Evaluasi Keterlambatan Kehadiran Pegawai di Rumah Sakit X
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12703Keywords:
Keterlambatan Kehadiran, Disiplin Kerja, Sumber Daya Manusia, Fishbone Diagram, Metode ReinkeAbstract
Disiplin kerja pegawai merupakan salah satu aspek fundamental yang berperan penting dalam menunjang kelancaran operasional organisasi, efektivitas pelaksanaan tugas, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Laporan ini menyajikan hasil evaluasi terhadap permasalahan keterlambatan kehadiran pegawai di Rumah Sakit X selama periode September 2025 hingga Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola keterlambatan kehadiran pegawai, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan, serta menentukan alternatif solusi yang tepat sebagai upaya perbaikan disiplin kerja. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dan telaah dokumen rekapitulasi absensi kepegawaian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterlambatan kehadiran masih terjadi dengan frekuensi yang bervariasi di kalangan pegawai dan berpotensi menghambat ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan serta kontinuitas pelayanan. Analisis akar masalah menggunakan diagram Fishbone (Ishikawa) mengidentifikasi empat faktor utama, yaitu metode pengawasan yang belum optimal, manajemen monitoring yang belum dilaksanakan secara berkelanjutan, kesadaran individu pegawai terhadap disiplin waktu yang masih perlu ditingkatkan, serta faktor lingkungan berupa kemacetan lalu lintas dan jarak tempat tinggal. Penentuan prioritas pemecahan masalah menggunakan metode Reinke menunjukkan bahwa peningkatan pengawasan melalui pemantauan absensi secara rutin menjadi prioritas utama. Rencana tindak lanjut meliputi penyusunan jadwal monitoring, evaluasi data absensi bulanan, dan sosialisasi aturan kehadiran secara berkala untuk mendukung peningkatan kedisiplinan pegawai dan optimalisasi mutu pelayanan kesehatan.
Downloads
References
1. Agusta, M., Paramarta, V., & Purwanda, E. (2024). Peran dan tanggung jawab pihak rumah sakit dalam pelayanan kesehatan terhadap pasien pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Abdimas Indonesian Journal, 4(2), 395–406. https://doi.org/10.59525/aij.v4i2.467
2. Alfitra Sari, D., & Handayani, N. (2023). Implementasi kebijakan klasifikasi dan perizinan rumah sakit tipe C pada bangunan prasarana dan peralatan di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah. PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies, 2(1), 42–47. https://doi.org/10.24036/publicness.v2i1.77
3. Ambari, A., Sunarsih, E., & Minarti, M. (2023). Studi literatur tentang peningkatan manajemen mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit Indonesia.
4. Christiano Mandagi Jr, S., Astuty Lolo, W., & Edward Rundengan, G. (2023). Evaluasi penerapan standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Tk II R.W. Mongisidi Manado (Vol. 12, No. 3).
5. Hidayat, M., & Suryani, E. (2023). Implementasi disiplin pegawai berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 di lingkungan rumah sakit daerah. Jurnal Administrasi Publik, 4(2), 112–120. https://doi.org/10.1234/jap.v4i2.456
6. Ikwati, F. R., Rauf, A., & Nisak, H. (2024). Kelengkapan formulir assesmen medis rawat jalan di RSUD Tongas. Ilmu Kesehatan, 2, 371–379.
7. Kurniawan, D., & Rahmawati, S. (2024). Peran unit kepegawaian dalam pengelolaan absensi dan penegakan disiplin kerja di rumah sakit. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.1234/jmrs.v3i1.789
8. Lestari, N., & Prasetyo, B. (2022). Analisis faktor penyebab keterlambatan kehadiran pegawai terhadap kelancaran operasional pelayanan rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 234–242.
9. Paramarta, V., Wicaksono, S. T., Risnawaty, N., Triana, I. A., Halawa, A. N., & Permatasari, I. (2023). Implementasi Balance Scorecard dalam analisis kinerja rumah sakit di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, 1(3), 88–100. https://doi.org/10.59024/jumek.v1i3.117
10. Patty, H. R., & Prananingrum, D. H. (2022). Nilai kemanusiaan dan fungsi sosial: Penyelenggaraan rumah sakit berbentuk perseroan terbatas. Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA, 5(1), 21–38. https://doi.org/10.24246/alethea.vol5.no1.p21-38
11. Perencanaan, A., Pengendalian, D., Linda Yohana Pratasik, A., & Sumampouw, O. J. (2023). Analisis perencanaan, pengadaan, dan pengendalian obat di Instalasi Farmasi Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Sakit Manembo Nembo Tipe C Bitung. Kesehatan Tambusai, 4, 5249–5266.
12. Putri, A. A., & Budianto, R. (2023). Pengaruh disiplin waktu dan kehadiran pegawai terhadap kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tipe C. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 78–89.
13. Rahmawati, T., & Ramadhika, A. (2024). Analisis sistem dan kompleksitas pelayanan rumah sakit. Economics and Digital Business Review, 5, 764–769.
14. Sahara, A., Hrp, A. L. O., Fauziah, A., Azhara, A. S., Agustin, D., Agustina, D., Salsabila, F., Auliya, J., Aulia, J., Zannah, M. C., Tila, S. A., Khairunisa, S. S., & Rahma, S. (2025). Optimalisasi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan. Kesehatan Tambusai, 6, 1–14.
15. Sari, M. P., & Wijaya, R. (2024). Manajemen sumber daya manusia rumah sakit: Tantangan dan strategi peningkatan kedisiplinan tenaga kesehatan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kesehatan, 6(2), 150–162. https://doi.org/10.1234/jebk.v6i2.321
16. Utami, T., & Handoko, S. (2025). Evaluasi penerapan sistem absensi dalam menunjang kedisiplinan pegawai di instalasi rawat jalan rumah sakit. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, 7(1), 33–41.
17. Yoseph Beda, B., Madiistriyatno, H., & Panjaitan, E. H. H. (2024). Analisis tingkat kepuasan pasien BPJS di Poli Penyakit Dalam RSUD Lewoleba di Nusa Tenggara Timur (Vol. 8, No. 2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Veronika Meliany, Dewi Mardahlia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















