Pengendalian Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Menggunakan Metode Earned Value Management (EVM) dan Projec Manager Competency Development (PMCD)

Authors

  • Ruston Kusnadi Universitas Sangga Buana
  • Djoko Pitoyo Universitas Sangga Buana

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12763

Keywords:

Earned Value Management, Pemeliharaan Jalan, Crashing, PMCD, Pengendalian Proyek

Abstract

Infrastruktur jalan raya memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian, terutama pada ruas strategis seperti Jalan Letkol Eddie Soekardi (Segmen Batas Kota/Kabupaten Sukabumi–Cibolang). Penurunan kualitas jalan akibat repetisi beban berlebih dan faktor cuaca dapat menghambat mobilitas masyarakat, meningkatkan biaya transportasi, serta mengancam efisiensi logistik dan keselamatan pengguna jalan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran APBD Tahun 2025 untuk pelaksanaan proyek pemeliharaan berkala di seluruh wilayah Jawa Barat, salah satunya pemeliharaan berkala Jalan Letkol Eddie Soekardi di Kabupaten Sukabumi berupa pekerjaan overlay Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) yang dilaksanakan oleh PT Prima Karya Mixindo dengan target penyelesaian selama 120 hari kalender. Namun, pelaksanaan proyek menghadapi permasalahan berupa deviasi waktu yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan serta pergantian personel kunci yang berpotensi memengaruhi efektivitas pengendalian proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengendalian proyek menggunakan metode Earned Value Management (EVM) serta mengevaluasi kompetensi Manajer Proyek berdasarkan kerangka Project Manager Competency Development (PMCD). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan EVM mampu mendeteksi deviasi jadwal dan biaya secara dini melalui pemantauan kinerja proyek berdasarkan indikator biaya dan waktu. Selain itu, intervensi crashing pada jalur kritis berpotensi mengurangi keterlambatan dan mendorong penyelesaian proyek lebih awal. Evaluasi PMCD mengindikasikan bahwa aspek kompetensi personal dan kinerja manajer proyek perlu ditingkatkan dalam menghadapi fluktuasi jadwal dan pergantian personel. Kesimpulannya, integrasi EVM dan PMCD memberikan rekomendasi manajerial yang komprehensif dalam mengendalikan proyek pemeliharaan jalan agar tercapai sesuai target waktu, biaya, dan mutu yang telah ditetapkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. AASHTO. (1993). AASHTO guide for design of pavement structures. American Association of State Highway and Transportation Officials.

2. Azis, S. (2017). The effect of project manager competency on project time performance. The Effect of Project Manager Competency on Project Time Performance, 1(8), 1–8.

3. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2018). Spesifikasi umum Bina Marga 2018 untuk pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan (Revisi 2). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

4. Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika tanah 2. Gadjah Mada University Press.

5. Huda, M., & Maliki, A. (2019). Relationship knowledge project management (PMBOK 5th) on manager competence and construction project performance. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(12), 466–478.

6. Husen, A. (2009). Manajemen proyek: Perencanaan, penjadwalan, & pengendalian proyek. Andi.

7. Idrus, I., Adi, H. P., & Antonius. (2025). Time and cost performance analysis using the earned value method in the construction project of the dormitory building at Airlangga University Campus C in Surabaya. Journal of Advanced Multidisciplinary Research, 6(2).

8. Kementerian Pekerjaan Umum. (1997). Manual kapasitas jalan Indonesia (MKJI). Direktorat Jenderal Bina Marga.

9. Priyo, M. (2021). Earned value management system in Indonesian construction projects. International Journal of Integrated Engineering, 13(3), 37–45.

10. Project Management Institute. (2021). Project manager competency development (PMCD) framework. Project Management Institute.

11. Pemerintah Kabupaten Sukabumi. (2023). Rencana strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sukabumi 2023–2026.

12. Shahin, M. Y. (2005). Pavement management for airports, roads, and parking lots (2nd ed.). Springer.

13. Spesifikasi Umum Bina Marga. (2018). Spesifikasi umum Bina Marga 2018 untuk pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan (Revisi 2). Ministry of Public Works and Housing.

14. Surya, M. F., Rauzana, A., & Bulba, A. T. (2024). The effect of project manager competence on the achievement of construction project performance. Jurnal Impresi Indonesia, 3(2), 170–175. https://doi.org/10.58344/jii.v3i2.4626

15. Tistogondo, J., Kurniawan, F. B., & Wulandari, D. A. R. (2026). The evaluation of construction project time and cost control using the earned value method: Case study of construction of a 200/200 U-Ditch channel with 10 ton axle cover on Jl. Simo Kwagean. Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, 9(1). https://doi.org/10.25139/jprs.v9i1.11062

16. Viramgama, S., Solanki, J., Shah, D., & Sonarghare, H. (2026). Earned value management as a strategic tool for cost, schedule, and resource optimization in construction projects. IJSMT Journal, 2(5). https://doi.org/10.55041/ijsmt.v2i5.087

17. Widyarso, R., Witjaksana, B., & Purnama, J. (2025). Analysis of time and cost performance in construction projects using the earned value management method. Asian Journal of Engineering, Social and Health, 4(4). https://doi.org/10.46799/ajesh.v4i4.590

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
R. Kusnadi and D. Pitoyo, “Pengendalian Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Menggunakan Metode Earned Value Management (EVM) dan Projec Manager Competency Development (PMCD)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 26355–26363, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles