Transformasi Partisipasi Politik di Era Digital: Strategi Media Sosial Partai Politik dan Keterlibatan Warga Jakarta dalam Demokrasi Lokal

Authors

  • Alifa Nazwa Nashifah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Saeful Mujab Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12289

Keywords:

Transformasi Partisipasi Politik, Era Digital, Media Sosial Partai Politik, Keterlibatan Warga Jakarta, Demokrasi Lokal

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi politik dan mendorong media sosial menjadi ruang utama interaksi antara partai politik dan masyarakat. Di Jakarta, pemanfaatan platform digital oleh partai politik tidak lagi hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun keterlibatan warga dalam proses demokrasi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi media sosial yang diterapkan partai politik dalam meningkatkan partisipasi politik warga Jakarta serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yaitu mengombinasikan survei kuantitatif terhadap warga Jakarta yang aktif menggunakan media sosial dengan wawancara mendalam dan analisis konten media sosial pada tahap kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan politik warga. Strategi interaksi melalui respons terhadap komentar dan fasilitasi diskusi memiliki pengaruh paling besar dibandingkan strategi konten maupun kampanye daring. Selain itu, literasi digital, persepsi terhadap kredibilitas informasi, dan tingkat kepercayaan warga terbukti berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi politik di ruang digital. Meskipun demikian, efektivitas strategi tersebut masih menghadapi tantangan berupa penyebaran disinformasi, polarisasi, serta rendahnya kualitas dialog politik yang menyebabkan partisipasi cenderung bersifat reaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial merupakan instrumen strategis dalam memperkuat demokrasi lokal apabila didukung oleh komunikasi yang transparan, interaktif, serta peningkatan literasi digital masyarakat sehingga partisipasi politik warga dapat berkembang secara lebih substantif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Adi, S. (2021). Demokrasi Digital: Partisipasi Politik di Era Media Sosial. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

2. Adila, I. dan Eddyono, AS (2025). merek Trajektori politik di indonesia: dari kampanye konvensional ke politik performatif di media sosial. J, 7(1):18–39.

3. Ahmad, N., Pohan, K., Alfira, S., Aufia, K., Paripurna, C., dan Aji, M. (2024). Analisis strategi komunikasi politik ridwan kamil di media sosial instagram dalam membangun citra diri menuju pilgub dki jakarta 2024. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2):17

4. Alfian, M. (2020). "Pengaruh Media Sosial terhadap Partisipasi Politik Pemilih Muda di Jakarta." Jurnal Ilmu Politik, 12(2), 45–62.

5. Arifin, A. (2019). Strategi Komunikasi Politik Partai di Era Digital. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

6. Al-Kautsar Maktub, M., Handayani, PW, dan Sunarso, FP (2025). Citizen acceptance and use of the Jakarta kini (Jaki)e-government: Extended unifired model for electronic government. Heliyon, 11(2).

7. Andini, LA (2025). Media sosial sebagai ruang digital aktivisme generasi muda dalam memperjuangkan isu lingkungan. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora,8(4):127–137.

8. Atnan, N. and Abrar, A. N. (2023). Relation of social me- dia literacy, trust, and information quality on public com- munication behaviour in urban local government social media in indonesia. Jurnal Komunikasi: Malaysian Jo- urnal of Communication, 39(2).

9. Ayunda, N. D., Zusrieka, M., Pramesyanti, C. Z., Ra- mzy Sarman, M. K. M., and Ridwan, R. (2025). Partisi- pasi politik masyarakat kota surabaya dalam pemilihan kepala daerah 2024: Studi tentang rendahnya tingkat partisipasi dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1):10.

10. Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Pengguna Internet dan Media Sosial di DKI Jakarta 2022. Jakarta: BPS.

11. Bintang, W. A., Az-zahra, N. P., and Pramelya, U. (2022). Demokrasi lapo tuak: Strategi ofensif pemenangan kepala desa pardinggaran di era digital. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 20(1):17-32.

12. Castells, M. (2013). Networks of Outrage and Hope: Social Movements in the Internet Age. Cambridge: Polity Press.

13. Cuprianto, C. and Firmansyah, M. (2023). Optimalisa- si pembelajaran sejarah dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan literasi politik siswa sekolah mene- ngah atas. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 2(1):61-67.

14. Dahl, R. A. (1998). On Democracy. New Haven: Yale University Press.

15. Ekawati, R. (2021). "Keterlibatan Warga dalam Pilkada Jakarta melalui Twitter: Analisis Sentimen." Jurnal Komunikasi Indonesia, 7(1), 33–48.

16. Evita, N. and Mukhaer, A. A, (2022). Evaluasi komunika- si dan literasi digital warga jakarta dalam implementasi society 5.0. Jurnal Riset Komunikasi, 5(2):172-186.

17. Fatimah, S. (2025). Transformasi ruang publik digital: Tan- tangan sosial dan konstitusional dalam demokrasi era media baru. Cakrawala, 19(1):67-86.

18. Firmansyah, H. (2020). Politik Digital: Media Sosial dan Demokrasi Lokal. Bandung: Alfabeta.

19. Gibson, R. K. (2013). Party change, social media and the rise of 'citizen-initiated' campaigning. Party Politics, 21(2):183-197.

20. Gultom, D. (2019). "Strategi Partai Politik dalam Mengelola Akun Instagram untuk Mobilisasi Massa." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 18(3), 201–215.

21. Haryanto, I. (2022). "Media Sosial sebagai Ruang Publik Baru: Studi Kasus Warga Jakarta." Masyarakat Indonesia, 44(2), 123–140.

22. Haq, R. S., Kaelan, K., and Armawi, A. (2020). Imple- mentasi kebijakan e-voting dalam pemilihan kepala de- sa (pilkades) di kabupaten boyolali tahun 2019 dan im- plikasinya terhadap ketahanan politik wilayah. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(3):399.

23. Hasibuan, N. E.-K., Sidabalok, U. F., Afandi, R., and Ma- nurung, M. (2024). Pengaruh media sosial terhadap elek- tabilitas bakal calon presiden dan wakil presiden. Jurnal Terapung: Ilmu - Ilmu Sosial, 6(1):14.

24. Idris, M. (2021). Partisipasi Politik Masyarakat Perkotaan: Teori dan Praktik di Jakarta. Jakarta: Kencana.

25. Jubba, H., Baharuddin, T., Pabbajah, M., and Qodir, Z. (2020). Dominasi internet di ruang publik: Studi terhadap penyebaran wacana gerakan bela islam 212 di indo- nesia. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, page 1.

26. Junaidi, A., Ruhdiara, R., and Fatimah, S. (2022). De- mokrasi lokal dalam bingkai pilkada di aceh pasca mou helsinki. Community: Pengawas Dinamika Sosial,8(2):162.

27. Khatimah, K., Alhamdani, Selvia, V., Sugiyarti, A., Mau- lana, M. G., and Putra, M. L. S. (2024). Pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik dan demokrasi di indo- nesia. VOX POPULI, 7(2):128-143.

28. KING, G., PAN, J., and ROBERTS, M. E. (2017). How the chinese government fabricates social media posts for strategic distraction, not engaged argument. American Political Science Review, 111(3):484-501.

29. Kompas. (2023, 15 Maret). "Penggunaan TikTok dalam Kampanye Partai Politik di Jakarta." Kompas.com. https://www.kompas.com/politik/2023/03/15/tiktok-kampanye.

30. Laporan Indeks Demokrasi Indonesia. (2022). Demokrasi di Jakarta: Tantangan dan Peluang Era Digital. Jakarta: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta.

31. Mardiyanti, S. (2020). "Pengaruh Iklan Politik di Facebook terhadap Keputusan Memilih Pemilih Jakarta." Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(4), 88–104.

32. Mutiarin, D. and Lawelai, H. (2023). Optimizing the role of ict and citizen participation: Analysis of smart city go- vernance implementation in jakarta, indonesia and kuala lumpur, malaysia. E3S Web of Conferences, 440.

33. Nugroho, B. (2019). Media Sosial dan Gerakan Sosial: Aktivisme Digital di Indonesia. Surabaya: PT Revka.

34. Pratama, A., & Wulandari, N. (2021). "Strategi Digital Partai Politik dalam Menarik Partisipasi Pemilih Muda di Jakarta." Jurnal Politik dan Pemerintahan, 10(1), 56–73.

35. Nurhidayat, I. and Garis, R. R. (2023). Trend komunikasi politik di media sosial. Jurnal Lanskap Politik, 1(2):1.

36. Pratama, A. S. (2021). Memahami faksionalisme sebagai unsur inheren bagi dinamika partai politik. JWP (Jurnal Wacana Politik), 6(2):120.

37. Qalbuadi, G. Q., Muhammad, M., and Saad, M. (2025). Media sosial dan keterlibatan politik generasi z pada pilkada kabupaten enrekang tahun 2024. Jurnal Noken: u-Ilmu Sosial, 11(2):575-586.

38. Rahma, T., Lemuel, Y., Fitriana, D., Fanani, T. R. A., and Sekarjati, R. D. L. G. (2022). Intolerance in the flow of information in the era of globalization: How to appro- ach the moral values of pancasila and the constitution? Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutio- nalism, 1(1):33-118.

39. Rahayu, D. (2022). Demokrasi Lokal dan Partisipasi Warga di Era Digital. Yogyakarta: Deepublish.

40. Siregar, F. (2020). "Analisis Wacana Kampanye Politik di Media Sosial pada Pilkada DKI 2020." Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 5(2), 112–128.

41. Sofian, A. (2020). Demokrasi dan media sosial: Konstelasi politik dalam kreasi meme. JPW (Jurnal Politik Waliso- ngo), 2(2):21-46.

42. Suprayitno, D. (2023). Eksposur komunikasi politik jo- ko widodo terhadap generasi milenial pada pemilihan umum. EKSPRESI DAN PERSEPSI: JURNAL ILMU KOMUNIKASI, 6(3):465-477.

43. Tinambunan, C. P., Syailendra, S., and Pratiwi, F. S. (2024). Analisis perilaku generasi z dalam menentukan pilihan politik. Sosio e-Kons, 16(3):325.

44. Tucker, J., Guess, A., Barbera, P., Vaccari, C., Siegel, A., Sanovich, S., Stukal, D., and Nyhan, B. (2018). Social media, political polarization, and political disinforma- tion: A review of the scientific literature. SSRN Electronic Journal.

45. Van Aelst, P., Strömbäck, J., Aalberg, T., Esser, F., de Vre- ese, C., Matthes, J., Hopmann, D., Salgado, S., Hubé, N., Stępińska, A., Papathanassopoulos, S., Berganza, R., Legnante, G., Reinemann, C., Sheafer, T., and Stanyer, J. (2017). Political communication in a high-choice media environment: a challenge for democracy? Annals of the International Communication Association, 41(1):3-27.

46. Wahyudi, V. (2019). Politik digital di era revolusi indus- tri 4.0 "marketing amp; komunikasi politik". Politea: Jurnal Politik Islam, 1(2):149-168.

47. Yusril, R. B. and Putera, R. E. (2024). Trend pemahaman dan praktik komunikasi politik indonesia di era digital. Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik,dan Humaniora, 8(1):155.

48. Zubair, L. (2018). Social Media and Political Engagement: A Case Study of Jakarta Voters. London: Routledge.

Downloads

Published

24-07-2026

How to Cite

[1]
A. N. Nashifah and S. Mujab, “Transformasi Partisipasi Politik di Era Digital: Strategi Media Sosial Partai Politik dan Keterlibatan Warga Jakarta dalam Demokrasi Lokal”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 18103–18114, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles