Pengaruh Independensi, Pengalaman Auditor, Konflik Peran, dan Kompetensi Auditor terhadap Kinerja Auditor
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12422Keywords:
Independensi, Pengalaman Auditor, Konflik Peran, Kompetensi, Kinerja AuditorAbstract
Berbagai kasus kegagalan audit di Indonesia menunjukkan bahwa masih adanya permasalahan dalam kinerja auditor yang dapat memengaruhi kualitas audit dan kepercayaan masyarakat terhadap Kantor Akuntan Publik (KAP). Selain itu, penelitian terdahulu mengenai pengaruh independensi, pengalaman kerja auditor, konflik peran, dan kompetensi auditor terhadap kinerja auditor masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap kinerja auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Sebanyak 100 kuisioner didistribusikan dan diperoleh 97 kuesioner yang dapat diolah. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor, pengalaman kerja auditor dan kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor, sedangkan konflik peran berpengaruh negatif dan signifikan. Keempat variabel tersebut mampu menjelaskan 35,8% variasi kinerja auditor. Temuan ini mendukung teori atribusi yang menyatakan bahwa perilaku individu dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Secara praktis, Kantor Akuntan Publik perlu menjaga independensi, meningkatkan pengalaman dan kompetensi, serta meminimalkan konflik peran untuk mengoptimalkan kinerja auditor.
Downloads
References
[1] M. Afrizal Miradji, L. Mufidah, A. Eka Anggraini, and M. Ngongo, “Studi Empiris Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Auditor Dalam Pemeriksaan Akuntansi,” J. Keuang. dan Manaj. Terap., vol. 5, no. 4, pp. 139–146, 2024.
[2] L. Lismawati, F. Marietza, and C. Yuliana, “Pengaruh Konflik Peran Terhadap Kinerja Auditor Dengan Stres Kerja Sebagai Variabel Mediasi,” EKOMBIS Rev. J. Ilm. Ekon. dan Bisnis, vol. 10, no. S1, pp. 69–78, 2022, doi: 10.37676/ekombis.v10is1.1989.
[3] Primayeta Wahyuni and Dewi Zulvia, “Pengaruh Kompleksitas Tugas, Etika Profesi dan Struktur Audit Terhadap Kinerja Auditor,” J. Ris. Akunt., vol. 2, no. 1, pp. 01–16, 2023, doi: 10.54066/jura-itb.v2i1.1232.
[4] Askolani Al Sayuti and Annisa Annisa, “Dampak Independensi, Struktur Audit Dan Konflik Peran Terhadap Kinerja Auditor,” J. Mhs. Manaj. dan Akunt., vol. 2, no. 1, pp. 31–50, 2023, doi: 10.30640/jumma45.v2i1.962.
[5] H. Hanifah and C. Kuntadi, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Auditor: Kompetensi Auditor, Pengalaman Auditor, dan Etika Profesi,” J. Rumpun Manaj. dan Ekon., vol. 1, no. 2, pp. 122–132, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.61722/jrme.v1i2.1233
[6] OJK, “SIARAN PERS OJK BERI SANKSI UNTUK AP DAN KAP TERKAIT WANAARTHA LIFE DI TENGAH PENANGANAN LIKUIDASI,” Otoritas Jasa Keuangan.
[7] OJK, “Sanksi Administratif Berupa Pembekuan Pendaftaran AP Madelih Kurniawan,” Otoritas Jasa Keuang., pp. 11–12, 2024, [Online]. Available: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/pengumuman/Pages/Sanksi-Administratif-Berupa-Pembekuan-Pendaftaran-AP-Madelih-Kurniawan.aspx
[8] Saridawati Saridawati, Okky Kharisma, Olivia Purama J, Valencya Valencya, and Viera Pramestya, “Analisa Pelanggaran Etika Profesi Akuntansi Studi Kasus PT Hanson Internasional Tbk (MYRX),” Akunt. dan Ekon. Pajak Perspekt. Glob., vol. 2, no. 2, pp. 13–20, 2025, doi: 10.61132/aeppg.v2i2.924.
[9] A. Raodah and H. Hafsah, “Pengaruh Etika Profesi, Pengalaman Auditor dan Independensi Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik di Kota Medan,” Owner, vol. 7, no. 4, pp. 3569–3579, 2023, doi: 10.33395/owner.v7i4.1717.
[10] A. Fadila, MAIDANI, and RINJANI, “Pengaruh Role Conflict, Role Ambiguity Dan Role Overload Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Bekasi,” E-Jurnal Akunt. Tsm, vol. 2, no. 2, pp. 931–946, 2022, [Online]. Available: http://jurnaltsm.id/index.php/EJATSM
[11] K. Junisa, “Faktor-faktor yang mempengaruhi Kinerja Auditor: Profesionalisme, Kompetensi Auditor dan Independensi Auditor,” Balanc. Media Inf. Akunt. dan Keuang., vol. 16, no. 2, pp. 58–67, 2024, doi: 10.52300/blnc.v16i2.13240.
[12] Y. Ardianah, Z. Bokiu, and M. Mahmud, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Auditor Internal,” SEIKO J. Manag. Bus., vol. 6, no. 2, pp. 365–382, 2023.
[13] Oktayana, Sunarsih, and Pramesti, “Pengaruh Profesionalisme, Akuntabilitas, Pengalaman Kerja, Dan Konflik Peran Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik di Bali,” J. Karma (Karya Ris. Mhs. Akuntansi), vol. 1, no. 4, pp. 1347–1353, 2021.
[14] N. A. Ramadhani and S. Biduri, “Pengaruh Role Conflict, Role Ambiguity, Role Overload, Leadership Styles Dengan Menggunakan Kecerdasan Spiritual Sebagai Variabel Pemoderasi Terhadap Kinerja Auditor,” Ijccd, vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2022, doi: 10.21070/ijccd.v4i1.843.
[15] A. P. Bhaskoro, I. G. K. A. Ulupui, and A. M. Musyaffi, “Pengaruh Etika Profesi, Profesionalisme, Independensi, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Auditor Internal,” J. Revenue J. Ilm. Akunt., vol. 5, no. 1, pp. 420–441, 2024.
[16] Saring Suhendro, “Jurnal Akuntansi dan Keuangan,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, p. 160, 2023.
[17] I. G. A. K. B. D. Deasusanti, W. Suhaedi, and I. Waskito, “Pengaruh Pengalaman Kerja, Pelatihan Kerja, dan Kode Etik Terhadap Kinerja Auditor,” J. Ris. Akunt. Aksioma, vol. 22, no. 2, pp. 52–63, 2023, doi: 10.29303/aksioma.v22i2.236.
[18] E. Wahyudi and H. As’ari, “Pengaruh Pengalaman Kerja, Tingkat Pendidikan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Auditor Kantor Akuntan Publik Di Yogyakarta,” Juremi J. Ris. Ekon., vol. 3, no. 6, pp. 729–738, 2024.
[19] D. V. S. Manurung and I. sukma Subagio, “The influence of competence, time pressure, role conflict and experience on auditor performance with job stress as an intervening variable,” J. Econ. Business, Account., vol. 7, no. 4, pp. 9547–9566, 2024.
[20] C. Pertiwi, M. Panorama, and P. C. Azwari, “Pengaruh Independensi dan Kompetensi terhadap Kinerja Auditor dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening,” J. Intelekt. Keislaman, Sos. dan Sains, vol. 9, no. 2, pp. 343–360, 2020, doi: 10.19109/intelektualita.v9i2.6360.
[21] M. Alwan, A. M. Musyaffi, and P. N. Perdana, “Pengaruh Teknik Audit Berbantuan Komputer, Kompetensi Auditor, dan Etika Profesi terhadap Kinerja Auditor,” J. Akuntansi, Perpajak. dan Audit., vol. 5, no. 1, pp. 127–143, 2024, doi: 10.21009/japa.0501.09.
[22] L. R. Jati, “Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kemandirian pada Inspektorat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dengan Budaya Organisasi Sebagai Variabel Moderasi,” J. Magister Akunt. Trisakti, vol. 6, no. 1, pp. 1–31, 2021.
[23] N. Pulungan, “Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Auditor,” J. Manaj. Dan Akunt. Medan, vol. 2, no. 1, pp. 48–56, 2020, doi: 10.47709/jumansi.v2i1.2105.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizqyah Nurhidayaty, Dyarini Dyarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















