Profil dan Persepsi Penggunaan Obat Tradisional Pada Konsumen Di Apotek Maranatha Junior (Maju) 2 Kabupaten Merangin
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2657Keywords:
Obat Tradisional, Apotek, Profil, PersepsiAbstract
Obat tradisional masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena dianggap aman, alami, dan diwariskan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil sekaligus persepsi konsumen terhadap penggunaan obat tradisional di Apotek Maranatha Junior (MAJU) 2, Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 94 responden dilibatkan melalui kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar pengguna obat tradisional adalah perempuan (55,3%), berusia 18–25 tahun (37,2%), lulusan SMA/sederajat (45,7%), bekerja sebagai pegawai swasta (34,0%), dan berpenghasilan Rp2.500.000–Rp5.000.000 per bulan (34,0%). Jenis obat tradisional yang paling sering dipilih adalah jamu (56,4%) dengan bentuk cair (61,7%). Alasan utama pemakaian karena berbahan alami (43,6%) serta mendapat rekomendasi dari orang terdekat (40,4%). Sebagian besar responden membeli obat tradisional di apotek (60,6%) dan menggunakannya 1–3 hari (63,8%) untuk mengatasi keluhan ringan, terutama batuk (31,9%). Mayoritas merasa sembuh setelah konsumsi (92,5%) tanpa efek samping berarti (83,0%). Jika muncul keluhan, responden cenderung menghentikan pemakaian (89,4%). Menariknya, sebagian besar tidak memberitahu dokter tentang penggunaan obat tradisional (84,0%) karena dokter tidak menanyakan (89,3%). Secara keseluruhan, mayoritas responden (91,5%) menilai obat tradisional aman digunakan.
Downloads
References
F. Indrayani and A. N. Shakila, “Swamedikasi dengan obat tradisional: Studi evaluasi di Kelurahan Cempaniga, Kabupaten Maros,” J. Pharm. Herb. Technol., vol. 10, no. 1, pp. 21–32, 2025.
I. Alfi, “Gambaran penggunaan obat tradisional sebagai alternatif pengobatan pada masyarakat Desa Pituruh Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo tahun 2019. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang.” 2019.
R. Ariastuti, E. Fransiska, and Indriyati, “Profil penggunaan obat tradisional sebagai pengobatan alternatif pada masyarakat di Desa Kalijirak, Karanganyar,” J. Ilmu Keperawatan, vol. 12, no. 1, 2019.
B. P. Pengembangan Kesehatan, Laporan Riset Kesehatan Dasar Nasional (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan RI, 2018.
M. I. Kusumaningrum and M. Rosmiati, “Profil penggunaan obat tradisional di Apotek Sumber Waras,” J. Sos. dan Sains (SOSAINS, vol. 1, no. 11, pp. 1454–1463, 2021.
R. Septiyana, N. Fajaryanti, S. Suwarni, and F. Indrasari, “Profil penggunaan obat tradisional pada masyarakat Desa Pegandon Kendal,” J. Farm. Sains Indones., vol. 6, no. 1, pp. 87–92, 2023, doi: 10.52216/jfsi.vol6no1p87-92.
N. Z. W. Kiromah, T. C. Widiastuti, Y. Krisdiyanti, and Y. Kurniawan, “Tingkat penggunaan dan kesadaran masyarakat dalam konsumsi obat tradisional di wilayah kerja Puskesmas Gombong,” J. Ilm. Kesehat. Keperawatan, vol. 15, no. 1, pp. 47–53, 2019, doi: 10.26753/jikk.v15i1.331.
R. I. Depkes, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2016.
R. S. Dewi, P. Wahyuni, E., and S. Muharni, “Penggunaan obat tradisional oleh masyarakat di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekanbaru,” J. Penelit. Farm. Indones., vol. 8, no. 1, pp. 41–45, 2019, doi: 10.51887/jpfi.v8i1.781.
W. E. Sakti, A. Sodik, C. Miyarso, and T. C. Widiatuti, “Profil Penggunaan Obat Tradisional oleh Konsumen Apotek Karanganyar,” J. Farm. Komunitas, vol. 11, no. 2, pp. 108–112, 2024.
R. A. Rizal, R. Ariastuti, and R. S. Pambudi, “Profil penggunaan obat tradisional pada civitas akademika Universitas Sahid Surakarta,” J. Ilm. Farm., vol. 14, no. 2, pp. 177–186, 2025.
D. J. Yulianto, K. Puspitasary, and U. Salamah, “Pengaruh sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan penggunaan obat tradisional pada masyarakat,” J. Ilm. Permas J. Ilm. STIKES Kendal, vol. 13, no. 2, pp. 437–442, 2023, doi: 10.32583/pskm.v13i2.911.
B. P. Statistik and K. K. RI, “STATISTIK.” 2023.
B.P.O.M., Cerdas memilih dan menggunakan obat tradisional yang aman. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 2023.
Andriati and R. M. T. Wahjudi, “Tingkat penerimaan penggunaan jamu sebagai alternatif penggunaan obat modern pada masyarakat ekonomi rendah-menengah dan atas,” J. Masyarakat, Kebud. dan Polit., vol. 29, no. 3, pp. 133–145, 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sadari Hura, Ernie Halimatushadyah, Mutia Sari Wardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















