Dinamika Hukum Waris Islam: Hak Anak Angkat antara Hibah dan Wasiat Wajibah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2344Keywords:
Anak Angkat, Hibah, Hukum Waris Islam, Wasiat WajibahAbstract
Penelitian ini mengkaji dinamika hukum waris Islam terkait hak anak angkat melalui mekanisme hibah dan wasiat wajibah, dalam konteks perbedaan antara hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Latar belakangnya berangkat dari ketentuan fiqh yang tidak mengakui anak angkat sebagai ahli waris karena ketiadaan hubungan nasab, sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Ahzab ayat 4, sehingga hak anak angkat hanya dapat dijamin melalui instrumen hibah atau wasiat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status hukum anak angkat, landasan normatif hibah, serta implementasi wasiat wajibah berdasarkan Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan analisis putusan pengadilan agama. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hibah menjadi solusi preventif karena dilakukan saat pewaris masih hidup, sedangkan wasiat wajibah merupakan inovasi hukum positif yang menjamin maksimal sepertiga harta bagi anak angkat meski tanpa wasiat eksplisit. Namun, implementasi keduanya menghadapi tantangan berupa minimnya edukasi hukum, lemahnya dokumentasi legal, dan perbedaan interpretasi hakim. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi hukum Islam dan hukum nasional melalui regulasi teknis, edukasi masyarakat, serta prosedur pengadilan yang konsisten, guna melindungi hak anak angkat secara adil tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syari’ah.
Downloads
References
W. H. Akbar Asy’ari Muh, “Analisis Distribusi Kekayaan Dalam Perspektif Ekonomi,” Islam. Stud., vol. 6, no. 1, p. 27, 2016.
J. Ulfatul, Salman, S. M. Aldo, and Syamsiah, “Konsep Kewarisan Dalam Fiqih Mawaris Kajian Terhadap Hak Anak Angkat Dan Anak Luar Nikah,” J. Huk. Pendidik. Motiv. Harapan, vol. 2, no. 2, pp. 1–23, 2024.
M. Andri, H. Budiman, and M. Rafi’ie, “Kedudukan Hak Anak Angkat dalam Hukum Islam, Hukum Hukum Perdata dan Hukum Adat,” Log. J. Multidiscip. Stud., vol. 15, no. 01, pp. 1–12, 2024, doi: 10.25134/logika.v15i01.9204.
A. S. risky Wulandari, “Studi Komparatif Pembagian Harta Warisan Terhadap Anak Angkat Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum,” J. Cahaya Keadilan, vol. 5, no. 2, p. 1, 2017, doi: 10.33884/jck.v5i2.794.
A. T. L. T. Leleang and A. Z. A. Zubair, “Problematika Dalam Penerapan Hukum Waris Islam,” Al-Bayyinah, vol. 3, no. 2, pp. 220–234, 2019, doi: 10.35673/al-bayyinah.v3i2.477.
Nisa, A. K., & Zulfahmi, Z. (2024). Legal Dynamics of Inheritance Across Religions Between Heirs and Beneficiaries in Indonesia. J. Priv. Commer. Law, 8(2), 43-67.
F. D. Abdullah, A. A. Nurhasanah, B. Sulistiyo, and D. Saepudin, “Analisis Tujuan dan Manfaat Penelitian Ilmiah dalam Pengembangan Hukum Ekonomi Syariah Perspektif Teoritis dan Aplikatif Analysis of the Goals and Benefits of Scientific Research in the Development of Sharia Economic Law from Theoretical and Applicable Pe,” J. Huk. Ekon. Syariah dan Keuang. Islam, vol. 2, no. 2, p. 77, 2024.
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
F. D. Abdullah, A. Fathonih, and M. Athoillah, “Analisis Kajian Tafsir Ahkam tentang Kedudukan Akad Muamalah pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia,” J. AT-TAHFIDZ J. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, vol. 3, no. 1, p. 64, 2021.
ROFY, A. (2025). Analisis Hukum Peran Notaris Dalam Pembuatan Akta Wasiat Tentang Hak Waris (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).”.
Supriyadi, I. (2020). Komparasi Anak Zina dan Anak Angkat Menurut BW dan Hukum Islam. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 1(1), 18-36.
K. Jannah, D. Nurcahyati, S. Tinggi, A. Islam, S. Al, and M. Pamekasan, “Konstruksi Hukum Kewarisan : Anak di Luar Nikah , Anak Angkat , dan Perbedaan Agama,” Al-Fattāḥ J. Huk. dan Pranata Sos., vol. 1, no. 1, pp. 60–96, 2024, [Online]. Available: https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/download/33573/9013
Nurson, N. D. R. (2024). Kedudukan Anak Angkat Dalam Mendapatkan Hak Kewarisan Menurut Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).”
Abdoeh, N. M., & SHI, M. (2020). Hibah dalam tinjauan KHI, KUH perdata, sosiologis dan filosofis. LP2M Press/Ali Geno Berutu.
Z. N. Indah P.S, M. Darwis, “Makna Filosofis Hibah Dalam Islam dan Relevansinya Dengan Kompilasi Hukum ISlam,” Kodifikasia J. Penelit. Islam. Vol 15, No. 01 (2021), 133-158, vol. 15, no. 01, pp. 133–158, 2021.
Ismail, H. (2018). Syariat menyusui dalam alquran (kajian Surat Al-Baqarah ayat 233). Jurnal At-Tibyan, 3(1), 56-68.”.
Mahbubi, M., & Mokhlis, M. (2024). Hibah waris sebagai solusi pembagian harta waris. AL-FATTĀH, 1(01).”.
W. A. Pratama, D. E. Pusvita, A. N. Yullani, and H. E. Widyaningsih, “Hibah Dan Hak Waris: Studi Perbandingan Undang-Undang Dan Kompilasi Hukum Islam (Khi),” Al Maqashidi J. Huk. Islam Nusant., vol. 7, no. 2, pp. 106–120, 2024, [Online]. Available: https://journal.unugiri.ac.id/index.php/almaqashidi/article/view/3458
Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 209, Pasal 852a, dan pasal 39 PP No. 54 Tahun 2007.”
Jannah, M., Hayati, I., & Habiburrahman, H. (2022). Wasiat Wajibah Dalam Kompilasi Hukum Islam Ditinjau Dari Maslahah (Doctoral dissertation, IAIN Curup).”
https://putusan3.mahkamahagung.go.id/search.html/?q=%22Wasiat%20wajibah%22.”
S. Humayra Aesta Himawan Putri Universitas Bandar Lampung Jl Zainal Abidin Pagar Alam No, L. Ratu, and K. Bandar Lampung, “Peranan Advokat Dalam Mewujudkan Akses Keadilan Melalui Bantuan Hukum,” J. Multidisiplin Ilmu Akad., vol. 2, no. 2, pp. 390–399, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.61722/jmia.v2i2.4394
Z. A. Nasution et al., “Tranformasi Hukum Wasiat Wajibah Ke dalam Sistem Hukum Nasional dari berbagai tantangan , baik secara normatif , sosiologis , maupun praktis . Meskipun,” Tadhkirah J. Terap. Huk. Islam dan Kaji. Filsafat Syariah, vol. 2, no. 1–14, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Didin Haenudin, Ahmad Ropei, Adam Hasyim, Febri Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















