Analisis Kualitas RDF dengan Bahan Baku Sampah Anorganik dalam Pemenuhan Parameter Fisik Berdasarkan SNI 01-6235-2000 (Studi Kasus : TPS 3R Kedung Cowek)

Authors

  • Nadhira Putri Amalia Firdaus Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Praditya Sigit Ardisty Sitogasa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3053

Keywords:

RDF, Sampah Anorganik Multilayer, TPS 3R Kedung Cowek, Parameter Fisik RDF

Abstract

Sampah anorganik semakin bertambah dan menjadi permasalahan di daerah perkotaan. Menggunakan sampah anorganik terutama jenis plastik multilayer sebagai bahan baku Refuse Derived Fuel (RDF) adalah salah satu cara alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA. Penelitian ini menggunakan plastik multilayer sebagai bahan dasar karena memiliki kandungan energi yang besar dan kadar air yang rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa RDF dari plastik multilayer dengan perekat tapioka dan tanah liat memiliki nilai kalor ≥ 5.000 kcal/kg ini sesuai dengan SNI 01-6235-2000 yang mengacu pada SNI 8966-2021. Penggunaan plastik multilayer sebagai RDF berpotensi mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan sekaligus menyediakan sumber energi yang dapat terbarukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air RDF berkisar antara 0,33-0,90%. Nilai terendah didapatkan saat menggunakan tanah liat yang cepat kering dan tidak mudah menyerap air. Kadar abu RDF berada di antara 2,02-14,63%, dengan tanah liat cenderung meningkatkan kadar abu karena sifat mineraliknya. Kadar volatile matter berkisar antara 0,53-0,99%, dan nilai lebih tinggi diperoleh dari penggunaan tapioka karena kandungan organiknya. Secara umum, jenis dan jumlah bahan perekat memengaruhi kualitas RDF yang dihasilkan. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan perekat yang tepat sangat penting untuk menentukan karakteristik RDF, terutama dalam mencapai kadar air rendah, kadar abu yang optimal serta kandungan volatile yang mendukung nilai kalor dan potensi energi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbasi. (2020). “Characterization of refuse derived fuel (RDF) from municipal solid waste: a case study in an urban area”.

Anonim. (2025). Data TPS 3R Kedung Cowek .

Arena, U. (2012). Process and technological aspects of municipal solid waste gasification. A review. Waste Management, 32(4), 625–639.

Aulia, S. (2024). Evaluasi Kinerja Pengelolaan Sampah di TPS 3R Gunung Anyar, TPS 3R Karang Pilang, dan TPS 3R Kedung Cowek. Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

Bachrul, U. A. (2025). Pengelolaan Sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) Tenggilis, Kota Surabaya.

Demirbas, A. (2017). Pyrolysis of municipal plastic wastes for recovery of gasoline-range hydrocarbons. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis, 79(1), 147–153.

DLH. (2022). Laporan kinerja pengelolaan sampah Kota Palangka Raya tahun 2022 [Laporan tahunan]. Pemerintah Kota Palangka Raya. https://dlh.palangkaraya.go.id/.

DLH. (2024). DLH Makassar optimalkan sembilan TPS3R untuk kurangi sampah ke TPA hingga 200 ton per hari. ANTARA News Makassar. https://makassar.antaranews.com/berita/607669/dlh-makassar-optimalkan-sembilan-tps3r-untuk-kurangi-sampah.

Endang Suhendi, H. H. (2023). Characteristics of Refuse-Derived Fuel (RDF) at The Waste Processing Facility (WPF) of The Faculty of Engineering, Untirta.

Fitriani, A. R. (2022). Analisis karakteristik sampah organik dan anorganik di Kota Baubau (Kelurahan Tomba). Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 24(2), 100–108. https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sipil/article/view/1003.

Harpi, H. (2023). Evaluasi Program TPS 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) di Pasar Baru Baserah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(1), 228-238.

Indonesia, K. L. (2000). Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-6235-2000: Pengujian dan Pengukuran Kadar Air, Zat Mudah Menguap, dan Kadar Abu pada Bahan Bakar Padat. Jakarta: BSN.

Kehutanan., K. L. (2021). Rencana Aksi Nasional Pengelolaan Sampah 2020–2025. Jakarta: KLHK.

KLHK. (2021). Studi potensi pemanfaatan refuse derived fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif industri semen dan pembangkit listrik [Laporan kajian nasional]. Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, KLHK. https://perpustakaan.klhk.go.id/.

Made Widiadnyana Wardiha, P. S. (2013). Pengelolaan sampah terpadu berbasis 3r di kawasan. (Studi Kasus: Werdhapura Village Center, Kota Denpasar, Provinsi Bali).

Naufa, N. A. (2023). Pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos di Desa Sumbersari. An-Nizam, 2(1), 175-182.

Niu, Y. T. (2016). Ash-related issues during biomass and coal co-firing: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 53, 1202–1229.

Nurhayati, S. P. (2022). Analisis emisi gas buang dari pembakaran RDF berbasis plastik. Jurnal Teknik Lingkungan, 28(2), 115–124.

Phuket, K. R. (2023). Prototype System for Production of Refuse Derived Fuel (RDF-5) from Municipal Solid Waste Using Natural Rubber as Binder. ASEAN Journal of Scientific and Technological Reports, 26(3), 63-71.

Pratama, A. N. (2021). Pemanfaatan Metode Sun Drying dalam Pengolahan Briket Biomassa Sebagai Energi Alternatif. Jurnal Energi dan Lingkungan, 15(2), 45–52.

Pratama, R. L. (2022). Efektivitas metode penjemuran matahari dalam menurunkan kadar air pada bahan bakar RDF. Jurnal Energi Terbarukan Indonesia, 5(1), 40–48.

Putri, R. S. (2021). Analisis nilai kalor RDF berbasis sampah plastik dengan variasi perekat. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 9(1), 22–30.

Rania, M. F. (2019). Analisis potensi refuse derived fuel (rdf) dari sampah pada tempat pembuangan akhir (tpa) di kabupaten Tegal sebagai bahan bakar incinerator pirolisis. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 13(1), 51-59.

Saidur, R. A. (2011). A review on biomass as a fuel for boilers. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 15(5), 2262–2289.

Sari, D. P. (2019). Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Kualitas Briket Sampah Plastik Menggunakan Metode Sun Drying. Jurnal Teknologi Lingkungan, 10(1), 33–40.

Setiawan. (2020). Pemanfaatan sampah plastik multilayer sebagai bahan bakar alternatif RDF. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 12(2), 145–154.

Setiawan, A. &. (2020). Potensi nilai kalor RDF sebagai substitusi energi batubara di industri semen. Jurnal Teknologi Energi, 6(2), 75–83.

SIPSN. (2025). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/.

Sukandar, S. &. (2019). Karakteristik termal RDF dari sampah kota sebagai bahan bakar alternatif. Jurnal Energi dan Lingkungan, 15(1), 33–41.

Suryaningsih, D. W. (2020). Pemanfaatan sampah perkotaan sebagai RDF untuk substitusi energi. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(3), 451–460.

Tamrin, T. (2015). Pengaruh Konsentrasi Perekat Tepung Tapioka Dan Tanah Liat Terhadap Mutu Briket Batu Bara. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 5(3), 134890.

Tejaswini. (2023). Co-combustion of multilayered plastic waste blend with biomass: Thermokinetics and synergistic effect.

Velis, C. A. (2009). Biodrying for mechanical–biological treatment of wastes: A review of process science and engineering. Bioresource Technology, 100(11), 2747–2761.

Wahyudi, S. &. (2020). Analisis Metode Pengeringan Briket dengan Sun Drying untuk Aplikasi Energi Terbarukan. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(3), 112–118.

Widodo, A. &. (2021). Perbandingan metode pengeringan matahari dan oven pada pengolahan biomassa. Jurnal Teknologi Energi Bersih, 4(2), 88–96.

Yuliani, T. S. (2021). Komposisi dan potensi energi sampah anorganik perkotaan. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 13(2), 89-97.

Zamrudy, W. S. (2019). A review of drying technologies for refuse derived fuel (RDF) and possible implementation for cement industry. International Journal of ChemTech Research, 12(01), 307-315.

Downloads

Published

08-10-2025

How to Cite

[1]
N. P. A. Firdaus and P. S. A. Sitogasa, “Analisis Kualitas RDF dengan Bahan Baku Sampah Anorganik dalam Pemenuhan Parameter Fisik Berdasarkan SNI 01-6235-2000 (Studi Kasus : TPS 3R Kedung Cowek)”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 7015–7023, Oct. 2025.