Analisis Pengaruh PDRB per kapita dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Kemiskinan dengan IPM sebagai Variabel Intervening pada Lima Kabupaten di Sumatera Utara Tahun 2019-2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.14201Keywords:
PDRB Per Kapita, TPT, Kemiskinan, IPMAbstract
Kemiskinan masih menjadi persoalan struktural di Sumatera Utara, terutama pada lima kabupaten dengan karakteristik ekonomi dan kualitas sumber daya manusia yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap kemiskinan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data panel dari Badan Pusat Statistik periode 2019–2024 pada lima kabupaten di Sumatera Utara. Metode analisis adalah path analysis dalam kerangka random effect model, dilengkapi uji Sobel. Hasil menunjukkan PDRB per kapita tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, sedangkan TPT berpengaruh positif signifikan terhadap IPM. IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Secara langsung, PDRB per kapita dan TPT tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. IPM tidak terbukti memediasi pengaruh PDRB per kapita terhadap kemiskinan, namun memediasi pengaruh TPT terhadap kemiskinan pada taraf 10%. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembangunan manusia dan penciptaan lapangan kerja produktif. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan wilayah dan periode yang relatif singkat.
Downloads
References
1. “Analisis pengaruh produk domestik regional bruto, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung,” JMA, vol. 3, no. 12, 2025.
2. A. S. A. Daole, R. A. Siagian, T. O. Sagala, Y. V. Simarmata, N. P. S. Lubis, and M. A. Matondang, “Pengaruh PDRB per kapita dan pengangguran terhadap kemiskinan di Sumatera Utara,” Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner (JPIM), vol. 1, no. 4, pp. 1311–1319, 2025. [Online]. Available: https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/532
3. A. N. Putra, H. F. B. Tobing, O. S. Rahajeng, and R. J. Yuhan, “Penerapan path analysis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi IPM dan kemiskinan di Indonesia tahun 2019,” The Indonesian Journal of Social Studies, vol. 3, no. 1, pp. 37–45, 2020.
4. A. S. A. Daole and J. Suharianto, “Pengaruh PDRB_Hk dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Sumut,” Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner (JPIM), vol. 1, no. 04, pp. 1311–1318, 2025. [Online]. Available: https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/532
5. A. S. A. Daole, R. A. Siagian, T. O. Sagala, Y. V. Simarmata, N. P. S. Lubis, and M. A. Matondang, “Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia dan tingkat pengangguran terbuka terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara tahun 2005-2024,” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, vol. 4, no. 4, pp. 26263–26272, 2026.
6. A. Sari, N. P. Nainggolan, W. Octaviani, T. E. O. Sihombing, F. Nababan, and J. Suharianto, “Pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan indeks pembangunan manusia terhadap kemiskinan di Sumatera Utara 2018-2023,” Jurnal Masharif al-Syariah, vol. 9, no. 2, pp. 1224–1237, 2024.
7. Beatrice Karolinska, I. Panjaitan, and R. Simamora, “Pengaruh tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap kemiskinan Provinsi Sumatera Utara,” Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, vol. 11, no. 2, pp. 213–225, 2023.
8. D. B. N. Damanik and J. Suharianto, “Pengaruh pengangguran dan upah minimum regional terhadap kemiskinan melalui IPM sebagai variabel intervening: Studi pada 34 provinsi di Indonesia,” Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan, vol. 2, no. 1, pp. 110–119, 2025.
9. F. C. Roseline and E. Maimunah, “Analisis pengaruh PDRB perkapita, tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung,” Cakrawala Repositori IMWI, vol. 5, no. 2, pp. 227–240, 2022.
10. F. Faoziah and F. Adzim, “Dinamika kemiskinan dan faktor-faktor penentunya: IPM, TPT dan PDRB per kapita,” ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, vol. 7, no. 1, pp. 241–249, 2026.
11. I. P. O. D. Mahardika and A. A. I. N. Marhaeni, “Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produk domestik regional bruto (PDRB) dan tingkat kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Papua,” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, vol. 8, no. 1, pp. 3368–3378, 2025.
12. N. P. Sari, “Analisis faktor yang memengaruhi IPM dan kemiskinan di Indonesia tahun 2021,” The Indonesian Journal of Social Studies, vol. 6, no. 2, pp. 107–118, 2022.
13. S. Fayza, R. A. Sinambela, R. M. Situmorang, N. Nafisha, and P. S. M. J. Silaban, “The effect of education and unemployment on poverty in Indonesia’s 34 provinces (2018-2023): The mediating role of the Human Development Index,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 2024.
14. T. L. Simamora, R. W. Purba, E. Lita, O. Riana, and A. A. Pratiwi, “Hubungan IPM dan PDRB per kapita dengan tingkat kemiskinan di Indonesia periode 2019-2024,” eCo-Buss: Economics and Business, vol. 8, no. 2, pp. 2065–2078, 2025.
15. T. S. Rahman and P. S. Prabowo, “Faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan D.I. Yogyakarta tahun 2017-2024,” Independent: Journal of Economics, vol. 6, no. 2, pp. 50–71, 2026.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andina Febriana Lubis, Nazira Maulidia Nasution, Lilis Febiola, Sri Karwinda Zega, Dinda Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















