Pengaruh Work Family Balance terhadap Psychological Well-Being pada Perempuan yang Melaksanakan Peran Ganda (Studi pada Guru Perempuan di Yayasan Madaniyah)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12886Keywords:
Work Family Balance, Psychological Well Being, Peran GandaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work family balance terhadap psychological well-being pada guru perempuan di Yayasan Madaniyah Gunung Silanu, Kabupaten Jeneponto. Guru perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai pendidik sekaligus istri atau ibu menghadapi berbagai tuntutan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis. Oleh karena itu, kemampuan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung kondisi psikologis yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 35 guru perempuan, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dianalisis dengan bantuan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, serta analisis regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work family balance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being guru perempuan di Yayasan Madaniyah Gunung Silanu. Semakin baik kemampuan guru dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kehidupan keluarga, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan kualitas psikologis guru perempuan sehingga mampu menjalankan peran profesional maupun keluarga secara lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan dalam merancang kebijakan yang mendukung terciptanya keseimbangan kehidupan kerja dan keluarga guna meningkatkan kesejahteraan psikologis tenaga pendidik.
Downloads
References
1. Allen, T. D., Cho, E., & Meier, L. L. (2019). Work–family Boundary Dynamics. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 6, 99–123. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-012218-015029
2. Allen, T. D., & Paddock, E. L. (2015). How Being Mindful Impacts Individuals' Work-Family Balance, Conflict, And Enrichment: A Review of Existing Evidence, Mechanisms and Future Directions. In J. Reb & P. W. B. Atkins (Eds.), Mindfulness in Organizations: Foundations, Research, and Applications (pp. 213–238). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781107587793.011
3. Andrade, C. (2021). A Student’s Guide to The Classification and Operationalization of Variables In The Conceptualization and Design Of A Clinical Study: Part 1. Indian Journal of Psychological Medicine, 43(2), 177–179.
4. Anjaria, K. (2022). Knowledge Derivation From Likert Scale Using Z-Numbers. Information Sciences, 590, 234–252.
5. Armstrong, M., & Taylor, S. (2015). Armstrong's Handbook of Human Resource Management Practice (13th ed.). Kogan Page.
6. Armstrong, M. (2020). Armstrong’s Handbook of Human Resource Management Practice (15th ed.). Kogan Page.
7. Astuti, B. A. (2025). Pengaruh Work Family Conflict Dan Psychological Well-Being Terhadap Burnout Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita di Organisasi “X” Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Indonesia. 6(8), 4325–4338.
8. Clark, S. C. (2000). Work/Family Border Theory: A New Theory of Work/Family Balance. Human Relations, 53(6), 747–770.
9. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
10. Fan, Y., Potočnik, K., & Chaudhry, S. (2021). A Process-Oriented, Multilevel, Multidimensional Conceptual Framework of Work–Life Balance Support: A Multidisciplinary Systematic Literature Review and Future Research Agenda. International Journal of Management Reviews, 23(4), 486–515.
11. Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
12. Giarto, N. A., & Sarajar, D. K. (2024). The Relationship Between Work Life Balance and Psychological Well Being Among Female Special Needs School Teachers. COUNSENESIA: Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 5(1), 31–39. https://doi.org/10.36728/cijgc.v5i1.3498
13. Handoko, T. H. (2016). Manajemen Personalia Dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
14. Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). PT Bumi Aksara.
15. Isa, Z. C., & Azid, N. (2022). Multimedia Constructivism Instrument: Validity and Reliability Analysis. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 11(4), 1818–1824.
16. Kim, T. K. (2015). T Test As a Parametric Statistic. Korean Journal of Anesthesiology, 68(6), 540.
17. Larasati, D., Salendu, A., & Etikariena, A. (2023). Work-Family Culture dan Organizational Commitment Karyawan Wanita: Work-Life Balance Sebagai Mediator. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 11(2), 213–230. https://doi.org/10.30996/persona.v11i2.7759
18. Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2021). Fundamentals of Human Resource Management (8th ed.). McGraw-Hill Education.
19. Novenia, D., & Ratnaningsih, I. Z. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial Suami Dengan Work-Family Balance Pada Guru Wanita di SMA Negeri Kabupaten Purworejo. Jurnal EMPATI, 6(1), 97–103. https://doi.org/10.14710/empati.2017.15140.
20. Pratiwi, T. Y., & Betria, I. (2021). Konflik Peran Ganda dan Stres Kerja Pada Karyawan Perempuan. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, 10(2), 1-14.
21. Priastuty, B. A. D., & Mulyana, O. P. (2021). Hubungan Antara Konflik Peran Ganda Dengan Stres Kerja Pada Tenaga Kesehatan Wanita di Puskesmas. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(2), 94-104.
22. Raharjanti, et al. (2023). Translation, Adaptation, Validity And Reliability of Multidimensional Emotion Questionnaire For Indonesian Forensic Psychiatry Context. Heliyon, 9(3), e13787.
23. Ryff, C. D. (1989). Happiness is Everything, or is it? Explorations on The Meaning of Psychological Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081.
24. Ryff, C. D. (1995). Psychological Well-Being in Adult Life. Current Directions in Psychological Science, 4(4), 99–104.
25. Ryff, C. D. (1996). Psychological Well-Being: Meaning, Measurement, and implications for Psychotherapy Research. Psychotherapy and Psychosomatics, 65(1), 14–23.
26. Ryff, C. D. (2018). Well-Being with Soul: Science in Pursuit of Human Potential. Perspectives on Psychological Science, 13(2), 242–248.
27. Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The Structure of Psychological Well-Being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. Washington, DC: American Psychological Association.
28. Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2018). Positive Health: Connecting Well-Being With Biology. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 373(1755), 20170220. https://doi.org/10.1098/rstb.2017.0220
29. Sari, R. E., & Nugroho, A. D. (2024). Psychological Well Being and Family Supportive Supervision Behaviors with Work Life Balance in Working Women. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 15(01), 48–60.
30. Septina, V. D., & Soeharto, T. N. E. D. (2023). Work Life Balance dan Kepuasan Kerja Dengan Psychological Well-Being Pada Anggota Polisi Wanita. Jurnal Psikologi, 19(2), 150–162.
31. Sirgy, M. J., & Lee, D. J. (2018). Work-Life Balance: An Integrative Review. Applied Research in Quality of Life, 13(1), 229–254. https://doi.org/10.1007/s11482-017-9509-8
32. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
33. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
34. Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
35. Tarigan, C. F., & Ratnaningsih, I. Z. (2020). Hubungan Antara Work-Family Balance Dengan Kepuasan Kerja Pada Tenaga Kependidikan di Universitas X. Jurnal Empati, 7(3), 1076-1083.
36. Tennant, J. E., Demaray, M. K., Malecki, C. K., Terry, M. N., Clary, M., & Elzinga, N. (2015). Students' Ratings of Teacher Support and Academic and Social-Emotional Well-Being. School Psychology Quarterly, 30(4), 494–512. https://doi.org/10.1037/spq0000106
37. Utina, R. C. (2024). Hubungan Antara Konflik Peran Ganda Dengan Stres Kerja Pada Perawat Yang Sudah Menikah di RS Otanaha (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Gorontalo).
38. Wayne, J. H., Butts, M. M., Casper, W. J., & Allen, T. D. (2017). In Search of Balance: A Conceptual And Empirical Integration Of Multiple Meanings Of Work–Family Balance. Personnel Psychology, 70(1), 167–210. https://doi.org/10.1111/peps.12132
39. Yusup, F. (2018). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17-23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salman Al Farizy, Syarifuddin Sulaiman, Syahidah Rahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















