Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Authors

  • Meirina Diah Setiawati Que Universitas Yapis Papua
  • Muhammad Ali Nur Hidayat Universitas Yapis Papua
  • Wahyu Ciptaningrum Universitas Yapis Papua
  • Damar Surya Sasono Universitas Yapis Papua
  • Stefanus Ndala Universitas Yapis Papua
  • Siti Nurhayati Universitas Yapis Papua
  • Mursalim Tonggiroh Universitas Yapis Papua

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.1977

Keywords:

Multi Attribute Utility Theory (MAUT), rumah tidak layak huni, Kabupaten Puncak, Papua

Abstract

Kabupaten Puncak merupakan salah satu daerah yang memiliki persentase penduduk miskin yang tinggi, sehingga menyebabkan kebutuhan dasar mereka belum terpenuhi, salah satunya adalah perumahan yang layak huni. Penduduk Kabupaten Puncak masih mendiami rumah honai atau rumah adat Papua yang terbuat dari kayu dan beratap rumbia, dan hanya sebagian kecil yang mendiami rumah kayu beratap seng dan dihuni oleh lebih dari satu keluarga. Program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penentuan calon penerima bantuan rumah tidak layak huni dilakukan secara manual, yaitu ditentukan berdasarkan rekomendasi dari desa atau kecamatan sehingga penetapannya tidak tepat sasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan suatu metode yaitu Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Metode MAUT digunakan untuk mencari jumlah bobot nilai yang sama pada setiap utilitas di setiap atribut, sehingga menghasilkan rekomendasi calon penerima Rumah Tidak Layak Huni (RTL) yang tepat sasaran berdasarkan kriteria.

Downloads

Download data is not yet available.

References

I. Verawati and S. F. Erlangga, “Sistem Penunjang Keputusan Dalam Menentukan Prioritas Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni,” Inf. Syst. J., vol. 4, no. 1, pp. 32–37, 2021.

E. Panggabean, “Sistem Pendukung Keputusan Evaluasi Kinerja Dosen Menggunakan Metode Fuzzy Simple Additive Weighting ( F-SAW ),” J. Mantik Penusa, vol. 19, no. 1, p. 23, 2016.

D. Fajirwan, M. Arhami, and I. Amalia, “Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Bantuan Renovasi Rumah Dhuafa Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory,” J. Infomedia, vol. 3, no. 2, 2018.

J. H. Lubis, S. Esabella, Mesran, Desyanti, and D. M. Simanjuntak, “Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Pemilihan Karyawan yang di Non-Aktifkan di Masa Pandemi,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 6, no. April, pp. 969–978, 2022.

F. El Khair, S. Defit, and Y. Yuhandri, “Sistem Keputusan dengan Metode Multi Attribute Utility Theory dalam Penilaian Kinerja Pegawai,” J. Inf. dan Teknol., vol. 3, pp. 215–220, 2021.

Y. A. Situmorang, N. Dalimunthe, I. Parlina, and M. R. Lubis, “Penerapan Metode Maut Pada Pemilihan Bimbingan Intensif Terbaik Di Pematangsiantar,” KOMIK (Konferensi Nas. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. 2, no. 1, 2018.

Y. I. Purwanti, Budi Serasi Ginting, and Novriyenni, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) Di Kota Binjai Dengan Metode Simplemultiple Attribute Rating Technique (SMART) (STUDI KASUS: DINAS SOSIAL BINJAI),” JUKI J. Komput. dan Inform., vol. 3, no. 1, pp. 1–9, 2021.

K. S. Mardiati and Oktafianto, “Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Penerima Bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) Pada Kecamatan Ambarawa Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarcy Process (AHP),” Prociding Kmsi, vol. 5, no. 1, pp. 302–308, 2017.

N. Hadinata, “Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan Penerima Kredit,” J. Sisfokom (Sistem Inf. dan Komputer), vol. 7, no. 2, pp. 87–92, 2018.

R. N. Sari and R. S. Hayati, “Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Pemilihan Rumah Kost,” J-SAKTI (Jurnal Sains Komput. dan Inform., vol. 3, no. 2, p. 243, 2019.

Downloads

Published

30-04-2025

How to Cite

[1]
M. D. S. Que, “Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni”, RIGGS, vol. 4, no. 1, pp. 935–940, Apr. 2025.