Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Daulah Mamluk: Analisis Kritis terhadap Konsep Moneter, Inflasi dan Intervensi Pasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12297Keywords:
Pemikiran Ekonomi Islam, Daulah Mamluk, Kebijakan Moneter, Inflasi, Intervensi PasarAbstract
Daulah Mamluk merupakan fase penting dalam evolusi pemikiran ekonomi Islam karena memperlihatkan pergeseran dari pembahasan fikih muamalah yang normatif menuju analisis ekonomi yang lebih positif, empiris, dan berorientasi makro. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis perkembangan pemikiran ekonomi Islam pada masa Daulah Mamluk dengan menelaah konsep mekanisme pasar, kebijakan moneter, inflasi, serta intervensi negara yang dikembangkan oleh Ibnu Taimiyah dan Al-Maqrizi. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan pendekatan historis-konseptual. Data diperoleh dari karya primer dan berbagai literatur sekunder yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakstabilan politik, gangguan produksi dan perdagangan, korupsi administratif, beban perpajakan, serta devaluasi akibat peredaran mata uang tembaga atau fulus secara berlebihan menjadi latar penting lahirnya pemikiran ekonomi yang progresif. Ibnu Taimiyah menjelaskan pembentukan harga melalui interaksi permintaan dan penawaran, konsep harga adil atau thaman al-mithl, serta legitimasi intervensi pemerintah melalui lembaga Hisbah ketika terjadi distorsi pasar. Al-Maqrizi mengembangkan klasifikasi natural inflation dan human error inflation serta menegaskan hubungan antara inflasi, kebijakan moneter, dan kualitas tata kelola pemerintahan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemikiran ekonomi pada masa Daulah Mamluk memberikan dasar konseptual yang relevan bagi pengembangan ekonomi syariah kontemporer, terutama dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan jumlah uang beredar, memperkuat pengawasan pasar, dan mewujudkan tata kelola ekonomi yang adil serta akuntabel.
Downloads
References
[1] “Relevance of Ibn Taimiyah’s Economic Thought on Fair Prices, Markets, and State Intervention from The Perspective of Islamic Economics | Journal of Indonesian Islamic Studies.” Diakses: 14 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/jiis/article/view/10556
[2] A. M. E. Bella, L. Rahmawati, dan M. R. Jim, “Market Intervention Policy in The Case of Rising Rice Prices in Indonesia From The Perspective of Ibn Taimiyah,” J. Islam. Econ. Laws, vol. 7, no. 01, hlm. 36–55, Feb 2024, doi: 10.23917/jisel.v7i01.3484.
[3] M. I. Fadilah, E. S. Milah, S. N. Ihsan, L. Marlina, dan A. F. Diyana, “Pemikiran Al-Maqrizi tentang Inflasi dan Relevansinya terhadap Fenomena Kenaikan Harga Pangan di Indonesia,” Econ. J. Ilmu Ekon., vol. 8, no. 1, hlm. 27–37, Mei 2026, doi: 10.30742/economie.v8i1.5300.
[4] S. Salsabila dan M. Malahayatie, “Relevance of Ibn Taimiyah’s Economic Thought on Fair Prices, Markets, and State Intervention from The Perspective of Islamic Economics,” J. Indones. Islam. Stud., vol. 5, no. 2, hlm. 354–362, Mei 2026, doi: 10.24256/jiis.v5i2.10556.
[5] “(PDF) Al-Magrizi Inflation Theory of Islamic Monetary Policy Implementation in Indonesia.” Diakses: 14 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/348353500_Al-Magrizi_Inflation_Theory_of_Islamic_Monetary_Policy_Implementation_in_Indonesia
[6] R. Muhtadi dan S. Imani, “Al-Magrizi Inflation Theory Of Islamic Monetary Policy Implementation In Indonesia,” Int. J. Islam. Econ., vol. 2, no. 02, hlm. 150–160, 2020, doi: 10.32332/ijie.v2i2.2097.
[7] “Metode Penelitian Sugiyono 2023 | PDF,” Scribd. Diakses: 14 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://id.scribd.com/document/868601086/Sugiyono-2023-Penelusuran-Google
[8] S. Lewis, “Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches,” Health Promot. Pract., vol. 16, no. 4, hlm. 473–475, Jul 2015, doi: 10.1177/1524839915580941.
[9] “Metode Penelitian Kualitatif : Untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif / Sugiyono | Perpustakaan Polbangtan Yogyakarta - Magelang.” Diakses: 13 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://kikp-pertanian.id/polbangtanyoma/opac/detail-opac?id=27010&utm_source=chatgpt.com
[10] A. Ağır, “El-Makrîzî’nin İğâse ve El-Esedî’nin et-Teysîr’ine Göre Memlûklarda Ekonomik Kriz ve Enflasyon,” Türkiyat Mecm. J. Turkology, vol. 31, no. 2, hlm. 491–531, Nov 2021, doi: 10.26650/iuturkiyat.955893.
[11] S. M. Mardiah, S. Wahyuningsih, dan I. Parakkasi, “Pemikiran Ekonomi Islam Pada Masa Daulah Mamluk”.
[12] R. Awalia, “Pemikiran Ekonomi Ibnu Taimiyah,” Al Iqtishod J. Pemikir. Dan Penelit. Ekon. Islam, vol. 10, no. 1, hlm. 63–78, Jan 2022, doi: 10.37812/aliqtishod.v10i1.308.
[13] “SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM IMAM AL MAQRIZI | Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam.” Diakses: 14 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ad/article/view/1601
[14] A. T. G. N. Azizah dan A. Abdulahanaa, “Eksplorasi Pemikiran Ekonomi Islam Al-Maqrizi terhadap Konsep Uang dan Inflasi,” ADILLA J. Ilm. Ekon. Syariah, vol. 7, no. 2, hlm. 20–38, Jul 2024, doi: 10.52166/adilla.v7i2.6287.
[15] “Money as a Mirror: Classical Islamic Monetary Ontology and the Foundations of Interest-Free Pricing by Shehzad Ahmed, Rafiqul Bhuyan :: SSRN.” Diakses: 14 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=6906422&utm_source=chatgpt.com
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasma Hasmah, Mukhtar Lutfi, Nasrullah Bin Sapa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















