Evaluasi Kinerja Permeable Reactive Barrier Anaerobik dalam Pengolahan Air Asam Tambang Skala Pilot: Efektivitas dan Tantangan dalam Penyisihan Mangan

Authors

  • Hendra Sani Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3150

Keywords:

Air Asam Tambang, Permeable Reactive Barrier, Sulfate-Reducing Bacteria, Mangan, Remediasi Pasif

Abstract

Air Asam Tambang (AAT) merupakan salah satu sumber pencemar utama di wilayah pertambangan yang mengandung pH rendah serta konsentrasi tinggi sulfat dan logam terlarut. Penelitian ini mengevaluasi kinerja Permeable Reactive Barrier (PRB) anaerobik pada skala pilot dalam pengolahan AAT di lokasi tambang PT. X, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, selama 12 bulan. Sistem PRB ini menggunakan campuran serpihan kayu, batu kapur, dan pupuk kandang sebagai media reaktif. Parameter yang dianalisis meliputi pH, TDS, besi (Fe), sulfat (SO₄²⁻), dan mangan (Mn), dengan hasil pengukuran menggunakan pH-meter, Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), serta ion chromatography. Hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan pH dari 3,8 ± 0,3 menjadi 6,7 ± 0,5, penurunan TDS sebesar 28%, pengurangan Fe sebesar 89%, dan pengurangan SO₄²⁻ sebesar 65%. Meskipun demikian, pengurangan Mn relatif kecil, hanya 14% dan tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa PRB anaerobik efektif dalam menetralkan AAT dan mengurangi logam berat tertentu, terutama Fe dan SO₄²⁻, namun tidak efektif dalam mengendalikan Mn. Penelitian ini menyarankan desain PRB hybrid yang menggabungkan proses anaerobik dan aerobik untuk meningkatkan efisiensi penghilangan Mn. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami lebih dalam mekanisme biogeokimia dan mikrobiologi yang terlibat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi mitigasi AAT yang lebih berkelanjutan dan efisien di kawasan tropis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

H. Sani and S. Syamsuddin, “Konflik Penambangan Nikel di Raja Ampat: Analisis Etika Lingkungan dan Rekayasa Pertambangan untuk Konservasi Berkelanjutan,” RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 2, pp. 3453–3461, 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i2.1041.

D. B. Johnson and K. B. Hallberg, “Acid mine drainage remediation options: a review,” Sci. Total Environ., vol. 338, no. 1–2, pp. 3–14, 2005, doi: 10.1016/j.scitotenv.2004.09.002.

P. L. Younger, “Mine water pollution in Scotland: nature, extent and preventative strategies,” Sci. Total Environ., vol. 294, no. 1–3, pp. 163–183, 2002, doi: 10.1016/S0048-9697(02)00061-9.

O. Gibert, J. de Pablo, J. L. Cortina, and C. Ayora, “Treatment of acid mine drainage by sulphate-reducing bacteria using permeable reactive barriers: a review,” Miner. Eng., vol. 15, no. 5, pp. 423–430, 2002, doi: 10.1016/S0892-6875(02)00064-9.

C.-M. Neculita, G. J. Zagury, and B. Bussière, “Passive treatment of acid mine drainage in bioreactors using sulphate-reducing bacteria: critical review and research needs,” J. Environ. Qual., vol. 36, no. 1, pp. 1–16, 2007, doi: 10.2134/jeq2006.0066.

C. J. Gandy and P. L. Younger, “Geochemical modelling of manganese attenuation in mine water treatment systems,” Mine Water Environ., vol. 22, no. 4, pp. 190–200, 2003, doi: 10.1007/s10230-003-0024-1.

J. Skousen, C. E. Zipper, A. Rose, and others, “Review of passive systems for acid mine drainage treatment,” Mine Water Environ., vol. 36, pp. 133–153, 2017, doi: 10.1007/s10230-016-0417-1.

I. S’anchez-Andrea and others, “Passive multi-unit field-pilot for acid mine drainage remediation,” J. Hazard. Mater., vol. 413, p. 125407, 2021, doi: 10.1016/j.jhazmat.2021.125407.

M. A. Robinson-Lora and R. A. Brennan, “Anaerobic precipitation of manganese and co-existing metals in mine impacted water treated with crab shell-associated minerals,” Appl. Geochemistry, vol. 26, no. 5, pp. 853–862, 2011, doi: 10.1016/j.apgeochem.2011.02.006.

S. M. Riekert, R. J. Winston, and L. E. Burris, “Pervious concrete for treatment of acid mine drainage: Neutralization of pH and removal of dissolved iron, aluminum, manganese, and copper,” J. Environ. Manage., vol. 375, p. 124188, 2025, doi: 10.1016/j.jenvman.2025.124188.

Z. Liang-Tong, Z. Li, Y. Yuqing, H. Na, and B. Bate, “Investigation of aqueous Fe(III) and Mn(II) removal using dolomite as a permeable reactive barrier material,” Environ. Technol., vol. 44, no. 14, pp. 2039–2053, 2023, doi: 10.1080/09593330.2021.2020340.

R. Anungstri, H. T. B. M. Petrus, and A. Prasetya, “Removal of Sulphate and Heavy Metals from Acid Mine Drainage using Permeable Reactive Barrier Technique,” in IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 2022, p. 12059. doi: 10.1088/1755-1315/1065/1/012059.

S. G. Benner, D. W. Blowes, and C. J. Ptacek, “Long-term performance of a passive barrier for mine drainage treatment at the Nickel Rim mine site, Sudbury, Ontario,” Water Resour. Res., vol. 35, no. 9, pp. 2721–2732, 1999, doi: 10.1029/1999WR900148.

Downloads

Published

24-10-2025

How to Cite

[1]
H. Sani, “Evaluasi Kinerja Permeable Reactive Barrier Anaerobik dalam Pengolahan Air Asam Tambang Skala Pilot: Efektivitas dan Tantangan dalam Penyisihan Mangan”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 8221–8226, Oct. 2025.