Dampak Inflasi dan Pelemahan Rupiah terhadap Daya Beli Masyarakat Kabupaten Karawang

Authors

  • Devia Rahayu Universitas Sehati Indonesia
  • Dinda Afriliani Universitas Sehati Indonesia
  • Mutiara Fitri Nabilah Universitas Sehati Indonesia
  • Muhammad Akhdiyatul’Aein Universitas Sehati Indonesia
  • Febrian Mulyany Universitas Sehati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12410

Keywords:

Inflasi, Pelemahan Rupiah, Daya Beli, Masyarakat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingkat inflasi serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap daya beli dan pola konsumsi masyarakat Kabupaten Karawang. Kenaikan harga akibat ketidakstabilan ekonomi turut memengaruhi kelompok masyarakat dengan pendapatan tetap, termasuk pelajar dan mahasiswa yang mengandalkan uang saku bulanan sebagai sumber pendapatan utama mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif dengan menerapkan skala Likert tiga poin secara tegas kepada 107 responden yang berlokasi di berbagai wilayah Kabupaten Karawang, termasuk Cikampek, Klari, dan Purwasari, sehingga data yang diperoleh dapat merepresentasikan kondisi masyarakat di kawasan industri tersebut. Konteks studi ini didasarkan pada tren pelemahan rupiah yang berlanjut selama semester pertama tahun 2026, dari Rp16.700 per dolar AS pada awal Januari menjadi Rp17.900 per dolar AS pada akhir Juni, atau mengalami depresiasi hampir 5%. Temuan studi menunjukkan bahwa inflasi dan pelemahan rupiah secara signifikan mengurangi jumlah uang yang tersedia bagi masyarakat umum, sehingga jumlah barang yang dapat dibeli dengan nilai nominal yang sama menurun secara nyata. Kondisi ini mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi lebih hemat, memprioritaskan kebutuhan pokok, beralih ke barang yang lebih murah, dan mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak. Dengan demikian, tekanan ekonomi memaksa masyarakat menyesuaikan perilaku konsumsi mereka agar tetap dapat bertahan di tengah kenaikan biaya hidup yang semakin tidak menentu yang terus berlangsung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] J. Anggresa, D. P. Ompusunggu, J. Makdalena, M. Togatorop, T. A. Putri, and D. A. L. Gaol, "Pengaruh Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat Di Indonesia," Jurnal Kolaboratif Sains, vol. 9, no. 1, pp. 129–136, 2026.

[2] C. Arjunita, "Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi Di Indonesia," Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pembangunan, vol. 5, no. 2, p. 137, 2016, doi: 10.24036/ecosains.11065357.00.

[3] L. Artati, N. Syuhada, and N. Avika, "Analisis Pengaruh Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat," BIMA: Journal of Business Inflation Management and Accounting, vol. 1, no. 2, pp. 306–315, 2024.

[4] Bank Indonesia, "Bank Indonesia," 2026. [Daring]. Tersedia: https://www.bi.go.id/id/fungsi

[5] M. F. Herlambang, R. Pratiwi, N. Zain, and R. R. A. Hasibuan, "Analisis Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat," Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, vol. 4, no. 2, pp. 1–11, 2026.

[6] M. S. Kabalmay and N. Ihwanudin, "Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Dampak Melemahnya Nilai Tukar Mata Uang Rupiah," Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS), vol. 1, 2022.

[7] E. Nurkhanifah and S. Arifin, "Analisis Dampak Menurunnya Daya Beli di Lingkungan Masyarakat Indonesia Akibat Inflasi," Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, pp. 240–248, 2023.

[8] D. Prameswati, F. H. Nabiha, F. T. Octaviani, G. A. Puri, K. A. P. Nugroho, and A. S. Nuraya, "Dinamika Inflasi di Indonesia, Analisis Faktor-Faktor Penyebab dan Dampaknya," JSE: Jurnal Sharia Economica, vol. 4, no. 3, pp. 53–67, 2025.

[9] A. U. Putri, D. L. Wijayanti, and A. S. Winarti, "Analisis Determinan Nilai Tukar Rupiah Per USD Periode 2020–2023," pp. 1–12, 2023.

[10] S. Putri and H. Riofita, "Pengaruh Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat di Indonesia: Penelitian," Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, vol. 4, no. 4, pp. 26206–26212, 2026.

[11] Qarina, "Analisis Determinan Nilai Tukar di Indonesia," vol. 2, no. 2, pp. 369–380, 2023.

[12] A. Rizani, R. A. Norrahman, I. Harsono, A. S. Yahya, and D. M. Syifa, "Efek Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat pada Tinjauan Ekonomi Makro," Journal of International Multidisciplinary Research, vol. 1, no. 2, 2023.

[13] S. N. Salma, "Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Stabilitas Perbankan dan Perekonomian Indonesia: (Studi Kasus: Analisis Kebijakan Moneter dan Fiskal Tahun 2025)," Proceedings of Islamic Economics, Business, and Philanthropy, vol. 5, no. 1, pp. 8–17, 2026.

[14] S. P. Sari and S. Nurjannah, "Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Jumlah Uang Beredar dan BI Rate Terhadap Inflasi di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Daya Beli Masyarakat," vol. 1, no. 1, pp. 21–29, 2023.

[15] M. Sedyaningrum, S. Suhadak, and N. Nuzula, "Pengaruh Jumlah Nilai Ekspor, Impor dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Nilai Tukar dan Daya Beli Masyarakat di Indonesia: Studi pada Bank Indonesia Periode Tahun 2006:IV–2015:III," Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, vol. 34, no. 1, pp. 114–121, 2016. [Daring]. Tersedia: http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=634825&val=6468

[16] H. Sholihah, N. Karomah, and R. P. Astuti, "Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli dan Kesejahteraan Rumah Tangga di Indonesia," Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, vol. 1, no. 5, pp. 300–303, 2025.

[17] E. J. Wati, M. I. Sari, Y. Hidayattullah, U. Islam, N. Raden, I. Lampung, and B. Lampung, "Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat di Indonesia: Tinjauan Literatur," vol. 3, no. 11, 2025.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
D. Rahayu, D. Afriliani, M. F. Nabilah, M. Akhdiyatul’Aein, and F. Mulyany, “Dampak Inflasi dan Pelemahan Rupiah terhadap Daya Beli Masyarakat Kabupaten Karawang”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 23863–23870, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles