Peran Klinik Gigi Rezki Husada dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Pelayanan Kesehatan Gigi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3178Keywords:
Kualitas Hidup, Pelayanan Kesehatan Gigi, Klinik Gigi, Masyarakat, Rezki HusadaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Klinik Gigi Rezki Husada dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan pelayanan kesehatan gigi yang profesional, humanis, serta berorientasi pada pencegahan penyakit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan tenaga medis, pasien, dan pengelola klinik, observasi langsung terhadap proses pelayanan, serta studi dokumentasi yang meliputi laporan kegiatan, data kunjungan pasien, dan arsip penyuluhan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik Gigi Rezki Husada memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Klinik ini tidak hanya memberikan layanan kuratif, seperti penambalan, pencabutan, dan pembersihan gigi, tetapi juga melaksanakan berbagai kegiatan promotif dan preventif, antara lain penyuluhan kesehatan gigi di sekolah, pemeriksaan berkala, serta program bakti sosial bagi masyarakat kurang mampu. Dampak yang dihasilkan mencakup peningkatan kesejahteraan fisik dan psikologis masyarakat, penurunan angka kasus penyakit gigi dan mulut, serta terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pelayanan yang berkualitas, ramah, dan berorientasi pada edukasi turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan lokal. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan Klinik Gigi Rezki Husada berperan penting dalam memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Ariani, D., & Hidayat, R. (2020). Analisis Kepuasan Pasien terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Klinik Swasta Kota Bandung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 115–124. https://doi.org/10.31227/osf.io/x2b7n
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Depkes RI. (2019). Pedoman Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ernawati, E., Ula, Z., Muthoharoh, B. L., Saad, R., Devin, D., Wati, I., & Rahmat, R. A. (2025). Post-Delivery Recovery Until All Women’s Reproductive Organs Recover After Delivery (Postpartum Period 6 - 8 Weeks) Regarding Knowledge Of Umbilical Cord Care In Postpartum Mothers. International Journal of Health Sciences, 3(2), 217–224. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i2.645
Idris, I., Pannyiwi, R., Ula, Z., & Singga, S. (2023). Provision of Clean Water Facilities with the Insidence of Diarrhea in the Ujung Pandang Baru Health Center Working Area. International Journal of Health Sciences, 1(4), 576–588. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.186
Kemenkes RI. (2021). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Locker, D. (1988). Measuring Oral Health: A Conceptual Framework. Community Dental Health, 5(1), 3–18.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Pender, N. J. (2011). Health Promotion in Nursing Practice (6th ed.). Pearson Education.
Putri, M., Pannyiwi, R., Nurhaedah, N., Treasa, A. D., Leli, L., & Lubis, H. (2025). Abnormal Skin Conditions (Skin Disorders) in Babies Aged 0-12 Months Regarding the Use of Tools to Maintain the Cleanliness and Comfort of Babies (Baby Diapers) And Mother’s Behavior In Tangkil Village. International Journal of Health Sciences, 3(1), 102–110. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i1.598
Rahmawati, N. (2019). Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi terhadap Perubahan Perilaku Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Sleman. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(1), 45–53.
Sari, P. A., & Nugroho, T. W. (2020). Hubungan Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien di Klinik Kesehatan Masyarakat. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(3), 220–230.
Susanto, A., & Lestari, M. (2021). Persepsi Pasien terhadap Pelayanan Dokter Gigi dan Hubungannya dengan Kepuasan Pasien. Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu, 13(1), 33–40.
Suwandi, R., & Fitriani, E. (2022). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut di Komunitas. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 17(2), 102–110.
WHO. (1997). Measuring Quality of Life: The World Health Organization Quality of Life Instruments (WHOQOL). Geneva: World Health Organization.
Wijayanti, L. (2022). Determinants of Oral Health Behavior in Rural Communities of Indonesia. Indonesian Journal of Public Health, 17(1), 55–63. https://doi.org/10.20473/ijph.v17i1.2022
Yuliani, F., & Hartono, B. (2020). Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi di Masyarakat Perkotaan. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(2), 87–95.
Zulkarnain, Z., Magfirah, F., Annisa, N., Wijaya, A., Rapiuddin, R. A., Nurhaedah, N., & Rapang, Y. (2025). Makanan Bergizi Untuk Senyum Ceria: Edukasi Gizi Dan Kesehatan Gigi Pada Remaja Di Desa Bilalang Kabupaten Gowa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 796–803. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.809
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulkarnain Zulkarnain, Muhammad Syukur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















