Upaya BBPOM di Pekanbaru dalam Menanggulani Peredaran Obat Sirop Anak yang Telah Ditarik dari Peredaran

Authors

  • Mutiara Rengganis Ar Universitas Islam Riau
  • Nery Widya Ramailis Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2156

Keywords:

BBPOM, Obat Sirop Anak, Penarikan Obat, Pengawasan, Pencegahan Kejahatan

Abstract

Penarikan obat Sirop anak dari peredaran akibat cemaran zat berbahaya seperti Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) menuntut peran aktif BPOM, termasuk di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya BBPOM di pekanbaru dalam menanggulangi peredaran obat Sirop anak yang telah dilarang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara terhadap pegawai BBPOM, pelaku usaha apotek, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan BBPOM Pekanbaru telah melakukan langkah seperti penyebaran surat edaran, inspeksi lapangan, pembinaan pelaku usaha, pengawasan rutin, serta koordinasi dengan distributor dan BBPOM wilayah lain. Apotek di Pekanbaru umumnya patuh dan cepat menarik produk dari peredaran. Namun, masyarakat masih kurang terjangkau edukasi langsung, karena informasi lebih banyak diterima dari media. Analisis berdasarkan teori strategi pencegahan kejahatan menunjukkan BBPOM telah menjalankan pencegahan primer dan sekunder secara efektif. Strategi tersier, terutama edukasi publik, masih perlu ditingkatkan. Diperlukan peningkatan sosialisasi, sistem pelaporan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor agar pengawasan obat di Pekanbaru lebih optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansel, H. C., & Ibrahim, F. (1989). Pengantar sediaan farmasi (Edisi ke-4). Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Kartono, K. (2007). Patologi sosial. Jakarta: Rajawali Pers.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Notoadmodjo, S. (2010). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo, S. (2012). Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Walidin, W., Saifullah, & Tabrani. (2015). Metodologi penelitian kualitatif & grounded theory (hlm. 77). Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.

Cholid, A., Syafrida., Warsito. 2023. Perlindungan Anak dalam Mengonsumsi Obat Sirop yang Menimbulkan Gagal Ginjal Akut. Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i. 10 : 4.

Nisa, dan Nabila Khoirun. 2023. Optimasi Sediaan Sirop Paracetamol Berdasarkan Perbedaan Kosolven PEG 400 Dan Gliserin. Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS),4(02) :27-33

Rosalina, vivi. "analisis kadar sedian Parasetamol Syrup Pada Anak Terhadap Lama Penyimpanan Dan Suhu Penyimpanan." Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi 7.2 (2018): 283-287.

Peraturan Presiden RI Nomor 80 Tahun 2017 tentang Badan Pengawasan Obat dan Makanan pasal 1 ayat 1

Downloads

Published

09-08-2025

How to Cite

[1]
M. R. Ar and N. W. Ramailis, “Upaya BBPOM di Pekanbaru dalam Menanggulani Peredaran Obat Sirop Anak yang Telah Ditarik dari Peredaran”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 1306–1318, Aug. 2025.