Sistem Pemerintahan Indonesia : Perbandingan UUD 1945 Sebelum dan Sesudah Amandemen
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3031Keywords:
Sistem Pemerintahan, UUD 1945, Amandemen UUD 1945, Presidensial, KonstitusiAbstract
Penelitian ini membahas sistem pemerintahan Indonesia menurut Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebelum dan sesudah amandemen dengan menyoroti pergeseran struktur kekuasaan serta implikasinya terhadap prinsip demokrasi konstitusional. UUD 1945 sebelum amandemen menempatkan Presiden sebagai pusat kekuasaan eksekutif dengan pengaruh yang luas terhadap lembaga legislatif, sehingga sistem presidensial yang dianut cenderung bersifat semu dan membuka peluang bagi praktik otoritarianisme. Setelah empat kali amandemen (1999–2002), sistem pemerintahan Indonesia mengalami transformasi menuju model presidensial yang lebih murni dengan prinsip pemisahan kekuasaan dan mekanisme check and balance yang lebih tegas. Amandemen memperkenalkan pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden, pembatasan masa jabatan, penguatan fungsi DPR, serta pembentukan lembaga baru seperti Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Perubahan ini tidak hanya memperkuat legitimasi demokratis Presiden, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas serta mencegah dominasi kekuasaan eksekutif. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa amandemen UUD 1945 merupakan langkah fundamental dalam mengembangkan sistem presidensial Indonesia menuju pemerintahan yang lebih demokratis, konstitusional, dan berkeadilan. Meskipun demikian, pelaksanaan sistem pemerintahan pasca-amandemen masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketidakseimbangan peran antar lembaga negara, tarik-menarik kepentingan politik antara eksekutif dan legislatif, serta lemahnya budaya politik yang mendukung check and balance secara konsisten. Selain itu, penguatan lembaga yudikatif melalui Mahkamah Konstitusi memunculkan dinamika baru dalam penegakan prinsip konstitusionalisme yang menuntut profesionalisme dan independensi hakim. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat reformasi konstitusi agar sistem pemerintahan presidensial yang dijalankan benar-benar mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial, dan supremasi hukum yang berkelanjutan.
Downloads
References
J. Asshiddiqie, Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2007.
https://simpus.mkri.id/opac/detail-opac?id=6455.
S. Isra, Pergeseran Fungsi Legislasi: Menguatnya Model Legislasi Parlementer dalam Sistem Presidensial Indonesia, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2010. https://books.google.com/books/about/Pergeseran_fungsi_legislasi.html?id=-fDzSAAACAAJ
M. Mahfud M.D., Politik Hukum di Indonesia, Depok: Rajawali Pers, 2020.
https://simpus.mkri.id/opac/detail-opac?id=10372
M. Mietzner, “Elite Collusion in Indonesia: How It Has Both Enabled and Limited Executive Aggrandizement,” The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, vol. 712, no. 1, pp. 223–234, Mar. 2025. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/00027162241309436
“Indonesian constitutional amendment in 4.0 era: Main challenges and future prospect,” Journal of Legal, Ethical and Regulatory Issues, Vol. 23 (Special Issue), 2020.
https://www.abacademies.org/articles/Indonesian-constitutional-amendment-in-4.0-era-main-challenges-and-future-prospect-1544-0044-23-SI-523.pdf. Allied Business Academies
N. M. Nggilu, “Reflection on the Fourth Amendment,” Proceedings / Atlantis Press, 2021.
https://www.atlantis-press.com/article/125962476.pdf
A. Omara and N. Maharani, “Mahkamah Konstitusi Post Judicial Review of the 11/2020 Job Creation Law: Toward Politization of Judiciary?”, Proceedings of ICoLGaS 2023, Atlantis Press, 2023.
https://www.atlantis-press.com/proceedings/icolgas-23/125995652
S. But, “Constitutional Court Decisions on the Judicial Independence of Other Courts in Indonesia,” Constitutional Review (MKRI Journal), 2023.
https://consrev.mkri.id/index.php/const-rev/article/view/922
Reuters, “Indonesia set to ratify changes to controversial top court,” 15 May 2024. https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesia-set-ratify-changes-controversial-top-court-2024-05-15/
Reuters, “Indonesian court ruling casts shadow over integrity of 2024 election,” 17 Oct 2023.
R. Al Izzati et al., “Direct elections and trust in state and political institutions,” Electoral Studies (or related political science journal), 2024.
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0176268024000740. ScienceDirect
“Reflection on the Fourth Constitutional Amendment paradigm,” conference/journal note (2021) — sumber analisis amandemen pasca-1999
https://www.atlantis-press.com/article/125962476.pdf
Oxford Research Encyclopedia, “Politics of Indonesia,” updated Mar. 19, 2025. https://oxfordre.com/politics/display/10.1093/acrefore/9780190228637.001.0001/acrefore-9780190228637-e-2210
“Human Dignity in the Jurisprudence of the Indonesian Constitutional Court,” research article (analytical study), 2021–2022.
https://www.researchgate.net/publication/364051769_Human_Dignity_in_the_Jurisprudence_of_the_Indonesian_Constitutional_Court. ResearchGate
M. Flassy, “Implementation of the Constitutional Court in the Constitutional System of Indonesia,” Petita Journal, 2025.
https://petita.ar-raniry.ac.id/index.php/petita/article/download/732/440.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Joseph William, Wilma Silalahi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















