Perkembangan Pranata Ekonomi: Tinjauan Historis Masa Pemerintahan Bani Umayyah

Authors

  • Sulfiani Sulfiani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Mukhtar Lutfi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nasrullah Bin Sapa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Khalizah Lutfia Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12166

Keywords:

Pranata Ekonomi, Bani Umayyah, Kebijakan Fiskal, Reformasi Moneter, Keadilan Ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan pranata ekonomi pada masa pemerintahan Bani Umayyah melalui perspektif historis-institusional, dengan menelusuri perubahan administrasi, fiskal, moneter, perdagangan, pertanian, dan distribusi kesejahteraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan kepustakaan. Data sekunder diperoleh dari artikel jurnal, buku ilmiah, prosiding, dan dokumen akademik relevan, terutama terbitan 2021–2025, yang ditelusuri melalui Google Scholar, Crossref, DOAJ, dan Scopus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi, pengelompokan tematik, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pranata ekonomi Bani Umayyah berlangsung secara bertahap. Pada masa Mu'awiyah bin Abi Sufyan, reformasi birokrasi dan pembentukan diwan memperkuat administrasi keuangan negara. Pada masa Abdul Malik bin Marwan, standardisasi dinar dan dirham, arabisasi administrasi, serta penguatan sektor perdagangan dan pertanian meningkatkan kemandirian dan stabilitas ekonomi. Pada masa Umar bin Abdul Aziz, reformasi perpajakan, pengelolaan Baitul Mal, desentralisasi zakat, dan perlindungan terhadap kelompok lemah memperkuat pemerataan kesejahteraan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil membentuk sistem ekonomi yang lebih terorganisasi, adaptif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Prinsip transparansi, produktivitas aset, distribusi kekayaan, dan tanggung jawab negara yang berkembang pada periode tersebut tetap relevan sebagai bahan refleksi bagi penguatan tata kelola ekonomi publik kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. Indah, A. A. Gaffar, dan S. Siradjuddin, “Sistem Ekonomi Bani Umayyah: Perkembangan dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian Islam: The Umayyad Economic System: Its Development and Influence on the Islamic Economy,” AL-MIKRAJ J. Studi Islam Dan Hum. E-ISSN 2745-4584, vol. 5, no. 2, hlm. 345–361, Jan 2025, doi: 10.37680/almikraj.v5i2.6826.

[2] F. J. Nuha, H. A. Muharam, N. I. S. Zein, dan L. Marlina, “Kebijakan dan Pemikiran Ekonomi Islam pada Masa Dinasti Umayyah,” SANTRI J. Ekon. Dan Keuang. Islam, vol. 3, no. 2, hlm. 57–66, 2025, doi: 10.61132/santri.v3i2.1354.

[3] M. N. Huda, “Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Pada Masa Daulah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah,” Estoria J. Soc. Sci. Humanit., vol. 1, no. 2, hlm. 135–148, Apr 2021, doi: 10.30998/je.v1i1.466.

[4] A. A. P. P. Bakti dan N. B. Sapa, “Pemikiran Ekonomi Islam Pada Masa Bani Umayyah,” RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 4, hlm. 1907–1914, 2026, doi: 10.31004/riggs.v4i4.3357.

[5] “Online Public Access Catalog - Perpusnas RI.” Diakses: 13 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://ilms.jabarprov.go.id/opac/detail-opac?id=136917&utm_source=chatgpt.com

[6] M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” Humanika Kaji. Ilm. Mata Kuliah Umum, vol. 21, no. 1, hlm. 33–54, Apr 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.

[7] “View of Sistem Ekonomi Bani Umayyah: Perkembangan dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian Islam.” Diakses: 13 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/almikraj/article/view/6826/3713

[8] Y. Karmila, S. D. Sabbar, M. F. Randy, dan T. Supatminingsih, “Implementation of Economic and Fiscal Systems (Case Study of the Umayyad Period),” J. Econ. Account. Manag. Sci. JEAMS, vol. 5, no. 2, hlm. 151–159, Des 2024.

[9] “(PDF) Kebijakan dan Prinsip Ekonomi Islam Pada Masa Dinasti Umayyah: Inspirasi Untuk Transformasi Ekonomi Masa Kini.” Diakses: 13 Juli 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/388009261_Kebijakan_dan_Prinsip_Ekonomi_Islam_Pada_Masa_Dinasti_Umayyah_Inspirasi_Untuk_Transformasi_Ekonomi_Masa_Kini?utm_source=chatgpt.com

[10] A. Maulud dan Khusnudin, “Islamic Economic Thought in the Umayyad Era: A Review of the Financial and Tax Systems,” Al-Afkar J. Islam. Stud., vol. 8, no. 4, hlm. 433–442, Okt 2025, doi: 10.31943/afkarjournal.v8i4.1829.

[11] N. D. Cholida dan M. G. Faizah, “THE ROLE OF BAITUL MAL IN PUBLIC FINANCIAL MANAGEMENT: A HISTORICAL AND CONTEMPORARY PERSPECTIVE,” Assets J. J. Econ. Bus., vol. 3, no. 1, hlm. 35–47, Jan 2025.

[12] L. Nantian, P. D. S. Putri, C. R. P. Nadyanti, V. Arshanda, dan A. N. Hidayati, “Kharaj dan Jizyah: Instrumen Fiskal Klasik Islam dan Relevansinya di Era Modern: Kharaj and Jizyah: Classic Islamic Fiscal Instruments and Their Relevance in the Modern Era,” TIJARAH J. Ekon. Manaj. Dan Bisnis Syariah, vol. 2, no. 4, hlm. 262–274, Des 2025.

[13] M. Saputra dan S. Siradjuddin, “Kebijakan dan Prinsip Ekonomi Islam Pada Masa Dinasti Umayyah: Inspirasi Untuk Transformasi Ekonomi Masa Kini,” Mauriduna J. Islam. Stud., vol. 6, hlm. 517–530, Jan 2025, doi: 10.37274/mauriduna.v6i1.1397.

[14] S. Tushofiyah dan E. W. H. Budianto, “Trade and Commerce Reform During the Umayyad Dynasty,” Indonesian Journal of Islamic History and Culture, vol. 6, no. 1, hlm. 53–59, 2025, doi: 10.22373/ijihc.v6i1.5341.

[15] M. I. Fauzi, “Keberhasilan Perekonomian Islam (Sebuah Kajian Historis terhadap Reformasi Ekonomi Umar Bin Abdul Aziz),” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 7, no. 3, hlm. 1530–1539, 2021, doi: 10.29040/jiei.v7i3.3205.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
S. Sulfiani, M. Lutfi, N. B. Sapa, and K. Lutfia, “Perkembangan Pranata Ekonomi: Tinjauan Historis Masa Pemerintahan Bani Umayyah”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 22559–22566, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles