Analisis Tingkat Kesiapan Pengungkapan Laporan Keberlanjutan berdasarkan Standar IFRS S1 dan S2 pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12114Keywords:
pengungkapan keberlanjutan, IFRS S1 dan IFRS S2, Sektor Property Dan Real Estate, Kesiapan PerusahaanAbstract
Pengungkapan laporan keberlanjutan semakin penting dalam praktik bisnis global seiring dengan meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan terhadap informasi keberlanjutan perusahaan. Namun, keberagaman standar pelaporan yang digunakan masih menyebabkan rendahnya konsistensi informasi serta keterbandingan antarlaporan perusahaan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, International Sustainability Standards Board (ISSB) menerbitkan IFRS S1 dan IFRS S2 yang kemudian diadopsi oleh Dewan Standar Keberlanjutan Ikatan Akuntan Indonesia (DSK IAI) menjadi PSPK 1 dan PSPK 2 yang berlaku efektif mulai tahun 2027. Perusahaan sektor property dan real estate perlu memiliki komitmen yang kuat dalam mengadopsi standar tersebut karena karakteristik industrinya bersifat jangka panjang, padat modal, serta memiliki keterkaitan erat dengan aspek lingkungan dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian berupa laporan keberlanjutan perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui content analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengungkapan keberlanjutan sesuai IFRS S1 dan IFRS S2 selama periode penelitian. Meskipun demikian, tingkat kesiapan perusahaan masih bervariasi dan kualitas pengungkapan terkait transparansi, verifikasi, audit independen, risiko iklim, emisi karbon, serta target keberlanjutan masih relatif terbatas sehingga diperlukan integrasi yang lebih mendalam untuk mencapai kesesuaian penuh dengan IFRS S1 dan IFRS S2.
Downloads
References
[1] I. Sulemana, L. Cheng, A. Osei, A. Osei, and T. Masuni, “Stakeholders and sustainability disclosure : Evidence from an emerging market,” Sustain. Futur., vol. 9, no. April 2023, p. 100445, 2025, doi: 10.1016/j.sftr.2025.100445.
[2] KPMG, “Big shifts , small steps,” KPMG International., 2022.
[3] IFRS Foundation, "IFRS sustainability standards navigator". https://www.ifrs.org/issued-standards/ifrs-sustainability-standards-navigator/. 2023.
[4] Ikatan Akuntan Indonesia, "Kebutuhan akan Konektivitas Pengungkapan Keberlanjutan dengan Laporan Keuangan IAI Menerbitkan Standar Pengungkapan Keberlanjutan,". 2025.
[5] I. P. Dewi and M. W. Rahaditama, “Sustainability reporting disclosure in indonesia, malaysia, singapore, and thailand,” vol. 9, no. 1, pp. 1927–1950, 2026, https://journal.uns.ac.id/index.php/akumulasi/article/view/2096.
[6] H. Lusmeida and R. J. Arsjah, “Do enterprise risks management, green intellectual capital and business ethics improve sustainable finance at financial institutions in indonesia?,” Journal of Law and Sustainable Development. 1–12, 2023, doi: 10.55908/sdgs.v11i12.2359
[7] M. Dewi, A. Kamiliya, and U. Airlangga, “IFRS sustainability standards implementation readiness: does board of directors matters?,” Journal of Auditing, Finance, and Forensic Accounting. vol. 13, no. 1, 2023.
[8] K. N. Kusuma and L. Gani, “Implementation of Published Ifrs S1 and S2 Standards Globaly,” vol. 5, no. 3, pp. 943–954, 2024, doi: 10.38035/dijefa.v5i3
[9] R. A. Supriyono., “Akuntansi Keprilakuan,” yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2024.
[10] K. Hummel and D. Jobst, “An Overview of Corporate Sustainability Reporting Legislation in the European Union An Overview of Corporate Sustainability Reporting Legislation in the European Union,” vol. 9480, 2024, doi: 10.1080/17449480.2024.2312145.
[11] K. A. Fachreza, M. Harvian, N. Zahra, M. I. Islam, M. Daffa, and M. L. Wardiyah, “Analisis Komparatif antara Probability dan Nonprobability dalam Penelitian Pemasaran,” vol. 1, no. 3, 2024.
[12] T. U. Kocamış, G. Kazan, and A. Güngör, “The Applicability of IFRS S1 And S2 in Sustainability Reporting in the Energy Sector : The Case Of Türkiye,” vol. 10, no. 1, pp. 18–29, 2026, doi: 10.22495/cgsrv10i1p2.
[13] A. Agusti and V. Imawati, “Pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi android Pada teknik dasar lari jarak pendek,” pp. 253–262, 2023.
[14] I. P. E. Arizona, “Symbolic Narrative of Emissions in Sustainability Accounting Reporting,” vol. 16, no. 11, pp. 256–271, 2025.
[15] Z. Arifin, "Pengaruh Asymmetric Information terhadap Efektifitas Mekanisme Pengurang Masalah Agensi," Jurnal Siasat Bisnis, vol. 11, no. 1, 2006
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Andini Nurmaisya, Utami Puji Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















