Fenomena Brain Rot Generasi Alpha dalam Konsumsi Konten Animasi AI di YouTube Shorts

Authors

  • Aditya Nur Fauzi Universitas Bina Sarana Informatika
  • Priatna Priatna Universitas Bina Sarana Informatika
  • Henry Sianipar Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.14326

Keywords:

Brain Rot, Generasi Alpha, Teori Resepsi Stuart Hall, Konten Animasi AI, Youtube Shorts

Abstract

Konsumsi video pendek berbasis algoritma melalui YouTube Shorts membuat Generasi Alpha semakin terpapar konten animasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bertema *brain rot*. Namun, kajian komunikasi yang memosisikan anak sebagai khalayak aktif dalam memaknai konten tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman konsumsi, pemaknaan, serta faktor-faktor komunikatif yang mendorong Generasi Alpha terus menonton konten animasi AI bertema *brain rot*. Penelitian ini menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall sebagai kerangka analisis utama, didukung oleh Teori Media Baru dan Teori Kultivasi secara terbatas. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan paradigma konstruktivisme. Informan dipilih secara purposif, terdiri atas lima anak berusia 13–15 tahun dan satu informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji melalui triangulasi sumber dan *member checking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi konten umumnya terjadi secara tidak disengaja, dengan intensitas menonton yang beragam. Berdasarkan model resepsi Stuart Hall, tiga informan berada pada posisi negosiasi, satu informan pada posisi dominan-hegemonik, dan satu informan pada posisi oposisional. Faktor komunikatif yang menarik perhatian informan meliputi keunikan cerita dan karakter, kualitas visual, durasi singkat, rekomendasi algoritma, serta dorongan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Generasi Alpha merupakan khalayak aktif yang tidak sekadar menerima pesan media, tetapi juga menafsirkan konten berdasarkan pengalaman, preferensi, dan kerangka berpikir masing-masing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Aribowo, P., & Bagaskara, M. I. (2025). Dampak Penggunaan Media Sosial “Brain Rot” terhadap Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Sosial Teknologi, 5(3), 350–357. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i3.32020

2. Bayquni, Fajarina, & Halomoan. (2025). Pemanfaatan Video Animasi Artificial Intelligence Pada Konten Media Sosial PKK Cijeruk Kab. Bogor Utilizing Artificial Intelligence Animated Videos in the Cijeruk PKK Social Media Content of Bogor Regency. KRESNA: Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 344–353. https://jurnaldrpm.budiluhur.ac.id/index.php/Kresna/

3. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design.

4. Flew, T., & Smith, R. (2018). NEW MEDIA.

5. Gerbner, G., Gross, L., Morgan, M., Signorielli, N., & Shanahan, J. (2001). GROWING UP WITH TELEVISION: CULTIVATION PROCESSES. Media Effects: Advances in Theory and Research, (January), 1–640. https://doi.org/10.4324/9780203877111

6. Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., & Wilis, P. (1980). Culture, Media, Language.

7. Iswatiningsih, D., Melati, I. K., & Zahidi, M. K. (2024). Dinamika Bahasa Visual dan Digital pada Generasi Alpha dalam Komunikasi Sehari-hari di Media Sosial. Paramasastra, 11(2), 322–338. https://doi.org/10.26740/paramasastra.v11n2.p322-331

8. Kartika, D. A., Mualafina, R. F., & Prayogi, I. (2025). Proses Pembentukan Ragam Gaul Generasi Alpha di Media Sosial Tiktok. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 2103–2109. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.7116

9. Keyfa, B. M. W., & Lukman. (2025). Pengaruh Fenomena Slang Digital Brainrot terhadap Pola Komunikasi di Kalangan Gen Z. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 6(1), 1093–1103. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.8514

10. Lakilaki, E., Puri, R. M., Saputra, A. N. Z., Shawmi, A. N., Asiah, N., & Rizky, M. (2025). The Phenomenological Analysis of the Impact of Digital Overstimulation on Attention Control in Elementary School Students: A Study on the “Brain Rot” Phenomenon in the Learning Process. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(1), 265–274. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i1.408

11. Maknun, M. L., Muzayanah, U., & Santoso, A. G. (2025). Simbolik Di Era Digital. Anomali Brainrot: Tafsir Budaya Atas Tubuh, Hasrat, Dan Kekerasan Simbolik Di Era Digital, 14.

12. Manovich, L. (2001). The Language of New Media.

13. Maulana, Z. A., & Budiyono, A. (2024). Communication Studies from the Point of View of Phenomenological Studies: Literature Review. Translitera, 13(2), 2088–2432. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/translitera

14. Miles, M. B., Huberman, M. A., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis.

15. Mufarrohah, Rosyid, A., & Ismawati, D. (2025). Representasi Realitas Dalam Pikiran Anak: Studi Kualitatif Tentang Dampak Konten Digital Anomali Terhadap Persepsi Anak Usia Dini di KB Al-Hilmiyah. 2(2), 70–83.

16. Pratama, K. R., Nafi’a, M. Z. I., & Romadhon, M. I. (2025). Eksplorasi Potensi Animasi Berbasis Kecerdasan Buatan (AI Animation) sebagai Media Pembelajaran Adaptif. Jurnal Informatika Dan Teknologi Pendidikan, 5(2), 177–188. https://doi.org/10.59395/jitp.v5i2.165

17. Press, O. U. (2024). ‘Brain rot’ named Oxford Word of the Year 2024. https://corp.oup.com/news/brain-rot-named-oxford-word-of-the-year-2024/

18. Prihantoro, A. P., & Arianto, O. D. (2026). ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP PESAN PROMOSI ALDI ’ S BURGER DI MEDIA SOSIAL Arfina Putri Prihantoro. 10(3), 659–671.

19. Purnamasari, D., Wardani, D. K., & Indriayu, M. (2025). Dampak “ Italian Brainroot ” Dalam Konten Fenomena Hantu Anomali : Wawasan Tentang Cuitan Netizen Dan. 2, 38–46.

20. Putra, M. H., & Nasution, A. P. (2024). Pemanfaatan Literasi Media Digital terhadap Siswa Sekolah Dasar dalam Pencegahan Fenomena Brain Rot. AL MUNIR : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 15(02), 155–165. https://doi.org/10.15548/amj-kpi.v15i02.11310

21. Putri, D. F. (2025). Fenomena Anomali Konten Digital dan Dampaknya terhadap Anak-anak:Tinjauan Perspektif Ilmu Komunikasi. Al-Maquro’: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.47759/5sd2rn17

22. Putri, M. R. D. (2024). APJII sebut penetrasi internet Indonesia naik jadi 79,5 persen di 2024. https://www.antaranews.com/berita/3941181/apjii-sebut-penetrasi-internet-indonesia-naik-jadi-795-persen-di-2024

23. Romadhon, F., Hidayaturrohman, N., Abdilah, R., Faqihuddin, A., Muflih, A., & Syafitri, L. N. H. (2025). FENOMENA BRAIN ROT PADA SISWA GENERASI ALPHA DI INDRAMAYU. 2, 306–312.

24. Rozaq, M., & Nugrahani, R. U. (2023). Penggunaan Platform Video Pendek Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Digital untuk UMKM. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 21–30. https://doi.org/10.33366/jkn.v5i1.271

25. Sitompul, L. R., Japar, M., Sukardjo, M., Azhar, M. H., & Saepuloh, L. (2023). Kepemimpinan Digital Masa Depan Melalui Pendidikan Karakter Generasi Alpha [Future Digital Leadership Through Character Education for the Alpha Generation]. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 19(2), 139. https://doi.org/10.19166/pji.v19i2.6465

26. Sugiyono. (2022). Sugiyono Metode Penelitan Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif, 1–257. http://belajarpsikologi.com/metode-penelitian-kualitatif/

27. Suryadi, K., Darmawan, C., Anggraeni, L., Riyanti, D., & Hudi, I. (2023). Generasi Kedua Digital Native : Janus Face. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 109–124. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/48805

28. Syafrizaldi. (2022). Teori Kultivasi dalam Perspektif Psikologi Cultivation Theory in Psychological Perspective. 4(3), 1905–1912. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i3.973

29. Tantika, A. T., Fauzan, M. R., Susanti, N. S., Ramadhana, S. A., Ilma, T. K., Oktavioni, V., Siddiq, R., & Kamalludin, K. (2024). Efektivitas Penggunaan YouTube Shorts Dalam Penyebaran Informasi (Studi Kasus: Pada Akun Pojok History). Koloni, 3(1), 65–71. https://doi.org/10.31004/koloni.v3i1.592

30. Wicun, D., & Wantini. (2025). DAMPAK KONSUMSI SHORT-FORM CONTENT TERHADAP PERKEMBANGAN MINAT DAN KETAHANAN MEMBACA ANAK GENERASI ALPHA. 8(2), 74–94. https://doi.org/10.24036/yb3syg54

31. Yousef, A. M. F., Alshamy, A., Tlili, A., & Metwally, A. H. S. (2025). Demystifying the New Dilemma of Brain Rot in the Digital Era: A Review. Brain Sciences, 15(3). https://doi.org/10.3390/brainsci15030283

32. YouTube Official Blog. (2025). Neal Mohan at Cannes Lions 2025: What 20 years of YouTube reveals about creativity’s future. https://blog.youtube/news-and-events/neal-mohan-cannes-2025/

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
A. N. Fauzi, P. Priatna, and H. Sianipar, “Fenomena Brain Rot Generasi Alpha dalam Konsumsi Konten Animasi AI di YouTube Shorts”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 28917–28928, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles