Evaluasi Kinerja Fasilitas Pelayanan Terminal Tipe A Pakupatan di Kota Serang Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Authors

  • Mohamad Abyansyah Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD
  • Kevin Tryputra Simbolon Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD
  • Veronike Veronike Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD
  • R. Caesario Boing Rachmat Raharjo Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13308

Keywords:

Terminal Tipe A, Standar Pelayanan Minimum, nalytical Hierarchy Process, Prioritas Fasilitas, Evaluasi Kinerja

Abstract

Terminal Tipe A Pakupatan di Kota Serang, Banten, melayani rata-rata 8.913 penumpang per hari, namun observasi lapangan terhadap 69 indikator Standar Pelayanan Minimum (SPM) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2015 menunjukkan baru 51 indikator (73,9%) yang terpenuhi, dengan kategori Keamanan (40,0%) dan Keselamatan (58,8%) sebagai capaian terendah meskipun keduanya berkaitan langsung dengan perlindungan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja fasilitas pelayanan Terminal Pakupatan serta menentukan bobot prioritas enam kriteria SPM keselamatan, keamanan, kehandalan/keteraturan, kenyamanan, kemudahan/keterjangkauan, dan kesetaraan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Pendekatan mixed method digunakan, mengombinasikan analisis deskriptif data observasi lapangan dengan kuesioner perbandingan berpasangan yang disebarkan kepada pemangku kepentingan terminal, diolah secara manual melalui metode eigenvector dan divalidasi silang menggunakan aplikasi Expert Choice. Hasil AHP menunjukkan Keselamatan sebagai kriteria prioritas tertinggi (bobot 0,3024), disusul Keamanan (0,2514), Kehandalan/Keteraturan (0,1321), Kemudahan/Keterjangkauan (0,1240), Kenyamanan (0,1112), dan Kesetaraan (0,0789), dengan Consistency Ratio 0,0103 yang menunjukkan penilaian pemangku kepentingan konsisten. Temuan ini mengungkap kesenjangan penting: dua kriteria yang dinilai paling penting oleh pemangku kepentingan justru merupakan kategori dengan capaian pemenuhan SPM terendah di lapangan. Berdasarkan kesenjangan tersebut, penelitian ini mengusulkan desain tata letak fasilitas konseptual berupa penempatan ulang pos keamanan, penambahan titik CCTV, jalur evakuasi, dan titik informasi terpadu, sebagai acuan bagi BPTD Kelas II Banten dalam memprioritaskan peningkatan pelayanan di Terminal Pakupatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Han, Y., Wang, Z., Lu, X., & Hu, B. (2020). Application of AHP to Road Selection. ISPRS International Journal of Geo-Information, 9(2), 86. https://doi.org/10.3390/ijgi9020086

2. Hidayati, N., Al-Ghalib, H. D., Sunarjono, S., & Magfirona, A. (2022). Evaluasi Infrastruktur Terminal Bulupitu Purwokerto. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 69–80. https://doi.org/10.29103/tj.v12i1.638

3. Ilman Fiqih, H., & Handayani, W. (2024). Evaluasi Standar Pelayanan Minimum di Terminal Tipe A Pondok Cabe dengan Metode Importance Performance Analysis. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat, 15(1), 1–11.

4. Isnaningsum, I., Nadeak, T. E. Y., & Mustari, D. (2024). Penerapan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Sistem Pendukung Keputusan dalam Pemilihan Hotel Terbaik Berbasis Java. REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 8(2), 752–763. https://doi.org/10.33395/remik.v8i2.13901

5. Kardila, D., & Ranggadara, I. (2020). Analytical Hierarchy Process Untuk Menentukan Prioritas Proyek. JOINS (Journal of Information System), 5(1), 55–62. https://doi.org/10.33633/joins.v5i1.3490

6. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan. Kementerian Perhubungan RI.

7. Kurniawati, R., & Tinumbia, N. (2022). Analisis kualitas pelayanan fasilitas Terminal Kampung Rambutan berdasarkan tingkat kepuasan pengguna. Jurnal Infrastruktur, 8(2).

8. Leal, J. E. (2020). AHP-express: A simplified version of the analytical hierarchy process method. MethodsX, 7, 100748. https://doi.org/10.1016/j.mex.2019.11.021

9. Mahendra, I., & Putri, P. K. (2019). Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Sistem Pendukung Keputusan Pembelian Rumah di Kota Tangerang. Jurnal Teknoinfo, 13(1), 36–43. https://doi.org/10.33365/jti.v13i1.238

10. Muzammil, K., Koesoemawati, D. J., & Kriswardhana, W. (2019). Evaluasi Standar Pelayanan Minimum dan Tingkat Kepuasan Penumpang di Terminal Angkutan Umum Tawang Alun Jember. Rekayasa Sipil, 13(2), 89–96. https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2019.013.02.2

11. Noviarti, Nabila, S. G., & Ratnasari, D. (2024). Analisis pelayanan angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) (Studi kasus: AKDP Terminal Rajabasa–Terminal Pringsewu). Jurnal Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala. https://jurnal.usk.ac.id/JTS/article/view/38465

12. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 24 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan.

13. Rachman, R. (2019). Penerapan Metode AHP Untuk Menentukan Kualitas Pakaian Jadi di Industri Garment. Jurnal Informatika, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.31311/ji.v6i1.4389

14. Saaty, T. L. (1980). The Analytic Hierarchy Process: Planning, Priority Setting, Resource Allocation. McGraw-Hill.

15. Sugiyanto, S., Arnaya, I. W., Ryanto, S. S., & Surya, A. A. B. O. K. (2021). Analisa Faktor Pemilihan Moda Transportasi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process. Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, 2(1), 11–18. https://doi.org/10.52920/jttl.v2i1.18

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
M. Abyansyah, K. T. Simbolon, V. Veronike, and R. C. B. R. Raharjo, “Evaluasi Kinerja Fasilitas Pelayanan Terminal Tipe A Pakupatan di Kota Serang Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 25515–25522, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles