Pengaruh Literasi Keuangan Digital Bank Syariah terhadap Minat Menabung Mahasiswa di Kota Bandung

Authors

  • Maria Ilda Ina Laba Universitas Indonesia Membangun
  • Irma Nuraliyya Universitas Indonesia Membangun
  • Haifa Fasya Hanifiya Universitas Indonesia Membangun
  • Ari Rifaldi Universitas Indonesia Membangun
  • Andre Suryaningprang Universitas Indonesia Membangun
  • Asep Wahyudi Mulyadi Universitas Indonesia Membangun

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12340

Keywords:

Literasi Keuangan Digital, Bank Syariah, Minat Menabung, Mahasiswa, Perbankan Syariah

Abstract

Pertumbuhan pesat layanan mobile banking syariah di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi pemahaman oleh para nasabah khususnya oleh generasi muda terhadap produk dan prinsip keuangan syariah. Kesenjangan antara inklusi keuangan tinggi dan literasi yang masih rendah mendasari penelitian ini, bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan digital perbankan syariah terhadap minat menabung mahasiswa Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, melibatkan 105 mahasiswa aktif dari lima perguruan tinggi di Kota Bandung yang dipilih melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berisi 16 pernyataan dengan skala Likert 1-5, mencakup pemahaman produk bank syariah, penggunaan teknologi digital, keamanan transaksi, dan pemahaman prinsip syariah, diolah dengan analisis deskriptif dan uji korelasi. Hasil pengolahan data menunjukkan literasi keuangan digital mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 3,96, sementara minat menabung tercatat pada skor rata-rata 3,90. Uji korelasi menghasilkan koefisien r sebesar 0,813 (p < 0,001), menandakan hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kedua variabel, dengan literasi digital menyumbang kontribusi 66,1% terhadap variasi minat menabung. Nasabah mahasiswa aktif bank syariah memiliki literasi digital dan minat menabung yang lebih baik dibandingkan yang belum pernah bertransaksi. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan edukasi literasi keuangan digital syariah guna mendorong inklusi dan minat menabung mahasiswa di bank syariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Sari, D. I., & Afandy, J. (2024). Minat menabung di bank syariah ditinjau dari literasi keuangan syariah, pendapatan dan religiusitas. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(3), 2428–2437.

2. Antonio, M. S. (2021). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.

3. Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

4. Humaira, I., & Sagoro, E. M. (2018). Pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan kepribadian terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM. Nominal, 7(1), 96–110.

5. Fathania, F. N. W., & Anindya, K. N. (2025). Pengaruh literasi keuangan terhadap minat menabung Generasi Z melalui platform online. Jurnal Aplikasi Bisnis, 22(1).

6. Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2023. Jakarta: OJK.

7. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Laporan perkembangan keuangan syariah Indonesia 2024. Jakarta: OJK.

8. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik perbankan syariah Indonesia. Jakarta: OJK. Diakses dari https://www.ojk.go.id

9. Sarmelinda, Zakariah, M., & Nurafifah, R. (2025). Pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat menabung pada bank syariah (Studi pada mahasiswa Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka). Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah.

10. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

11. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

12. Aulia, B., Damrus, & Manan, A. A. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah terhadap perilaku minat menabung (Studi pada nasabah PT Bank Syariah Indonesia KC Imam Bonjol). Jurnal Sains Riset, 14(1).

13. OECD. (2024). OECD/INFE Survey Instrument to Measure Digital Financial Literacy. OECD Publishing.

14. Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Jakarta: OJK.

15. World Bank. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial Inclusion, Digital Payments, and Resilience in the Age of COVID-19. Washington, DC: World Bank.

16. Bank Indonesia. (2024). Laporan Perekonomian Indonesia 2024. Jakarta: Bank Indonesia.

Downloads

Published

26-07-2026

How to Cite

[1]
M. I. I. Laba, I. Nuraliyya, H. F. Hanifiya, A. Rifaldi, A. Suryaningprang, and A. W. Mulyadi, “Pengaruh Literasi Keuangan Digital Bank Syariah terhadap Minat Menabung Mahasiswa di Kota Bandung”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 19196–19201, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles