Pencegahan Pencurian di Menara Seluler (Studi Kasus di Pt Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng Tahun 2024-2025)

Authors

  • Mika Sastra Anggi Universitas Islam Riau
  • Fakhri Usmita Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2109

Keywords:

Menara Seluler, Pencegahan Kejahatan, Pencurian, Teori Aktivitas Rutin

Abstract

Sejalan dengan jumlah pengguna internet diproyeksikan mencapai 5,35 miliar pada tahun 2024, yang mencakup 66% dari populasi global, berdasarkan hal tersebut infrastruktur telekomunikasi yang kuat menjadi semakin penting. Meskipun ada tim keamanan di menara-menara ini, insiden pencurian masih sering terjadi. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini meneliti penerapan strategi pencegahan yang dilakukan oleh layanan terkelola PT Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng sebagai penanggung-jawab pengawasan dan keamanan guna menjaga menara seluler dari pencurian dengan memanfaatkan kerangka teori aktivitas rutin. Dari hasil penelitian diketahui bahwa langkah-langkah pencegahan saat ini sebagian besar tidak efektif, karena protokol keamanan yang diberlakukan oleh tim keamanan menara—yang berfungsi sebagai penjaga utama—sebagian besar berfokus pada keamanan fisik menara. Langkah-langkah ini, yang meliputi pemasangan CCTV dan sistem alarm, terutama mengatasi keamanan target, khususnya titik-titik inersia dan akses. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa upaya pencegahan oleh PT Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng belum mengoptimalkan pelibatan masyarakat setempat dalam pengamanan menara. Studi ini menyoroti perlunya evaluasi ulang terhadap strategi keamanan yang ada untuk meningkatkan perlindungan aset telekomunikasi penting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Addington, L. A., dan Rennison, C. M. (2015). Keeping the barbarians outside the gate? Comparing burglary victimization in gated and non-gated communities. Justice Quarterly, 32(1), 168-192.

Argun, U., dan Dağlar, M. (2016). Examination of routine activities theory by the property crime. Journal of Human Sciences, 13(1), 1188-1198.

Arisukwu, O., Igbolekwu, C., Oye, J., Oyeyipo, E., Asamu, F., Rasak, B., & Oyekola, I. (2020). Community participation in crime prevention and control in rural Nigeria. Heliyon, 6(9).

Bachman, Ronet, dan Schutt, Russel K. (2020). The practice of research in criminology and criminal justice: Seventh edition. Thousand Oaks: Sage Publications.

Bright, D., Lerner, J., dan Putra Sadewo, G. R. (2024). Examining co-offending and re-offending across crime categories using relational hyper event models. Journal of Criminology, 1-26.

Brown, S. E., dan Geis, G. (2010). Criminology: Explaining crime and its context, Seventh edition. Routledge.

Bryman, Alan. (2012). Social research methods: Fourth edition. New York: Oxford University Press.

Burke, R. H. (2009). An introduction to criminological theory, Third edition. Willan Publishing.

Cambridge University Press. (n.d.). Internet. Dalam Kamus Cambridge. Diakses dari: https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/internet?q=Internet

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika. (2024). Data Infrastruktur Telekomunikasi di Daerah (Jumlah BTS). Kominfo. Diakses pada 22 Oktober 2024 dari: https://data.kominfo.go.id/opendata/dataset/data-infrastruktur-telekomunikasi-di-daerah-jumlah-bts

Direktorat Statistik Keuangan, Teknologi Informasi dan Pariwisata. (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/publication/2024/08/30/f4b846f397ea452bdc2178b3/statistik-telekomunikasi-indonesia-2023.html

Microsoft Copilot. (2024). Prompt: “Explain in a paragraph the correlation between internet and telecommunication infrastructure. Describe telecommunication infrastructure's definition, how it works and its functions”. Diakses pada 22 oktober 2024 dari: ‘https://copilot.microsoft.com’

Polda Jatim Tangkap Sindikat Pencurian BTS di Madura-Banyuwangi. (2024, September 26). Diakses pada September 30, 2024 dari: https://voi.id/berita/420009/polda-jatim-tangkap-sindikat-pencurian-bts-di-madura-banyuwangi

Polres PPU Ungkap Kasus Pencurian Baterai Menara BTS, Delapan Pelaku Ditangkap. (2024, September 7). Diakses pada September 30, 2024 dari: https://vonis.id/polres-ppu-ungkap-kasus-pencurian-baterai-menara-bts-delapan-pelaku-ditangkap

Polres Tanjung Priok Tangkap 3 Orang Terkait Pencurian Komponen BTS. (2024, September 25). Diakses pada September 30, 2024 dari: https://www.jawapos.com/jabodetabek/015125940/polres-tanjung-priok-tangkap-3-orang-terkait-pencurian-komponen-bts

Santoso, B. & Fathurrahman, F. (2024, September 24). Bikin Warga Susah Sinyal, 3 Pegawai Perbaikan Diciduk Polisi Usai Curi Komponen BTS Di Tanjung Priok [Halaman web]. Diakses dari: https://jakarta.suara.com/read/2024/09/24/135917/bikin-warga-susah-sinyal-3-pegawai-perbaikan-diciduk-polisi-usai-curi-komponen-bts-di-tanjung-priok'

Dit Reskrimum Polda Riau Ungkap Tindak Pidana Pencurian Batrai BTS Provider Telkomsel. (2024, Januari 25). Diakses pada November 17, 2024 dari: https://riauberantas.com/2024/01/dit-reskrimum-polda-riau-ungkap-tindak-pidana-pencurian-batrai-bts-provider-telkomsel

Simon Kemp (2024) – “Internet Use In 2024” Di terbitkan secara online di datareportal.com. Diakses dari: https://datareportal.com/reports/digital-2024-deep-dive-the-state-of-internet-adoption’

5 Different Types of Cell Phone Towers: Components and Functions in Mobile Communication. Diakses pada November 17, 2024 dari: https://rfwireless-world.com/Tutorials/cell-phone-tower-basics-and-cell-phone-tower-types.html

Downloads

Published

08-08-2025

How to Cite

[1]
M. S. Anggi and F. Usmita, “Pencegahan Pencurian di Menara Seluler (Studi Kasus di Pt Persada Sokka Tama Regional Sumbagteng Tahun 2024-2025)”, RIGGS, vol. 4, no. 3, pp. 1152–1161, Aug. 2025.