Pengaruh Work-Life Balance dan Transformational Leadership terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres Kerja sebagai Variabel Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12212Keywords:
Work-life Balance, Transformational Leadership, Kinerja Karyawan, Generasi ZAbstract
Kinerja karyawan merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Seiring meningkatnya jumlah Generasi Z di dunia kerja, organisasi dituntut mampu menciptakan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), menerapkan transformational leadership, serta mengelola stres kerja untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan transformational leadership terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,242; p = 0,029), demikian pula transformational leadership (β = 0,209; p = 0,045). Stres kerja terbukti memoderasi pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan (β = −0,272; p = 0,048), tetapi tidak memoderasi pengaruh transformational leadership terhadap kinerja karyawan (β = −0,201; p = 0,106). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,344 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 34,4% variasi kinerja karyawan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan work-life balance dan penerapan transformational leadership yang efektif dapat meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z, sedangkan stres kerja yang tinggi memperlemah pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi organisasi dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif.
Downloads
References
[1] Kementerian Ketenagakerjaan, “Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2024,” Satu Data Indonesia, 2024. [Online]. Available: https://data.go.id/dataset/dataset/tingkat-produktivitas-tenaga-kerja-tahun-2024
[2] R. D. K. A. R. T. Patimah, “The Effect Of Work Environment And Work Stress On Employee Performance CV . Mulya Steel , Tasikmalaya City Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Stres Kerja Terhadap,” J. Indones. Manag., vol. 3, no. 3, pp. 609–618, 2023, [Online]. Available: https://penerbitadm.pubmedia.id/index.php/JIM/article/view/1428/1823
[3] M. Iqbal Tawakal, A. Jamaludin, and U. Buana Perjuangan Karawang, “The Influence Of Work Life Balance And Job Satisfaction On Employee Performance PT. Sumber Adiluhung Kahuripan Pengaruh Work Life Balance Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sumber Adiluhung Kahuripan,” Manag. Stud. Entrep. J., vol. 6, no. 3, pp. 3061–3075, 2025, [Online]. Available: http://journal.yrpipku.com/index.php/msej
[4] N. P. N. M. E. F. Wildanah, “Implementasi Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan,” vol. 02, no. 01, pp. 368–372, 2025.
[5] P. Rainer, “Sensus BPS: Saat Ini Indonesia Di Dominasi Generasi Z,” Goodstats, 2023. [Online]. Available: https://data.goodstats.id/statistic/sensus-bps-saat-ini-indonesia-didominasi-oleh-gen-z-n9kqv
[6] F. Fotaleno and D. S. Batubara, “Fenomena Kesulitan Generasi Z dalam Mendapatkan Pekerjaan Ditinjau Perspektif Teori Kesenjangan Generasi,” vol. 5, no. 8, 2024.
[7] APA, “Stress Kerja Mempengaruhi Kinerja Karyawan,” Am. Psychol. Assoc., 2024.
[8] A. N. K. W. S. Y. Juliono, “DAMPAK WORK-LIFE BALANCE DAN KESEHATAN MENTAL KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN GEN Z DI,” JIEM J. Ilm. Ekon. Manaj. J. Ilm. Multi Sci., vol. 16, no. 01, pp. 48–58, 2025.
[9] N. Made and P. Dhaniswari, “Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kinerja Karyawan Gen Z di Kota Denpasar,” J. Manaj. dan Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 53–62, 2024.
[10] T. Kurniawan, R. T. N. Muftiyanto, and K. A. Akhmad, “Hubungan Work Life Balance dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z di Kabupaten Klaten,” J. Manaj. Bisnis Era Digit., vol. 2, no. 03, pp. 137–148, 2025.
[11] M. F. Rachman, A. Y. Kharismasyah, and H. W. W. Purwidianti, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional , Kerjasama Tim dan Work Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan PT . BPR BKK Purwokerto,” J. Kaji. Ekon. dan Bisnis Islam, vol. 5, no. 12, pp. 4641–4658, 2024.
[12] A. Helalat, H. Sharari, J. Alhelalat, and R. Al-aqrabawi, “TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND EMPLOYEE PERFORMANCE : A FURTHER INSIGHT USING WORK,” Econ. Innov. Econ. Res. J., vol. 13, no. 1, pp. 333–352, 2025, doi: 10.2478/eoik-2025-0015.
[13] T. R. Insyra, “Pengaruh Transformational Leadership Terhadap Job Performance Dengan Work Engagement Sebagai Variabel Mediasi,” J. Ilmu Manaj., vol. 10, no. 2, pp. 510–522, 2022.
[14] S. W. P. A. Frianto, “Pengaruh Work‑Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Organisasi,” J. Ilmu Manaj., vol. 11, no. 2, pp. 293–305, 2023, [Online]. Available: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jim/article/view/22945
[15] Muhammad Faris, Aniek Rumijati, and Fika Fitriasari, “The Influence of Work-Life Balance on Employee Performance with Perceived Organizational Support as a Moderating Variable,” Jamanika J. Manaj. Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 04, no. 04, pp. 376–384, 2024, doi: 10.22219/jamanika.v4i4.36842.
[16] T. B. B. Santoso, “Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja: Suatu Kajian Konseptual,” Fokus J. Manaj. Dan Bisnis, vol. 7, no. 01, 2025, [Online]. Available: https://jurnal.uic.ac.id/fokus/article/view/412
[17] Rizal Kurniawan, Aniek Rumijati, and Kenny Roz, “The Influence of Transformational and Transactional Leadership on Employee Performance Moderated by Social Support,” J. Manaj. Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 3, no. 4, pp. 319–327, 2023, doi: https://doi.org/10.22219/jamanika.v3i03.29330.
[18] Bruce J. Avolio, Fred O. Walumbwa, and Todd J. Weber, “Leadership: Current Theories, Research, and Future Directions,” Annu. Rev. Psychol., vol. 71, pp. 361–385, 2020, doi: 10.1146/annurev-psych-122216-011710.
[19] M. Maryadi, H. N. Utami, A. Prasetya, and B. Hutahayan, “Advancing the understanding of employee performance: a recent systematic literature review using PRISMA.,” Hum. Resour. Manage., vol. 13, no. 1, pp. 1–21, 2026, doi: 10.1080/23311975.2025.2612412.
[20] Dewi Nusraningrum, Aisyah Rahmawati, Walton Wider, Leilei Jiang, and Lester Naces Udang, “Enhancing employee performance through motivation: the mediating roles of green work environments and engagement in Jakarta’s logistics sector.,” Front. Sociol., pp. 01–08, 2024, doi: 10.3389/fsoc.2024.1392229.
[21] A. Kamajaya and Nina Nurani, “The Effect Of Work Motivation And Work Environment On Employee Performance In Hospitals,” sean Inst., vol. 13, no. 4, pp. 1360–1369, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/Ekonomi
[22] S. F. S. C. H. H. M. S. M. Y. D. A. Sopiyan, “Pengaruh Stres Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat RSU Boloni Medan Pada Tahun 2024,” J. Kesehat. Tambusai, vol. 5, no. 4, pp. 13703–13714, 2024.
[23] W. Murtiningrum, “Pengaruh Stres Kerja, Motivasi Kerja Serta Work Life Balance Terhadap Kepuasan Kerja,” Aliansi J. Manaj. dan Bisnis, vol. 20, no. 1, pp. 205–213, 2025, doi: 10.46975/yxjc6536.
[24] S. R. B. N. A. D. N. K. Dewi, “Pengaruh Work Life Balance dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z,” vol. 2, no. 3, pp. 90–101, 2024.
[25] J. F. Hair, Jr., G. T. M. Hult, C. M. Ringle, Sarstedt, and Marko, A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) [3 ed], vol. 3, no. 1. 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wulan Zahra Nurjanah, Nurherawati Nurherawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















