Efektifitas Terapi Infant Warmer terhadap Penanganan Hipotermi pada Bayi Baru Lahir dengan Sectio Caesarea di Ruangan NICU RSUD Kota Kotamobagu
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12683Keywords:
Terapi Infant Warmer, Hipotermi, Bayi Baru Lahir Dengan Sectio CaesareaAbstract
Latar Belakang: Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah dan menangani hipotermi pada bayi baru lahir adalah penggunaan terapi infant warmer. Infant warmer merupakan alat penghangat bayi yang berfungsi menjaga kestabilan suhu tubuh neonatus melalui pemberian panas secara radiasi. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas terapi infant warmer terhadap penanganan hipotermi pada bayi baru lahir dengan sectio caesarea di Ruangan NICU RSUD Kota Kotamobagu. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pra-Post test Design. Penelitian ini dilaksanakan di Ruangan NICU RSUD Kota Kotamobagu dan dilaksanakan pada bulan Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir dengan cara sectio caesarea yaitu berjumlah 35 bayi dan sampel menggunakan total sampling. Instumen yang digunakan adalah lembar observasi hasil pengukuran suhu badan dengan menggunakan termometer. Analisa data yang digunakan adalah paired t-test dengan tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian terapi infant warmer rata-rata suhu tubuh bayi baru lahir dari 35,77°C, setelah pemberian terapi infant warmer rata-rata suhu tubuh bayi baru lahir dari 36,76°C. Hasil uji statistik paried t-test didapat P= 0,000 atau P < 0,05 maka Ha di terima Ho ditolak. Kesimpulan: hasil penelitian menunjukkan pemberian terapi infant warmer efektivitas terhadap penanganan hipotermi pada bayi baru lahir dengan sectio caesarea di Ruangan NICU RSUD Kota Kotamobagu. Saran: Bagi tenaga kesehatan agar dapat mengoptimalkan penggunaan infant warmer sebagai salah satu tindakan standar dalam pencegahan dan penanganan hipotermi pada bayi baru lahir, khususnya bayi yang lahir melalui Sectio Caesarea yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan suhu tubuh.
Downloads
References
1. Adi, A. (2022). Perancangan Infant Warmer Dilengkapi Phototherapy (Kontrol Infant Warmer). Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
2. Alistianti, R. S., Frety, E. E., Dewanti, L. (2026). Indikasi Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Rujukan. Jurnal Harian Kesehatan, 20(1), 15–24.
3. Aprilia Shinta. (2024). Pengaruh Blanket Warmer Terhadap Suhu Tubuh Pasien Intra Sectio Caesarea Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Hipotermi di SMC RS Telogorejo. file:///C:/Users/N/Downloads/DETECTOR+VOL+2+NO+3+AGUSTUS+2024+HAL+01-10.pdf.
4. Asmadi A. (2021). Teknik Prosedur Keperawatan: Konsep Dasar Dan Aplikasi Kebutuhan Hidup Manusia. Jakarta: Salemba Medika
5. Dewi, V. N. L. (2020). Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Salemba Medika.
6. Dewi, A. P. (2025). Asuhan Keperawatan Bayi Baru Lahir dengan Risiko Hipotermi di Ruang Perinatologi. Jurnal Keperawatan Neonatus, 12(1), 45-53.
7. Ekawati, (2025). Pengaruh Pemberian Infant Warmer TERHADAP Pemanasan Tubuh DAN Stabilitas Suhu PADA Neonatus. Jurnal Ilmu Kesehatan.
8. Harahap, M., Sukma, F., Nurdianti, D. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Hipotermia Pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Neonatal, 10(2), 85–92.
9. Hardisman. (2024). Gawat Darurat Medis: Praktis Pendekatan Klinis dan Teoretis. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
10. Hidayah, N. (2021). Asuhan Keperawatan pada Bayi Baru Lahir dengan Risiko Hipotermia. Surabaya: STIKES Dian Husada Mojokerto.
11. Huang, X., Hu, Y., He, H., Luo, J. (2022). Stabilisasi Suhu Tubuh sebagai Bagian dari Perawatan Neonatal Esensial. Journal of Pediatric Nursing.
12. Indriyani, D. dan Asmuji. (2023). Buku Ajar Keperawatan Maternitas: Upaya Promoif dan Preventif dalam Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
13. Indrayani, T., Riani, A. (2022). Hubungan Jenis Persalinan dengan Kejadian Hipotermia pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 115-122.
14. Lestari, P., Utami, S. (2021). Perbandingan Efektivitas Penggunaan Infant Warmer dan Metode Kanguru dalam Penanganan Hipotermia Neonatus. Jurnal Ilmiah Bidan, 6(2).
15. Maniasih Elisah. (2026). Pengaruh Penggunaan Selimut Thermal Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pada Bayi Dengan Hipothermia Di Ruang Perinatologi: A Systematic Literature Review. file:///C:/Users/N/Downloads/36.+2113.+online.pdf.
16. Marmi, Kukuh, R. (2021). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
17. Oxorn, H., Forte, W. R. (2021). Ilmu Kebidanan: Patofisiologi & Fisiologi Persalinan (C. Budhiarto, Penerjemah). Yogyakarta: Yayasan Essentia Medica.
18. Pratiwi, R., Handayani, S. (2022). Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Tindakan Sectio Caesarea Pada Kelompok Usia Reproduksi Sehat. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(2), 115-122.
19. Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka.
20. Putri Astri Setio. (2026). Hubungan Karakteristik Riwayat Persalinan Terhadap Tingkat Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin Di Rsud Tanjung Pura Langkat Tahun 2026. file:///C:/Users/N/Downloads/1099-Article%20Text-2884-1-10-20260126.pdf.
21. Purnama, B. E.(2023). Perancangan Infant Warmer Berbasis Mikrokontroler. Indonesian Journal on Networking and Security.
22. Rahmawati, A., Lestari, D. (2023). Karakteristik Bayi Baru Lahir Dengan Tindakan Sectio Caesarea Dan Kejadian Hipotermi. Jurnal Keperawatan Klinis, 11(2), 45–52. doi.org.
23. Rositasari Shinta. (2025). Efektifitas Pemberian Blanket Warmer Pada Pasien Pasca Sectio Caesaria Yang Mengalami Hipotermi Di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. file:///C:/Users/N/Downloads/Efektifitas+Pemberian+Blanket+Warmer-2.pdf.
24. Rukiyah, A. Y, Yulianti, L. (2021). Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: CV Trans Info Media.
25. Saifuddin Abdul Bari. (2021). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Zulfani, Ratna Roesardhyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















