Pengaruh Non Performing Loan terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank BTPN Periode 2020–2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12133Keywords:
Non Performing Loan, Return on Assets, Profitabilitas, Bank BTPNAbstract
Perbankan memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Dalam menjalankan fungsi tersebut, bank menghadapi risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Non Performing Loan (NPL) dan Return on Assets (ROA) serta mengkaji hubungan antara kedua rasio tersebut pada PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari ikhtisar keuangan laporan tahunan PT Bank BTPN Tbk periode 2020–2024. Analisis dilakukan melalui perbandingan perkembangan rasio NPL dan ROA setiap tahun, kemudian diinterpretasikan berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NPL PT Bank BTPN Tbk selama periode penelitian berada di bawah batas maksimum 5% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan sehingga kualitas kredit perusahaan tergolong sehat. Rasio ROA mengalami fluktuasi selama periode penelitian, dengan pola pergerakan yang cenderung berlawanan arah dengan NPL meskipun tidak terjadi secara konsisten pada setiap tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko kredit berperan penting dalam menjaga profitabilitas bank. Selain itu, profitabilitas juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), strategi manajemen risiko, dan aksi korporasi perusahaan.
Downloads
References
[1] S. Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2019.
[2] L. Dendawijaya, Manajemen Perbankan, Edisi ke-2. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2019.
[3] I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2021.
[4] S. S. Harahap, Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2018.
[5] Ismail, Manajemen Perbankan: Dari Teori Menuju Aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group, 2018.
[6] Kasmir, Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2019.
[7] Kasmir, Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2019.
[8] F. Margaretha and M. P. Zai, "Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kinerja Keuangan Perbankan Indonesia," Jurnal Bisnis dan Akuntansi, vol. 15, no. 2, pp. 133–141, 2013.
[9] Otoritas Jasa Keuangan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.03/2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Umum. Jakarta: OJK, 2017.
[10] Otoritas Jasa Keuangan, Statistik Perbankan Indonesia 2024. Jakarta: OJK, 2024.
[11] PT Bank BTPN Tbk, Laporan Tahunan 2020. Jakarta: PT Bank BTPN Tbk, 2021.
[12] PT Bank BTPN Tbk, Laporan Tahunan 2021. Jakarta: PT Bank BTPN Tbk, 2022.
[13] PT Bank BTPN Tbk, Laporan Tahunan 2022. Jakarta: PT Bank BTPN Tbk, 2023.
[14] PT Bank BTPN Tbk, Laporan Tahunan 2023: Impacting Millions of Lives. Jakarta: PT Bank BTPN Tbk, 2024.
[15] PT Bank SMBC Indonesia Tbk, Laporan Tahunan 2024. Jakarta: PT Bank SMBC Indonesia Tbk, 2025.
[16] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
[17] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diva Mutia Zulfianti, Shiffa Mutia Damayanti, Hasya Salwa Salsabila, Triena Desmita Aurelia, Zefanya Mellisa Putri, Nadia Eka Lestari, Palupi Permata Rahmi, Eko Djoko Prabowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















