valenzuela, F. Valverde, and M. Pino, “The implementation of dry stacking of filtered tailings in the Norte de Chile district: Current status and future challenges,” Minerals, vol. 13, no. 11, p. 1445, 2023, doi: 10.3390/min13111445.

C. C. Furnell, “Dewatered and stacked mine tailings: A review,” ACS ES&T Eng., 2022, doi: 10.1021/acsestengg.1c00480.

M. Ortega-Tong, F. Ponce-Canchumani, and P. Guagliardo, “In situ recovery of copper: Identifying mineralogical controls using X-ray computed tomography and microfluidics,” ACS ES&T Eng., 2023, doi: 10.1021/acsestengg.2c00404.

R. Wang, T. J. Senden, and R. Snieder, “Modelling in-situ recovery (ISR) of copper at the Kapunda mine,” Miner. Eng., vol. 186, p. 107752, 2022, doi: 10.1016/j.mineng.2022.107752.

A. Benoutman et al., “Phytochemical Composition, Antioxidant and Antifungal Activity of Thymus capitatus, a Medicinal Plant Collected from Northern Morocco,” Antibiotics, vol. 11, no. 5, 2022, doi: 10.3390/antibiotics11050681.

Y. Jiao, C. Zhang, P. Su, Y. Tang, Z. Huang, and T. Ma, “A review of acid mine drainage: Formation mechanism, treatment technology, typical engineering cases and resource utilization,” Process Saf. Environ. Prot., vol. 170, pp. 1240–1260, 2023, doi: 10.1016/j.psep.2022.12.083.

C. Wang, “A review of passive acid mine drainage treatment by permeable reactive barriers (PRB),” Environ. Res., vol. 246, p. 118545, 2024, doi: 10.1016/j.envres.2024.118545.

N. Okada, “Optimizing multi-spectral ore sorting incorporating microwave irradiation for mineral processing,” Sci. Rep., vol. 14, p. 62166, 2024, doi: 10.1038/s41598-024-62166-0.

B. Marmiroli, S. Venditti, F. Gori, and M. Zimek, “Life cycle assessment in mineral processing—A review of the role of flotation,” Int. J. Life Cycle Assess., vol. 27, no. 1, pp. 62–81, 2022, doi: 10.1007/s11367-021-02005-w.

Downloads

Published

23-10-2025

How to Cite

[1]
kasmira kasmira, “Kajian Teknologi dan Metode Penambangan Ramah Lingkungan untuk Sumber Daya Mineral yang Tidak Terbarukan”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 8160–8165, Oct. 2025.