Pengaruh Orientasi Wirausaha Berkelanjutan terhadap Kinerja Bisnis UMKM dengan Moderasi Dukungan Institusional
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12840Keywords:
Orientasi Wirausaha Berkelanjutan, Dukungan Institusional, Kinerja Bisnis UMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi wirausaha berkelanjutan terhadap kinerja bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguji peran dukungan institusional sebagai variabel moderasi pada UMKM mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh UMKM yang menjadi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Program MBG, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis dengan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-Square sebesar 0,689 menunjukkan bahwa orientasi wirausaha berkelanjutan dan dukungan institusional mampu menjelaskan 68,9% variasi kinerja bisnis UMKM. Orientasi wirausaha berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM dengan koefisien jalur 0,710, t-statistic 10,842, dan p-value 0,000. Namun, dukungan institusional tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, dengan koefisien -0,067, t-statistic 1,214, dan p-value 0,225. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi, proaktivitas, keberanian mengambil risiko, dan komitmen keberlanjutan merupakan kemampuan internal utama yang mendorong peningkatan kinerja UMKM mitra Program MBG.
Downloads
References
1. Adam, L., Ermawati, T., Nurjati, E., Edi, R. Y., Inayah, I., Mulyaningsih, Y., Thoha, M., Sarana, J., Soesilowati, E. S., Saptia, Y., Adityawati, S., & Darwin. (2024). Entrepreneurial orientation in Indonesian SMEs. Cogent Business & Management, 11(1), 2399750. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2399750
2. Adeline, F., & Slamet, F. (2021). Pengaruh orientasi kewirausahaan dan orientasi berkelanjutan terhadap kewirausahaan berkelanjutan dengan entrepreneurial bricolage sebagai mediasi pada UKM di Indonesia. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 3(3), 711–721. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i3.13154
3. Amaliah, I., & Triono, H. (2024). Kepemilikan institusional sebagai faktor moderasi sales growth, transfer pricing terhadap tax avoidance. J-Aksi: Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi, 5(1), 77–91. https://doi.org/10.31949/jaksi.v5i1.8357
4. Anas, A. T. (2025). Peran koperasi dan BUMDes dalam meningkatkan efisiensi distribusi pangan pada Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia. Jurnal Ilmiah, 8, 222–232.
5. Arifandi, F., Sarita, B., Saleh, S., Sukotjo, E., & Madi, R. A. (2024). Model keberlanjutan bisnis melalui literasi. 1(1), 65–83.
6. Asad, M., Majali, T., Aledeinat, M., Almajali, D. A., & Akhorshaideh, A. H. O. (2023a). Green entrepreneurial orientation for enhancing SMEs financial and environmental performance: Synergetic moderation of green technology dynamism and knowledge transfer and integration. Cogent Business & Management, 10(3), 2278842. https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2278842
7. Asad, M., Asif, M. U., Sulaiman, M. A. B. A., Satar, M. S., & Alarifi, G. (2023b). Open innovation: The missing nexus between entrepreneurial orientation, total quality management, and performance of SMEs. Journal of Innovation and Entrepreneurship, 12, 79. https://doi.org/10.1186/s13731-023-00335-7
8. Darono, A. (2012). Penggunaan teori institusional dalam penelitian teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI), 15–120.
9. Elshifa, A., Afdhal, M., Perdana, C., Matiala, T. F., & Yasin, F. (2023). Analisis pengaruh pendidikan, pelatihan, dan dukungan kelembagaan terhadap pengembangan usaha. Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan, 1(3), 123–134. https://doi.org/10.58812/sek.v1.i03
10. Fang, G. G., Qalati, S. A., Ostic, D., Shah, S. M. M., & Mirani, M. A. (2022). Effects of entrepreneurial orientation, social media, and innovation capabilities on SME performance in emerging countries: A mediated–moderated model. Technology Analysis & Strategic Management, 34(11), 1326–1338. https://doi.org/10.1080/09537325.2021.1957816
11. Hanaysha, J. R., & Al-Shaikh, M. E. (2024). Impact of entrepreneurial orientation, marketing capability, and market orientation on business sustainability and corporate reputation. Discover Sustainability, 5, 273. https://doi.org/10.1007/s43621-024-00401-4
12. Hidayat, M. (2024). Pengaruh orientasi kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi terhadap keberlanjutan usaha melalui kelincahan strategis pada pelaku UMKM di Kota Makassar. Amkop Management Accounting Review, 4(1), 76–90.
13. Ishaq, M. I., Sarwar, H., Aftab, J., Franzoni, S., & Raza, A. (2024). Accomplishing sustainable performance through leaders’ competencies, green entrepreneurial orientation, and innovation in an emerging economy: Moderating role of institutional support. Business Strategy and the Environment, 33(2), 1515–1532. https://doi.org/10.1002/bse.3557
14. Kusnady, D., & Sunarni. (2023). Pengaruh orientasi wirausaha, inovasi dan strategi bisnis pada performa usaha di Malang Raya. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 3(1), 26–37. https://doi.org/10.47709/jebma.v3n1.2621
15. Majali, T., Alkaraki, M., Asad, M., Aladwan, N., & Aledeinat, M. (2022). Green transformational leadership, green entrepreneurial orientation and performance of SMEs: The mediating role of green product innovation. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 8(4), 191. https://doi.org/10.3390/joitmc8040191
16. Miranda, F., & Budiono, H. (2025). Pengaruh orientasi kewirausahaan dan inovasi terhadap keberhasilan UMKM F&B di Kota Depok. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 7(3), 857–864. https://doi.org/10.24912/jmk.v7i3.34628
17. Oktawila, D., & Bagijo, H. E. (2025). Kedudukan lembaga negara dalam Makan Bergizi Gratis. Jurnal Media Informatika (JUMIN), 6(3), 1595–1602.
18. Rahayu, S., Syafe’i, D., Dahlia, D., Wiranata, H., & Sari, P. I. (2025). Inovasi produk sebagai mediasi pengaruh orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap kinerja UMKM. Jesya, 8(2), 1440–1457. https://doi.org/10.36778/jesya.v8i2.2184
19. Rayhan, M., & Zulham. (2025). Implementasi jaminan halal pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Medan Timur. Al-Sulthaniyah, 14(2), 370–380. https://doi.org/10.37567/al-sulthaniyah.v14i2.4154
20. Tazkia Nurfauziana, & Puspaningrum, D. (2023). Dukungan kelembagaan sistem agribisnis dalam pengembangan usahatani sayur di Kabupaten Jember. Jurnal Triton, 14(2), 422–439. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.440
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Islamia Risalsya Syawali, Alfin Nur Arifah, Dheri Febiyani Lestari, Herdiyanti Herdiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















