Pengaruh Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, dan BOPO terhadap Profitabilitas

Authors

  • Lailia Dwi Fita Amardi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika
  • Wulandari Harjanti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika
  • Taufik Kurniawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13860

Keywords:

Ratio, Non Performing, Loan, Capital, Profitabilitas

Abstract

Melalui penelitian ini, penulis berupaya untuk menganalisis pengaruh Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan BOPO terhadap profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA) pada PT Bank Perekonomian Rakyat Gema Nusa. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal untuk menguji hubungan sebab akibat antarvariabel. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan periode 2019–2024. Metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 55 nalisis data dilakukan terhadap hasil observasi dengan menerapkan uji asumsi klasik dan uji hipotesis sebagai dasar pengujian model penelitian dan pembuktian hipotesis yang diajukanHasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan nilai Non Performing Loan (NPL) tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap profitabilitas bank secara parsial, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, serta rasio BOPO menunjukkan pengaruh yang berlawanan arah dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, NPL, CAR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas PT Bank Perekonomian Rakyat Gema Nusa, yang menunjukkan bahwa Profitabilitas bank merupakan hasil dari interaksi beberapa faktor, yaitu kecukupan modal dan efisiensi operasional, sehingga studi ini ditujukan untuk memberikan masukan konstruktif bagi manajemen dalam merumuskan strategi pengelolaan bank guna mewujudkan efisiensi yang lebih efektif, dan meningkatkan kinerja keuangan bank secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Azhari, Muhammad Taufiq et al (2023). “Metode Penelitian Kuantitatif”. Jambi: Sonpedia Publishing Indonesia

2. Amanda, L., Yanuar, F., & Devianto, D. (2019). “Uji Validitas Dan Reliabilitas Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat Kota Padang”. Jurnal Matematika UNAND, 8(1), 179–188. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas

3. Aprianti, et al. (2021). “Pengaruh Kecukupan Modal, Likuiditas, Dan Efisiensi Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Di Kota Denpasar Periode 2015–2018”. Jurnal KARMA (Karya Riset Mahasiswa Akuntansi), Vol. 1, No. 5

4. Dewanti, A. S. (2018). “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non performing loan (NPL), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA)”. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, Institut Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya.

5. Diantini, Ni Kadek, et al. (2019). Pengaruh Capital Adequecy Ratio(CAR). Efisiensi Operasional (BOPO), Risiko Bisnis, dan Loan to Deposit Ratio(LDR) Terhadap Kinerja Keuangan: Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017). e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha, 88-101.

6. Fatika, Nadya Alya, dan Andayani. (2024). Pengaruh kualitas aset, tingkat efisiensi, dan likuiditas terhadap rasio kecukupan modal pada Bank Perkreditan Rakyat. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, Vol. 13, No. 7.

7. Fatimah, E. N. (2013). Analisis perbandingan beban operasional dan pendapatan operasional (BOPO) pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Batam. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 1(2), 140–146.

8. Harun, U. (2016). “Pengaruh Rasio-Rasio Keuangan CAR, LDR, NIM, BOPO, Dan NPL Terhadap ROA”. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen, 4(1), 67–82. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi.

9. Ikatan Akuntan Indonesia. (2026). “PSAK 201 Penyajian Laporan Keuangan”. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia

10. Iman, N. F., & Umiyati. (2022). “Analisis Determinan Atas Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia:. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 10(1), 31–53. https://doi.org/10.35836/jakis.v10i1.280

11. Kartikasary, M., et al (2020). “Factors Affecting The Non-Performing Loans In Indonesia”. Accounting, Vol. 6, No. 1, hlm. 97–106

12. Kasmir. (2016). “Analisis Laporan Keuangan”. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

13. Otoritas Jasa Keuangan. (2015). “Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum Bank Perkreditan Rakyat”. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

14. Otoritas Jasa Keuangan. (2022). “Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/SEOJK.03/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah”. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

15. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). “Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah”. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

16. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). “Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.03/2024 tentang Panduan Akuntansi Perbankan Bagi Bank Perekonomian Rakyat”. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

17. Pinasti, W. F., & Cahyani, A. D. (2020). “Pengaruh Rasio Keuangan Perbankan Terhadap Profitabilitas Bank. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan”, Universitas Negeri Yogyakarta.

18. Pratiwi, L. P. S. W., & Wiagustini, N. L. P. (2015). “Pengaruh CAR, BOPO, NPL, dan LDR Terhadap Profitabilitas”. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 5(4), 2137–2166. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
L. D. F. Amardi, W. Harjanti, and T. Kurniawan, “Pengaruh Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, dan BOPO terhadap Profitabilitas”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 27971–27977, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles