Analsis Kelayakan Usaha Mikro Pabrik Tahu dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Desa Pematang Bango)

Authors

  • Edwin Ramadhan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Yosy Arisandi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Syaifuddin Syaifuddin Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12650

Keywords:

Desa Pematang Bango, Ekonomi Syariah, Kelayakan Usaha, Pabrik Tahu, Usaha Mikro

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha mikro pabrik tahu di Desa Pematang Bango serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas pemilik usaha, karyawan, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penilaian kelayakan mencakup aspek pemasaran, teknis dan produksi, manajemen dan sumber daya manusia, hukum, sosial, lingkungan, dan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pabrik tahu layak dijalankan dan dikembangkan. Permintaan produk relatif stabil, target pasar telah terbentuk, bahan baku tersedia, dan proses produksi berjalan rutin. Pengelolaan tenaga kerja berlangsung cukup efektif, sedangkan kepemilikan Nomor Induk Berusaha, perizinan berusaha berbasis risiko, dan sertifikat halal memperkuat aspek hukum. Usaha juga memberikan manfaat sosial melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memiliki kondisi finansial yang mampu menutup biaya operasional dan menghasilkan keuntungan. Namun, aspek lingkungan masih memerlukan perbaikan, terutama dalam pengelolaan limbah cair, meskipun limbah padat telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Dalam perspektif ekonomi syariah, usaha dinilai sesuai karena menggunakan bahan halal, menerapkan kejujuran dan keadilan dalam transaksi, menggunakan modal pribadi tanpa riba, serta memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Dengan demikian, usaha mikro pabrik tahu tersebut layak secara ekonomi dan selaras dengan prinsip ekonomi Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Andriani. (2022a). Analisis Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan Usaha Mikro. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 3(1), 52–60.

2. Andriani. (2022b). Dampak Sosial Usaha Mikro terhadap Masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 6(1), 41–48.

3. Chen, X., & Wang, Y. (2021). Feasibility studies for novel and complex projects: Principles synthesised through an integrative review. International Journal of Project Management, 39(8), 923.

4. Fauzi. (2022). Maqashid Syariah dalam Kegiatan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 3(1), 52–60.

5. Fauziah. (2021). Sertifikasi Halal dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Jakarta: Kencana.

6. Hasanah. (2021a). Manajemen SDM dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jakarta: Kencana.

7. Hasanah. (2021b). Pengantar Ekonomi Syariah. Jakarta: Kencana.

8. Hasanah. (2022). Konsep Maslahah dalam Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Islam, 2(1), 54–62.

9. Hasibuan, B. K., dkk. (2024). Pathways to SME Sustainability: Integrating Islamic Finance and Government Support for Small and Medium Enterprises. Journal of Ecohumanism, 3(8), 6980–6989.

10. Hidayah. (2021). Keuangan Syariah dalam Praktik UMKM. Jakarta: Kencana.

11. Hidayat. (2022). Studi Kelayakan Bisnis pada Usaha Mikro. Jurnal Ekonomi Indonesia, 4(1), 25–33.

12. Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan Tahunan UMKM Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkop UKM.

13. Kurniawan. (2023). Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada UMKM. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 5(2), 76–85.

14. Lestari. (2022). Pentingnya Legalitas Usaha bagi UMKM di Indonesia. Jurnal Hukum dan Ekonomi, 4(1), 34–42.

15. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

16. Nuraini. (2021). Produksi dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jakarta: Kencana.

17. Prasetyo. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia pada UMKM. Jurnal Manajemen Indonesia, 5(1), 60–68.

18. Pratama. (2023). Peran UMKM dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Indonesia, 5(2), 73–82.

19. Puspaningrum, I. K. R. (2023). Business feasibility analysis PT Inka. International Management Conference and Progressive Papers, 1, 47.

20. Putri. (2022). Analisis Kelayakan Finansial pada Usaha Mikro. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Indonesia, 4(1), 95–104.

21. Rahman. (2021). Lingkungan dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jakarta: Kencana.

22. Rahmawati. (2023a). Strategi Pemasaran UMKM dalam Meningkatkan Daya Saing. Jurnal Manajemen Indonesia, 5(2), 88–97.

23. Rahmawati. (2023b). Etika Bisnis dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah, 4(1), 67–75.

24. Santoso. (2023). Analisis Finansial pada UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis, 4(1), 65–73.

25. Sari. (2022). Analisis Aspek Teknis dalam Studi Kelayakan Usaha Mikro. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 4(2), 77–85.

26. Setiawan. (2023). Pengelolaan Limbah Industri Tahu. Jurnal Teknik Lingkungan, 5(2), 101–109.

27. Siyoto, S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

28. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

29. Tambunan, T. (2012). Bisnis Mikro, Kecil dan Menengah di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

30. Umar, H. (2003). Studi Kelayakan dalam Bisnis Jasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

31. Wibowo. (2023). Peran Manajemen dalam Keberhasilan Usaha Mikro. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 72–80.

32. Wibowo, S. A., dkk. (2022). Feasibility Studies on the Tofu Industry. Journal of Industrial Engineering Management, 7(2), 1–15.

33. Wulandari. (2022). Analisis Dampak Lingkungan pada Usaha Mikro. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 3(2), 89–97.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
E. Ramadhan, Y. Arisandi, and S. Syaifuddin, “Analsis Kelayakan Usaha Mikro Pabrik Tahu dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Desa Pematang Bango)”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 23854–23862, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles