Kajian Literatur terhadap Kontrol Algoritma untuk Mengelola Gig Workers pada Perusahaan Platform Digital

Authors

  • Hastuti Naibaho Universitas Ciputra

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2704

Keywords:

Gig Economy, Algorithmic Fairness, Work Motivation, Platform Work

Abstract

Kemajuan teknologi telah mendorong perubahan signifikan pada lingkungan bisnis dan perilaku sosial masyarakat secara global, termasuk di Indonesia. Hal ini juga memunculkan sebuah ekosistem bisnis baru yang disebut dengan gig-economy, yaitu sistem bisnis yang pekerjanya paruh waktu dengan sistem kerja fleksibel yang dijalankan melalui platform digital. Pada tahun 2023, jumlah gig-workers di Indonesia mencapai sekitar 4 juta orang berdasarkan data Kementrian Ketenagakerjaan, dan sebagian besar beraktivitas melalui platform. Fenomena ini penting untuk diteliti karena, walaupun menawarkan fleksibilitas dan peluang pendapatan tambahan, para pekerja ini menghadapi tantangan serius, antara lain ketiadaan perlindungan asuransi, pendapatan yang relatif rendah, jam kerja panjang, serta risiko ketidakadilan akibat kendali algoritma. Algoritma pada platform berperan dalam menentukan penugasan, menilai kinerja, serta mengatur distribusi pendapatan, yang dapat terdistorsi oleh kesalahan data dari input data atau sistem. Hal ini berpotensi menurunkan motivasi kerja dan mendorong keinginan berpindah pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kajian penelitian terkait gig worker, masalah-masalah yang dihadapai oleh gig worker dan dampak terhadap perilaku kerja gig worker. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan pada penelitian empiris serta rekomendasi kebijakan dalam pengelolaan karyawan pada perusahaan berbasis platform digital. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kumar, J. S., & Shobana, D. (2024). A Study on the Impact of Gig Economy Platforms on Employment Opportunities in India’s Urban and Rural Areas. In Empowering India through Digital Transformation – A Sustainable Approach (Vol. 1, pp. 12–38). https://www.researchgate.net/publication/383053115

Gatra S. Gig economy dan keadilan sosial: sampai kapan pekerja berjuang sendirian? Kompas.com. 2025 Jan 30 [diakses 2025 Agu 8]. Tersedia pada: https://money.kompas.com/read/2025/01/30/062046926/gig-economy-dan-keadilan-sosial-sampai-kapan-pekerja-berjuang-sendirian?page=1

Brailovskaya, V., Adiputri, L., Muthahhari, T., Royono, R., & Thunde, J. (2023). Economic Lives of Digital Platform Gig Workers: Case of Motorbike on Taxi and Delivery Drivers in Indonesia. 1–80.

Pratomo, D. S., Saputra, P. M. A., Asrofi, D. A. N., Natalia, C., & Zenritami, S. L. (2024). Gig Workers In The Digital Era In Indonesia: Development, Vulnerability And Welfare (pp. 47–60). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-525-6_6

Au-Yeung, T. C., Chan, C. K. C., Ming, C. K. K., & Tsui, W. Y. A. (2025). The gig economy, platform work, and social policy: food delivery workers’ occupational welfare dilemma in Hong Kong. Journal of Social Policy, 54(2), 673–691. https://doi.org/10.1017/S0047279423000673

Jabagi, N., Croteau, A. M., Audebrand, L. K., & Marsan, J. (2025). Do algorithms play fair? Analysing the perceived fairness of HR-decisions made by algorithms and their impacts on gig-workers. International Journal of Human Resource Management, 36(2), 235–274. https://doi.org/10.1080/09585192.2024.2441448

Chen, S., & Cuervo, J. C. (2022). The influence of transformational leadership on work engagement in the context of learning organization mediated by employees’ motivation. Learning Organization, 29(5), 567–585. https://doi.org/10.1108/TLO-01-2022-0011

Liu, R., & Yin, H. (2024). How Algorithmic Management Influences Gig Workers’ Job Crafting. Behavioral Sciences, 14(10). https://doi.org/10.3390/bs14100952

Darmawan, R. K., & Muttaqin, A. A. (2023). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT MENJADI GIG WORKER. Journal of Development Economic and Social Studies, 2(4), 774–788. https://doi.org/10.21776/JDESS.2023.02.4.06

Syabani, A. H., Silvianita, A., Widodo, A., & Rubiyanti, N. (2024). Flexibility and Social Security in Gig Workers : A Study of Gig Worker Welfare in Bandung City. Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), 3(6), 1951–1962. https://journal.formosapublisher.org/index.php/fjmr/article/view/9453/9843

Juddi, M. F., Aprianti, A., & Hameed, R. A. (2025). Understanding communication patterns in coping with stress in Indonesia’s gig economy. Jurnal Kajian Komunikasi, 13(1), 74–96. https://doi.org/10.24198/jkk.v13i1.61201

Masakazu, K. M., Ersi Sisdianto, Gede Suwardika, & Dhimas Setyo Nugroho. (2023). Peran Digital Freelancer Marketplace dan Media Sosial Terhadap Perkembangan Gig Economy Worker. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 15(1), 214–225. https://doi.org/10.23887/JJPE.V15I1.61469

Botelho, T. L., Jun, S., Humes, D., & DeCelles, K. A. (2025). Scale dichotomization reduces customer racial discrimination and income inequality. Nature, 639(8054), 395–403. https://doi.org/10.1038/S41586-025-08599-7;SUBJMETA=2811,477,523,689,706;KWRD=HUMAN+BEHAVIOUR,SOCIOLOGY

Downloads

Published

08-09-2025

How to Cite

[1]
H. Naibaho, “Kajian Literatur terhadap Kontrol Algoritma untuk Mengelola Gig Workers pada Perusahaan Platform Digital”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 4885–4890, Sep. 2025.