Transformasi Gaya Manajemen Kelas Guru Pendidikan Pancasila dalam Menghadapi Phubbing di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12509Keywords:
Gaya Manajemen Kelas, Guru Pendidikan Pancasila, Smartphone, Permissive, AuthoritativeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya manajemen kelas guru Pendidikan Pancasila sebagai classroom manager dalam membentuk kedisiplinan akademik siswa di SMKN 2 Ngawi pada era digital. Fokus penelitian diarahkan pada perubahan pendekatan guru dalam mengelola kelas yang pada awalnya cenderung permissive, yaitu memberikan kelonggaran penggunaan smartphone dalam pembelajaran, menuju pendekatan yang lebih terarah, tegas, komunikatif, dan edukatif sebagai respons terhadap gangguan penggunaan smartphone di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas dua guru Pendidikan Pancasila dan tujuh peserta didik, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam artikel ini, data hasil penelitian ditafsirkan ulang menggunakan teori Diana Baumrind dengan fokus pada gaya permissive dan authoritative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, guru Pendidikan Pancasila memberikan ruang kelonggaran penggunaan smartphone untuk mendukung pembelajaran, namun kelonggaran tersebut kemudian mulai dibatasi karena berdampak pada menurunnya perhatian, keterlibatan, dan kedisiplinan akademik siswa. Selanjutnya, guru mengembangkan pendekatan yang lebih authoritative melalui penetapan aturan penggunaan smartphone secara jelas, pengawasan aktif, teguran yang tegas namun tetap menghargai siswa, serta dialog agar siswa memahami pentingnya disiplin akademik. Transformasi tersebut berkontribusi pada meningkatnya keteraturan kelas, keterlibatan siswa, dan pembiasaan tanggung jawab akademik.
Downloads
References
1. Arsani, M., dkk. (2023). Peran Guru Sebagai Evaluator dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 115-125.
2. Asim. (2016). Pengaruh Kedisiplinan Belajar Terhadap Keteraturan Kegiatan Pendidikan Siswa. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 4(1), 45-55.
3. Aulia, N., & Araniri, M. (2021). Analisis Pola Tindakan dan Kebiasaan Individu Berdasarkan Kedudukan Jabatan Sosial. Jurnal Sosiologi Dialektika, 16(2), 88-100.
4. Baumrind, D. (1966). Effects of authoritative parental control on child behavior. Child Development, 37(4), 887–907. https://doi.org/10.2307/1126611
5. Baumrind, D. (1967). Child care practices anteceding three patterns of preschool behavior. Genetic Psychology Monographs, 75(1), 43–88.
6. Baumrind, D. (1971). Current patterns of parental authority. Developmental Psychology Monographs, 4(1, Pt. 2), 1–103. https://doi.org/10.1037/h0030372
7. Cahya, A., dkk. (2024). Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif dan Kontekstual oleh Guru PPKn dalam Membentuk Integritas Karakter Siswa. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 23-35.
8. Charles, C. M. (2011). Building classroom discipline (10th ed.). Pearson.
9. Diange, R., & Yunus, M. (2025). Strategi Guru PPKn dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif dan Meminimalisir Perilaku Menyimpang Siswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 15(1), 12-24.
10. Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (Eds.). (2015). Handbook of classroom management (2nd ed.). Routledge.
11. Fahrudin, A., & Ulfah, M. (2023). Strategi Kreatif Guru dalam Menumbuhkan dan Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(3), 210-222.
12. Hasanah, N., dkk. (2026). Analisis Variasi Gaya Kepemimpinan Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Dampaknya Terhadap Perilaku Peserta Didik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 67-79.
13. Hutabarat, S., & Nababan, T. (2025). Peran Pendidik sebagai Pembimbing dan Motivator dalam Mendukung Perkembangan Kepribadian Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 143-155.
14. Kurnia, D., & Trisnantari, H. (2024). Peran Guru Mata Pelajaran PPKn dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik di SMKN 1 Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 12(2), 340-355.
15. Mazid S, A Wulansari, SM Habibah, RY Prawira (2026) The Communication Style of Influencers in Developing Adolescent Character on Social Media. The Journal of Society and Media, https://journal.unesa.ac.id/index.php/jsm/article/view/41333
16. Mufadilah, S. (2026). Kendala Guru PPKn sebagai Fasilitator dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pembelajaran Pembelajar, 8(1), 50-62.
17. Nainggolan, R., dkk. (2024). Peranan Guru PKn Dalam Menanamkan Karakter Kedisiplinan Siswa Di SMK Swasta Yapim Taruna Barumun Tengah. Jurnal Civic Education, 8(2), 112-123.
18. Novitasari AR, DNF Sari, NN Aji, SM Habibah (2026) ANALYSIS OF UNESA STUDENTS’CIVIC DISPOSITION IN RESPONDING TO CRITICISM AND POLITICAL CONFLICT TOWARD THE GOVERNMENT ON TIKTOK SOCIAL MEDIA, Interdisciplinary Journal of Global and Multidisciplinary,
19. Armawi, A., Iman, H., & Wibowo, D. C. P. (2025). RETHINKING DIGITAL ACTIVISM AND TOLERANCE: A HABERMASIAN PERSPECTIVE FROM YIPC YOGYAKARTA. Sosiohumaniora, 27(3).
20. Habibah, S. M., & Umma, N. R. (2024). Ethics in social media in the millennial generation from Pancasila’s point of view. Digital Theory, Culture & Society, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.61126/dtcs.v2i1.28
21. Rahmatulloh, DY SM Habibah (2020) Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Di Era Digitalisasi Implementation of Pancasila Values in Life in the Digitalization Era, Jurnal Citizen Education (Media Kajian Pendidikan).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novi Dwi Fitria, Rianda Usmi, Siti Maizul Habibah, Walib Abdullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















