Literasi Informasi dan Berfikir Kritis Bagi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12490Keywords:
Literasi Informasi, Berpikir Kritis, Mahasiswa, Era Informasi, Literasi DigitalAbstract
Perkembangan teknologi informasi telah mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi melalui media digital. Namun, kemudahan tersebut juga disertai dengan meningkatnya penyebaran informasi yang tidak akurat, sehingga mahasiswa dituntut memiliki kemampuan literasi informasi dan berpikir kritis. Artikel ini bertujuan menjelaskan pentingnya literasi informasi dan berpikir kritis sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi era informasi. Pembahasan meliputi pengertian literasi informasi, konsep berpikir kritis, hubungan antara keduanya, serta manfaatnya dalam mendukung proses pembelajaran dan pengambilan keputusan. Selain itu, artikel ini juga menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menyaring informasi di era digital serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Melalui pemahaman literasi informasi dan penerapan berpikir kritis, mahasiswa diharapkan mampu memilih sumber informasi yang kredibel, menghindari penyebaran informasi yang keliru, serta menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Dengan demikian, literasi informasi dan berpikir kritis menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi. Kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui kebiasaan membaca sumber ilmiah terpercaya, berdiskusi secara aktif, mengikuti pelatihan literasi digital, serta membiasakan evaluasi terhadap setiap informasi sebelum digunakan. Dosen, perpustakaan, dan institusi pendidikan juga berperan menyediakan akses sumber belajar berkualitas, pendampingan akademik, serta lingkungan pembelajaran yang mendorong analisis objektif. Dengan pembinaan berkelanjutan, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan global, beradaptasi terhadap perubahan teknologi, serta berkontribusi sebagai individu yang bertanggung jawab, inovatif, dan berintegritas dalam kehidupan akademik maupun masyarakat. Mereka juga perlu memahami etika penggunaan informasi, menghargai hak cipta, menghindari plagiarisme, serta membangun budaya belajar sepanjang hayat demi meningkatkan kualitas penelitian, komunikasi, kolaborasi, dan daya saing.
Downloads
References
1. Association of College and Research Libraries. (2016). Framework for information literacy for higher education. American Library Association. https://www.ala.org/acrl/standards/ilframework
2. Facione, P. A. (1990). Critical thinking: A statement of expert consensus for purposes of educational assessment and instruction (The Delphi Report). The California Academic Press.
3. Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts (7th ed.). Insight Assessment.
4. Paul, R., & Elder, L. (2020). Critical thinking: Tools for taking charge of your learning and your life (4th ed.). Foundation for Critical Thinking.
5. UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO Institute for Statistics. https://uis.unesco.org
6. American Library Association. (2000). Information literacy competency standards for higher education. American Library Association.
7. Cottrell, S. (2017). Critical thinking skills: Effective analysis, argument and reflection (3rd ed.). Palgrave Macmillan.
8. Ennis, R. H. (2018). Critical thinking across the curriculum: A vision. Topoi, 37(1), 165–184. https://doi.org/10.1007/s11245-016-9401-4
9. OECD. (2021). 21st-century readers: Developing literacy skills in a digital world. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en
10. Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
11. Agustin, dan S. (2023). Penanaman Nilai Karakter Penanaman Peduli Lingkungan Siswa Kelas XI di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong. 1(1), 5–6.
12. Cemerlang, Mufarizuddin, Ananda, Aprinawati, dan P. (2024). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Menggunakan Video Pembelajaran dan Aplikasi Quizizz Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 429–436.
13. Daud, Abdullah, P, D. (2022). Kepedulian Lingkungan Berbasis Pengetahuan, Penerimaan Informasi, dan Kecerdasan Naturalistik di Kabupaten Majene.
14. Dewi, dan A. (2022). Hubungan Antara Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan Pada Mahasiswa Tadris IPA. Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 20(1), 82.
15. Dr. Ruslan, M. P. I. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan: Suatu Model Pengembangan Pembelajaran PAI Terintegrasi di Sekolah/Madrasah adiwiyata.
16. Irawan. (2023). Media Pembelajaran Vertimnaponik. Widina Bhakti Persada Bandung.
17. Irawan, dan G. (2025). Metodologi Penelitian Ekonomi & Bisnis. UMSU Press.
18. Ismail. (2021). Menjaga Kebersihan di Sekolah. Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 65.
19. Kondolayuk, dkk. (2024). Metodologi Penelitian Lanjutan. CV. Media Sains Indonesia.
20. Mawardi. (2025). Desain Penelitian Tindakan Kelas. Penerbit Samudra Biru (Anggota Ikapi).
21. Mudrikah, dkk. (2021). Perencanaan Pembelajaran di Sekolah Teori dan Implementasi. Pradina Pustaka.
22. Mustadi, Fauzani, dan R. (2020). Landasan Pendidikan Sekolah Dasar. UNY Press.
23. Oktapiani, Elan, dan G. (2025). Pengembangan LKPD Pendidikan Pancasila Bermuatan Dimensi Gotong Royong Melalui Film Animasi Adit Sopo dan Jarwo. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(September), 445–446.
24. Purwati, A. &. (2020). Strategi Pembelajaran Matematika Berdasarkan Karakteristik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, IX, 2.
25. Safrida, dkk. (2023). Pengantar Biologi (Teori Komprehensif). PT Sonpedia Publishing Indonesia.
26. Sengkey. (2023). Perkembangan Motorik. CV. Adanu Abimata.
27. Wardanai, Wiryono, dan S. (2020). Pengaruh Umur dan Gender Terhadap Sikap Peduli Lingkungan pada Masyarakat diKampung Nelayan Sejahtera Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 86.
28. Wardani. (2022). Belajar Matematika SD dengan Pendekatan Scientific Berbasis Keterampilan. CV. Feniks Muda Sejahtera.
29. Wijaya. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Bervisi Sets dengan Pendekatan Savi. Qahar Publisher.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herosti Gita Novalia, Gita Dewi Listyani, Zakia Salsabila, Gadiza Maulin Rasaki, Ira Yuniyati, Ade Tiara Yulinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















